Strategi Kami

Sebagai perusahaan pengelola sumber daya alam strategis, Grup MIND ID memiliki tiga pendekatan untuk mewujudkan operasional yang berkelanjutan yakni Economic Responsibilities, Environmental Sustainabilities dan Social Responsibilities. Penerapan tata kelola ketiga aspek tanggung jawab tersebut berkontribusi kepada United Nations Sustainable Development Goals (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan).

Bagi MIND ID keberlanjutan merupakan aspek tidak terpisahkan dalam setiap proses bisnis Perusahaan. Keberadaan Grup MIND ID di Indonesia memiliki peran yang signifikan untuk menciptakan nilai tambah komoditas mineral yang dikelola untuk peradaban, kemakmuran dan masa depan yang lebih cerah di Indonesia. MIND ID hadir untuk menciptakan produk yang menjadi bagian dari rantai nilai industri yang penting bagi kehidupan manusia yang dikelola dari komoditas nikel, tembaga, bauksit, aluminium, timah, emas, perak, dan batu bara.

Frequently Asked Questions

Economic Responsibilities

MIND ID menyadari bahwa kinerja ekonomi merupakan faktor utama bagi keberlanjutan. Peran Perusahaan untuk berkontribusi kepada tujuan pembangunan berkelanjutan tidak terlepas dari proses bisnis yang dijalankan sesuai dengan tata kelola operasional yang baik. Kinerja Perusahaan yang baik akan menciptakan dampak ekonomi baik langsung maupun tidak langsung, memberikan akses kepada upaya hilirisasi dan menciptakan nilai tambah mineral dan batu bara, memperluas jangkuan pasar baru baik domestik maupun global.

ANTAM

ANTAM memiliki 52 tahun pengalaman mengelola komoditas nikel, emas dan bauksit yang dipasarkan secara internasional dan domestik. Produk feronikel ANTAM menjadi bagian penting dalam rantai nilai industri baja yang esensial bagi pengembangan peradaban manusia, sedangkan bauksit merupakan salah satu komoditas penting dalam industri yang bergerak dibidang teknologi dan transportasi. Komoditas emas merupakan instrumen penting yang mempengaruhi kekuatan ekonomi dunia. Kinerja ANTAM dapat dilihat disini

Bukit Asam

Bukit Asam memiliki pengalaman 40 tahun mengelola batu bara yang merupakan komponen energi primer utama dunia. Sejalan dengan dunia dan Indonesia secara umum masih membutuhkan batubara sebagai energi primer, Bukit Asam berkomitmen untuk pemenuhan komoditas tersebut. Untuk menciptakan nilai tambah batu bara, Perusahaan berkomitmen terhadap upaya hiliriasi dan inovasi komoditas batu bara. Kinerja Bukit Asam dapat dilihat disini

Freeport Indonesia

Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan tambang mineral afiliasi dari Freeport-McMoRan (FCX) dan MIND ID. PTFI menambang dan memproses bijih menghasilkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas dan perak. Perusahaan memasarkan konsentrat ke seluruh penjuru dunia dan terutama ke smelter tembaga dalam negeri. Tembaga juga merupakan mineral yang esensial dan berkontribusi kepada kemajuan peradaban. PTFI berkomitmen atas pelaksanaan perilaku etis dan ketaatan pada perilaku hukum dalam semua kegiatan bisnis. Kinerja PTFI dapat dilihat disini.

INALUM

INALUM mengelola komoditas aluminium yang memiliki peranan penting dalam berbagai sektor industri diantaranya infrastruktur, otomotif, konstruksi, telekomunikasi, elektronik hingga home appliances. Aluminium merupakan logam yang ringan, kuat, dan tahan korosi. INALUM memproduksi aluminium ingot, aluminium billet dan foundry alloy yang bisa dilihat disini.

