Artikel Terkini

Semua Artikel

...

October 13, 2021

Komitmen MIND ID Perkuat Performa Sumber Daya Manusia Sektor Tambang

Jakarta, 13 Oktober 2021 - Untuk mewujudkan keberlanjutan, sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu aspek utama dalam Perusahaan. Talenta suatu organisasi harus cakap mengelola sumber daya yang dimiliki agar nilai tambah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk jangka panjang. Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kapasitas SDM, BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) telah meluluskan 25 peserta Emerging Leaders Development Program (ELDP) Cohort 2 pada Jumat, 8 Oktober 2021 lalu.

Direktur Layanan Strategis MIND ID, Ogi Prastomiyono mengatakan: “ELDP sebagai program pengembangan untuk level BOD-2 top talent Grup MIND ID merupakan wujud komitmen dalam pengembangan SDM Perusahaan. Program ini membentuk calon pemimpin yang selaras dengan budaya AKHLAK dan memiliki kapabilitas untuk menjalankan Noble Purpose MIND ID”.

Program ELDP dimulai sejak September 2019 yang meliputi modul-modul leadership diantaranya: Leading self, Leading strategy and innovation, Leading high performing teams, Strategic decision-making and financial acumen, dan Leading execution. ELDP diperuntukkan bagi Insan Grup MIND ID. Peserta wajib mengikuti kelas baik secara tatap muka maupun secara virtual dengan fasilitator global seperti Wharton School, Darden Business School dan Korn Ferry. Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Perusahaan dalam rangka mewujudkan mandat MIND ID.

MIND ID mendapatkan tiga mandat penting dari pemerintah untuk memajukan dunia pertambangan Indonesia yakni: Mengelola cadangan mineral strategis dan batubara di Indonesia, Agresif melakukan hilirisasi dari sumber daya mineral yang dimiliki, dan menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk itu top talent Grup MIND ID harus memiliki kapabilitas organisasi dan kompetensi individual yang tinggi dalam menjawab mandat tersebut.

Peserta ELDP diharapkan akan menjadi pemimpin yang berwawasan dan memiliki daya saing global, serta dapat memimpin eksekusi inisiatif strategis MIND ID secara efektif. Dalam program ini, peserta telah melalui pembelajaran dengan total durasi 284 jam di kelas, 24 jam sesi presentasi yang memaparkan hasil dari action learning project terkait 8 proyek inisiatif strategis dan di bimbing oleh 6 Executive Project Sponsor.

Untuk dapat menjawab kebutuhan dan tantangan global, peserta menjalani global apprenticeship program ke 5 negara di 15 perusahaan terkemuka selama 3 bulan. Dengan program ELDP, Insan Grup MIND ID tak hanya cakap dalam satu bidang namun dengan program akselerasi ini bisa menjadi talenta yang menguasai banyak bidang. Dengan demikian diharapkan Insan Grup MIND ID akan mampu memastikan keberlanjutan dari sumber daya mineral yang dikelola agar memberikan kontribusi maksimal dalam jangka panjang bagi Indonesia.

Selengkapnya >>
...

October 08, 2021

20 Insan Grup MIND ID Terima Penghargaan Dharma Karya ESDM 2021

Jakarta, 6 Oktober 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk dengan bangga menyampaikan bahwa 20 Insan Grup MIND ID dari ANTAM, Bukit Asam dan TIMAH menerima piagam penghargaan Dharma Karya ESDM 2021. Penghargaan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-76.

Dharma Karya ESDM adalah bentuk apresiasi kepada perseorangan atau lembaga/perusahaan yang sangat berjasa dalam pemikiran, kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan pembangunan, serta penemuan baru di sektor energi dan sumber daya mineral yang memberikan dampak kemajuan yang sangat berarti dalam pembangunan nasional khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral.

Penghargaan ini merupakan refleksi atas upaya Insan Grup MIND ID memberikan kontribusi yang terbaik melalui inovasi proses eksplorasi, produksi dan pengolahan mineral, penurunan emisi, reklamasi, pengelolaan limbah, dan transformasi digital.