TIMAH

TIMAH menghasilkan produk logam timah berkualitas tinggi dan telah bersertifikasi serta terdaftar di London Metal Exchange (LME) dan Bursa Komoditi Timah di Indonesia. Beragam produk TIMAH diantaranya Timah Murni Batangan, Tin Solder, dan Tin Chemical. Perusahaan memastikan setiap bahan baku produksi logam timah berasal dari wilayah yang telah bersertifikasi Clean and Clear (CnC) sesuai ketentuan yang berlaku. Kinerja TIMAH dapat dilihat disini.


Environmental Sustainabilities

Grup MIND ID senantiasa menjalankan praktik pengelolaan operasional yang baik (good mining practices) mulai dari eksplorasi, penambangan, pengolahan mineral, pengeloaan lingkungan, pengembangan masyarakat, hingga pasca tambang. Good mining practices dalam Grup MIND ID dilakukan dengan prinsip kehatian-hatian, memenuhi peraturan yang berlaku serta menciptakan nilai tambah melalui inovasi operasional untuk meningkatkan daya dukung lingkungan di sekitar wilayah operasi. Grup MIND ID menyadari bahwa operasional perusahaan membawa perubahan pada lingkungan, untuk itu perusahaan berkomitmen untuk menekan dampak perubahan lingkungan diantaranya pengelolaan emisi, limbah, pemakaian air hingga menjaga keanekaragaman hayati.

Perusahaan telah melakukan pemetaan & inventarisasi limbah di mata rantai pasokan dan proses bisnis serta melakukan pengelolaan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk produk samping dengan skala yang signifikan dalam proses bisnis Grup MIND ID diantaranya adalah tailing dari proses operasional ANTAM dan PTFI, slag dan fly ash dari proses pengolahan feronikel ANTAM.

Untuk meningkatkan daya dukung lingkungan, Perusahaan menciptakan inovasi dengan pemanfaatan tailing dan slag menjadi bahan baku material konstruksi. Di PTFI, Perusahaan telah melakukan studi teknis dan mendaur ulang tailing sebagai bahan campuran beton dalam pembangunan prasarana lokal. Bekerjasama dengan pemerintah daerah Propinsi Papua dan pemerintah daerah Kabupaten Mimika , PTFI telah menggunakan material tailing sebagai unsur utama untuk membangun infrastruktur seperti Jalan Trans-Nabire, kantor Pemerintahan Kabupaten Mimika, jalan dan jembatan Pomako, lapangan parkir gedung pertemuan Eme Neme Yauware Timika dan sejumlah bangunan lainnya. Total sebanyak 1,1 juta ton material tailing telah digunakan dalam proyek pembangunan infrastruktur tersebut yang bisa dilihat disini.

Sedangkan di ANTAM, Perusahaan mengolah dan memanfaatkan tailings, slag & fly-ash menjadi bahan dasar produksi material konstruksi beton ramah lingkungan seperti batako dan paving block serta yardbase bernama POTON. Slag dihasilkan pabrik pengolahan feronikel yang merupakan material sisa hasil proses pyrometallurgy pemisahan logam dari bijihnya. Strategi pemanfaatan limbah dan pengelolaan lingkungan ANTAM dapat dilihat disini.

Di TIMAH, Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, aktivitas operasi Perusahaan menghasilkan limbah padat dan cair baik yang bersifat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) maupun non-B3. Sebagai perusahaan yang mengedepankan praktik-praktik pertambangan dan pengelolaan lingkungan yang baik, TIMAH mengelola limbah secara terintegrasi sesuai dengan standar nasional dan internasional dan berupaya memenuhi ketentuan yang berlaku. Pengelolaan limbah di TIMAH dapat di lihat disini

Sebagai bagian dari implementasi good mining practice, Grup MIND ID bertanggung jawab untuk melakukan reklamasi baik di darat dan laut sesuai ketentuan yang berlaku yang telah disetujui regulator. Grup MIND ID melakukan reklamasi disekitar wilayah operasi serta berkontribusi melakukan penanaman pohon di luar wilayah operasi.