Berikut ini daftar Insan Grup MIND ID dan program inovasi yang mendapatkan penghargaan Dharma Karya ESDM tahun 2021:

Perusahaan

Nama

Uraian Jasa

Penghargaan

ANTAM

Marthin L, L.D. Ajunaib, Muh.

Fahrul M, Dwi Novianto, Anshar A

 

Berhasil menghilangkan pemakaian

MFO (Marine Fuel Oil) pada proses

produksi Condition Ore dengan

membuat metode Zero MFO di

Satuan Kerja Rotary Dryer 3.

 

Dharma Karya Energi dan Sumber

Daya Mineral Muda

Dadam Mustopa, Arsyil Dwinda,

Haris, Dedi Supardi, Yana Mulyana

Berhasil meningkatkan

produktivitas pengolahan lumpur

ore metode dumping mencapai 60% dengan Design Conveyor FRONT.

 

Dharma Karya Energi dan Sumber

Daya Mineral Muda

Tulus Semedie, I Nyoman Terisna, Angger Imas A

Berhasil mempercepat proses

pemboran Single Tube pada formasi

batuan/boulder di area eksplorasi

nikel Tapunopaka dengan membuat

pompa bor mini.

 

Dharma Karya Energi dan Sumber

Daya Mineral Muda

Bukit Asam

Amarudin

Berhasil mengembangkan wetland

dalam upaya pengelolaan air asam

tambang.

 

 

Dharma Karya Energi dan Sumber

Daya Mineral Muda

Taupan Ariansyah Putra

Berhasil melakukan reklamasi dan

rehabilitasi daerah aliran sungai PT

Bukit Asam Tbk sebagai bentuk

Carbon Credit.

 

Dharma Karya Energi dan Sumber

Daya Mineral Madya

TIMAH

Alham Wahyudi Yordani

 

Berhasil memanfaatkan limbah B3

sebagai pengganti larutan elektrolit

dalam proses electrolytic refining.

 

Dharma Karya Energi dan Sumber

Daya Mineral Muda

Satrio Agung Nugroho, Yusrin

Abdul Malik,

Samuel Kurnianto

 

Berhasil menerapkan strategi

penambangan menggunakan Kapal

Isap Produksi untuk menggali

cadangan timah aluvial dalam

dengan kondisi overburden tebal

secara lebih aman dan lebih efektif

sehingga mengurangi resiko

terjadinya patah ladder,

mengoptimalkan jam jalan operasi

dan meningkatkan produksi serta

penggunaan BBM yang lebih

efisien.

 

Dharma Karya Energi dan Sumber

Daya Mineral Muda

Tantra Pratama

Berhasil melakukan transformasi

digitalisasi penilaian individu serta

menciptakan kinerja tinggi

Perusahaan.

 

Dharma Karya Energi dan Sumber

Daya Mineral Muda

##

Tentang MIND ID

Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk pada 27 November 2017 dengan menggunakan PT Indonesia Asahan Aluminimum (Persero) sebagai induk perusahaan yang memiliki mayoritas saham pada empat perusahaan industri tambang terbesar di Indonesia yaitu PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk dan PT Freeport Indonesia.

Pada 17 Agustus 2019, Holding Industri Pertambangan bertransformasi menjadi MIND ID (Mining Industry Indonesia) untuk membedakan fungsi INALUM sebagai Holding dan sebagai Operasional.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Ratih Amri

SVP Corporate Secretary
PT Inalum (Persero) Holding Industri Pertambangan

HP: 08161869224 Email: ratihamri@mind.id

www.mind.id

 

 

Selengkapnya >>
...

October 08, 2021

Hari Pertambangan & Energi, Grup MIND ID Raih Penghargaan Good Mining Practice KESDM

Jakarta, 5 Oktober 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk dengan bangga menyampaikan bahwa Anggota MIND ID berhasil meraih Penghargaan Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik tahun 2021 (Good mining practice) yang digelar oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 28-29 September 2021.

Penghargaan good mining practices diberikan kepada badan usaha pertambangan yang telah menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik dan sebagai pendorong serta pemberi motivasi untuk dapat mencapai prestasi setinggi-tingginya dalam pengelolaan Teknis Pertambangan, Pengelolaan Keselamatan Pertambangan, Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan, Pengelolaan Konservasi Mineral dan Batubara, serta Pengelolaan Standardisasi dan Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara.

Grup MIND ID berhasil meraih Penghargaan Good Mining Practices dalam 5 kategori yaitu:

No

Kategori

Penghargaan

1

Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Minerba

UTAMA

ANTAM – UBP Nikel Maluku Utara

 

PRATAMA

TIMAH – Unit Produksi Belitung

2

Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Minerba

ADITAMA

ANTAM – UBP Emas

 

UTAMA

Bukit Asam – Unit Pertambangan Tanjung Enim

TIMAH – Unit Produksi Darat Bangka

PRATAMA

Freeport Indonesia

TIMAH – Unit Produksi Laut Bangka

3

Pengelolaan Konservasi Minerba

UTAMA

ANTAM – UBP Emas Pongkor

TIMAH – Unit Produksi Belitung

TIMAH - Unit Produksi Darat Bangka

PRATAMA

TIMAH – Unit Produksi Laut Bangka

4

Pengelolaan Standardisasi dan Usaha Jasa Pertambangan Minerba

PRATAMA

Freeport Indonesia

5

Pengelolaan Teknis Pertambangan Minerba

PRATAMA

Freeport Indonesia

 

CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan: “Penghargaan Kaidah Penerapan Teknik Pertambangan Yang Baik Tahun 2021 merupakan refleksi atas tanggung jawab Grup MIND ID dalam memanfaatkan komoditas sumber daya mineral yang dikelola. Perusahaan memiliki peta jalan keberlanjutan yang menempatkan smart operation dan keselamatan kerja disetiap kegiatan operasional.”

 

Grup MIND ID berkomitmen melakukan upaya untuk mematuhi kaidah teknis, melakukan konservasi sumber daya dan cadangan, menciptakan kondisi kerja yang aman, dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dengan menerapkan praktek pertambangan yang baik dan benar.

###

Tentang MIND ID

Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk pada 27 November 2017 dengan menggunakan PT Indonesia Asahan Aluminimum (Persero) sebagai induk perusahaan yang memiliki mayoritas saham pada empat perusahaan industri tambang terbesar di Indonesia yaitu PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk dan PT Freeport Indonesia.

Pada 17 Agustus 2019, Holding Industri Pertambangan bertransformasi menjadi MIND ID (Mining Industry Indonesia) untuk membedakan fungsi INALUM sebagai Holding dan sebagai Operasional.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Ratih Amri

SVP Corporate Secretary
PT Inalum (Persero) Holding Industri Pertambangan

HP: 08161869224 Email: ratihamri@mind.id

www.mind.id

 

Selengkapnya >>
...

September 29, 2021

Hari Pertambangan & Energi, Tiga Anggota MIND ID Raih Penghargaan Subroto 2021

Jakarta, 29 September 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk dengan bangga menyampaikan bahwa tiga perusahaan Anggota MIND ID berhasil meraih Penghargaan Subroto 2021 yang digelar oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Selasa, 28 September 2021.

Penghargaan Subroto 2021 adalah acara penghargaan yang digagas oleh Kementerian ESDM dan telah berlangsung selama 4 tahun berturut-turut. Penghargaan ini diberikan kepada para pemangku kepentingan dan pelaku usaha yang turut berperan aktif membangun sektor energi dan pertambangan mineral batu bara selama satu tahun terakhir.

Tiga Anggota MIND ID yang berhasil meraih Penghargaan Subroto 2021 adalah

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM)
Kategori Wajib Bayar Dengan Tingkat Kepatuhan Pembayaran PNBP Tertinggi – IUP BUMN
PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
Kategori Wajib Bayar dengan Kontribusi PNBP Terbesar – IUP BUMN
PT Freeport Indonesia (PTFI)
Kategori Wajib Bayar dengan Kontribusi PNBP Terbesar - Kontrak Karya

CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan Penghargaan Subroto 2021 merupakan refleksi atas komitmen Perusahaan dalam memberikan kontribusi yang optimal kepada negara. “Apresiasi Penghargaan Subroto 2021 kepada Grup MIND ID akan meningkatkan komitmen kami untuk memberikan nilai tambah atas sumber daya mineral dan batu bara yang dikelola, melalui praktik dan tata kelola penambangan yang baik secara berkelanjutan.”