Di TIMAH, perusahaan tidak hanya melakukan reklamasi darat, namun juga melakukan reklamasi laut dengan artificial reef yakni transplantasi karang dan fish shelter. Perusahaan berkomitmen memulihkan lahan bekas tambang sesuai dengan peruntukannya. Pengelolaan reklamasi TIMAH dapat dilihat disini.

Di Bukit Asam, perusahaan melakukan selective mining dalam kegiatan produksi. Metode ini memastikan bahwa penambangan hanya dilakukan pada lokasi tertentu yang sudah dipastikan memiliki cadangan ekonomis sehingga meminimalkan lahan yang dibuka. Bukit Asam menetapkan strategi green mining. Upaya ini dimulai dengan perencanaan tambang yang seksama dengan memperhitungkan kelestarian lingkungan sejak awal. Program pengelolaan lingkungan serta perencanaan tahapan penambangan Bukit Asam dapat dilihat disini.

Di ANTAM, Perusahaan berkomitmen dan bertanggung jawab dalam mengembalikan kondisi lingkungan, habitat flora dan fauna, serta produktivitas area pasca tambang sesuai peruntukannya, bahkan bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Upaya pelaksanaan kegiatan reklamasi di ANTAM telah melalui perencanaan yang matang dan implementasi yang optimal mulai dari penataan lahan, penanaman, pengendalian erosi dan sedimentasi, pemeliharaan tanaman dan sukses alam yang bisa dilihat disini

Grup MIND ID berkomitmen dan bertanggung jawab melakukan pengelolaan wilayah operasional yang sudah memasuki tahap pascatambang. Area yang sudah selesai masa penambangannya dikelola melalui kegiatan reklamasi, revegetasi serta kegiatan pascatambang lainnya dengan menciptakan nilai tambah dan manfaat jangka panjang.

Di Bukit Asam, Perusahaan mengembangkan wilayah tambang di Ombilin, Sawahlunto, Sumatera Barat yang telah beroperasi sejak 1 abad lalu menjadi museum pendidikan tambang batubara bawah tanah pertama di Indonesia. Kawasan Tambang Batubara Ombilin telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 6 Juli 2019 di Baku Azerbaijan.

Penetapan dari UNESCO untuk Warisan Budaya Dunia mencakup 3 area yaitu area A untuk situs pertambangan batu bara di Sawahlunto, area B untuk jalur kereta api antara Sawahlunto hingga Padang, dan area C untuk tempat penyimpanan batu bara di Emmahaven, Pelabuhan Teluk Bayur. Pengelolaan pascatambang oleh Bukit Asam untuk memajukan dan menjaga Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto dapat dilihat disini

Di ANTAM, pengelolaan pasca tambang merupakan salah satu aspek penting dalam keberlanjutan. ANTAM telah memiliki rencana strategis untuk memastikan setiap wilayah operasional perusahaan dalam jangka panjang dapat menjadi wilayah pascatambang yang mandiri. Perusahaan telah menyelesaikan beberapa pascatambang diantaranya pascatambang Cikotok, Kijang, Cilacap, dan Gebe. Perusahaan juga sedang mengembangkan underground park yang menjadi salah satu bagian dalam Geopark Nasional Pongkor di Jawa Barat. ANTAM di Jawa Barat berencana mengelola wilayah pascatambang dengan konsep Geoecoedutourism, sebuah wisata edukasi yang mengutamakan aspek agro dan geologi. Rencana pengembangan underground park bisa dilihat dalam laporan keberlanjutan yang dapat di download disini.