Penghargaan Subroto 2021 merupakan gelaran keempat yang dilangsungkan pertama kali sejak tahun 2017 dan merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian ESDM dengan United Nations Development Programme (UNDP). Nama Subroto diambil dari Prof. Subroto selaku Menteri Pertambangan dan Energi periode 1978 - 1988.

Selengkapnya >>
...

September 28, 2021

Keindahan 'New Zealand' di Pinggir Danau Toba

Siapa yang tak kenal keindahan Danau Toba yang merupakan salah satu destinasi wisata prioritas Indonesia. Tapi siapa sangka di pinggir Danau Toba ada sebuah desa yang keindahannya tak kalah dari New Zealand.

Bentangan hamparan hijau, perbukitan dengan udara yang sejuk dan danau toba yang menjadi pemandangan dari bukit-bukit kecil di Desa Meat, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Desa Meat, yang berusia hampir 300 tahun ini merupakan salah satu desa yang punya keindahan alam luar biasa. Desa binaan PT Inalum (Persero) (Inalum), Anggota BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID ini terletak di bawah perbukitan dengan jumlah penduduk kurang lebih 900 jiwa dengan luas desa kurang lebih 300 hektar.

Pekerjaan sehari-hari penduduk Desa Meat adalah nelayan dan perajin ulos. Selain itu yang menjadi ciri khas desa adalah rumah adat khas batak yang digunakan sebagai hunian warga.

Untuk menuju desa ini, cukup ditempuh sekitar 30 menit menggunakan kendaraan roda empat. Jaraknya tak terlalu jauh dari Bandara Internasional Sisimangaraja XII atau Bandara Silangit yang kini tengah diproyeksikan menjadi tempat masuk dan keluar wisatawan yang ingin mengunjungi Danau Toba.

Jalurnya memang tidak lebar, namun sepanjang perjalanan menuju Desa Meat, mata kita disajikan pemandangan hamparan sawah hijau, susunan dusun-dusun desa yang letaknya berjauhan beserta bukit yang jadi latar belakangnya. Hijaunya perbukitan, ditambah dengan sawah yang berundak, dan landskap Danau Toba menjadikan Desa Meat punya pemandangan yang tak kalah indah dibandingkan New Zeland.

Desa Meat merupakan salah satu lokasi wisata yang telah ditetapkan dan masuk dalam lokasi super prioritas yang telah dipilih oleh pemerintah Toba dan disetujui oleh pemerintah pusat sebagai salah satu Kawasan pengembangan wisata di Danau Toba.

Desa Meat juga menjadi salah satu lokasi event kegiatan tahunan “1000 Tenda Kaldera” yaitu salah satu festival berbasis masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan wisata melalui pendekatan seni dan budaya.

Inalum melakukan program pengembangan masyarakat di Desa Meat sebagai bentuk partisipasi untuk mendukung pengembangan wisata. Inalum dan masyarakat menginisiasi sanggar tari untuk melatih anak anak Desa Meat untuk pelestarian budaya Batak.

Ketua Rumah Karya Indonesia, Ojak Manalu menjelaskan salah satu budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Meat adalah tarian Sipitu Cawan. Tarian ini merupakan tarian turun temurun bagi warga Batak. Mengenakan ulos buatan sendiri yang menjadi ciri khas, warga Desa Meat meyakini tarian yang menjadi warisan budaya ini sebagai salah satu ritual yang wajib dilestarikan.

Tari sipitu cawan itu maknanya adalah membersihkan hal-hal yang nggak benar atau nggak baik-lah, supaya jalannya baik, ujar Ojak.