Sedangkan di TIMAH, perusahaan senantiasa berkomitmen kepada pelaksanaan tanggung jawab reklamasi dan memastikan menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati pada operasi penambangan baik darat dan laut. Untuk meminimalisasir perubahan lingkungan dan mempercepat kembalinya area sesuai peruntukannya, TIMAH menjalankan program rehabilitasi dan menetapkan kawasan penyangga (buffer zone). Perusahaan telah melaksanakan kegiatan pascatambang di darat diantaranya Reklamasi Air Jangkang di Bangka, Reklamasi Selinsing di Belitung, Reklamasi Air Nyatoh di Bangka, dan Reklamasi kolong eks tambang di Kundur. Sedangkan reklamasi laut, Perusahaan telah melakukan penebaran Fish Shelter dan Transplantasi karang di perairan Bangka. di Pengelolaan reklamasi TIMAH dapat dilihat pada laporan keberlanjutan perusahaan disini.


Social Responsibilities

Grup MIND ID berkomitmen memberikan manfaat pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat disekitar wilayah operasi. Berkolaborasi dengan Pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, program-program pengembangan masyakarat yang dijalankan Grup MIND ID selaras dengan agenda pembangunan daerah untuk mewujudkan SDGs. Perusahaan merumuskan strategi pelaksanaan program pengembangan masyarakat yang berlandaskan pada Noble Purpose, serta tidak terlepas dari keberlanjutan bisnis Perusahaan di masa mendatang.

Di ANTAM, Perusahaan membuat perencanaan dan pengembangan dalam suatu masterplan CSR atau tanggung jawab sosial yang bertujuan untuk memberikan manfaat optimal kepada program pengembangan masyarakat. Perusahaan menggunakan metode Community Needs & Assets Assesment dalam pengembangan masterplan CSR yang akan digunakan sebagai data baseline atas kondisi sosial, ekonomi dam budaya masyarakat di sekitar wilayah operasi. Strategi pengelolaan program pengembangan masyarakat ANTAM dalam dilihat pada laporan keberlanjutan Perusahaan disini.

Di Bukit Asam, Perusahaan senantiasa berkomitmen dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat dari aspek social dan ekonomi. Bagi Perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi merupakan komitmen yang mendasar untuk keberlanjutan. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial berfokus salah satunya pada terciptanya kemandirian ekonomi, lingkungan dan sosial yang berkelanjutan. Program tanggung jawab sosial Bukit Asam yang melibatkan masyarakat lokal dapat dilihat disini.

Sedangkan di PTFI, Perusahaan menerapkan dan mematuhi kebijakan-kebijakan etis, sosial dan lingkungan. Kebijakan-kebijakan yang kuat membimbing PTFI ke arah pengembangan berkelanjutan. Program pengembangan masyarakat PTFI merupakan penggerak bisnis utama dari rencana-rencana operasional PTFI dan merupakan salah satu bagian dari berbagai macam inisiatif-inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan. Perusahaan memiliki empat prinsip dasar mengenai peran dan dampak program-program masyarakat yakni Beroperasi sebagai pemangku kepentingan, Membangun keberlanjutan, Menjalin kemitraan, dan Menjadikan masyarakat sebagai mitra dan sasaran pengembangan. Peran PTFI di masyarakat dapat dilihat disini.

Di Inalum, pendekatan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan juga berdasarkan pada pencapaian SDGs. Perusahaan meyakini bahwa keberlanjutan perusahaan merupakan bagian dari keberlanjutan lingkungan dan sosial. Program dan pendekatan Tanggung Jawab Sosial perusahaan dapat dilihat pada laporan keberlanjutan disini.

TIMAH berkomitmen menjalankan berbagai kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang bertujuan untuk memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi masyarakat sekitar dan juga mendorong pegawai untuk dapat secara aktif bersama-sama menciptakan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Perusahaan memiliki pendekatan holistik pada tujuh subjek inti Tanggung Jawab Sosial diantaranya: Keterlibatan & pengembangan masyarakat, Isu konsumen, Isu operasional yang adil, Hak asasi manusia, Praktik ketenagakerjaan dan Lingkungan yang dapat dilihat disini.