Selain tarian, warga Desa Meat juga merupakan pengerajin tenun ulos dan sarung. Salah satu perajin, Hertati mengatakan dirinya masuk ke dalam kelompok penenun sarung yang ada di Desa Meat. Adapun, jenis-jenis sarung yang mereka buat antara lain Sibolang rastra, Maulana tarutung, Tobu-tobu dan jenis-jenis sarung lainnya.

Beda dengan ulos, kalo ulos itu khusus untuk adat. Nah, kalau sarung ya bisa dipakai kaum muda, tua, bisa dipakai juga untuk ke gereja, menghadiri pesta adat, imbuhnya.

Kepala Desa Meat, Janri Simanjuntak juga menjelaskan warga masih sangat menjaga kelestarian adat Batak. Sebab, selain menjaga amanat leluhur, budaya Batak yang perlu dijaga ini bisa menjadi potensi pariwisata yang menjanjikan.

Termasuk itu penenun, rumah adat, jadi sama-sama untuk pengembangan pariwisata masih sama-sama kuat. Makanya kita juga sedang membuat homestay juga untuk menunjang para tamu kita, kata Janri.

Selain pengembangan seni dan budaya, Inalum juga mengisiasi ruang kreatif dan sudut baca untuk anak-anak desa. Program yang dimulai pada Desember 2019 hingga Maret 2020 ini berkolaborasi dengan Rumah Karya Indonesia untuk menciptakan salah satu pusat ruang kreasi, ruang baca, dan pelestarian nilai-nilai budaya.

Kami mengapresiasi Inalum yang telah membantu kami melestarikan budaya sekaligus mengembangkan wisata di Meat. ucap Janri.

Janri berharap upaya masyarakat adat melestarikan budaya dan kekayaan adat batak sebagai upaya meneruskan warisan leluhur. Selain itu, menjaga budaya menjadi salah satu aset untuk mengembangkan Desa Meat kedepannya.

Selengkapnya >>
...

September 24, 2021

Perjuangan Warga Lubuk Cuik Menjaga Pedasnya Komoditas Cabai Sumatera Utara

Rasanya kurang mantab jika makan tak ada rasa pedas. Adigium yang kerap ada di masyarakat Indonesia. Tapi siapa yang tahu bahwa lumbung cabai terbesar salah satunya ada di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Berjarak 120 kilometer dari Kota Medan, desa dengan lahan cabai seluas 85 hektar ini menjadi salah satu lumbung cabai terbesar di Sumatera Utara. Dalam satu hari dari kebun cabai ini bisa menghasilkan 18 ton cabai.

Padahal awalnya Desa Lubuk Cuik bukan sentra cabai. Keuntungan lahan yang subur membuat warga terbiasa menanam tanaman palawija. Tak banyak memang yang berani menanam cabai karena memerlukan proses perawatan yang lebih tinggi.

Ketua Kelompok Tani Makmur Desa Lubuk Ciuk, Salidi menceritakan warga biasanya menanam timun dan padi saat musimnya. Naas di tahun 2006, desa mengalami sebuah bencana banjir dahsyat dan merendam lahan pertanian di desa ini. Selang 2 tahun warga pun memutuskan untuk menanam cabai.

"Awalnya sih istilahnya kalau menanam cabai itu seperti mengurus bayi karena banyak yang di urus. Jadi hanya beberapa orang saja yang menanam cabai. Sampai beberapa musim ada juga tantangan dari petani lain dengan konsep lahan irigasi yang berbeda" ujar Salidi.

Namun sejak 2011, Salidi menjelaskan suksesnya panen membuat tren menanam cabai pun mulai diikuti oleh puluhan orang. Di tahun 2012, lahan cabai semakin bertambah luas, dan diikuti oleh desa-desa di kabupaten yang sama.

"Pada akhirnya desa-desa lain mengikuti menanam cabai juga seperti Desa Pematang Tengah, Desa Gambus Laut, Desa Perupuk, mereka belajar dari desa sinilah. Sampai menyentuh 500 ha lahan yang dijadikan untuk menanam cabai," ujarnya.

Salidi juga mengatakan dari total 85 hektare lahan yang ada di Desa Lubuk Cuik, rata-rata sawahnya adalah milik perseorangan. Ada juga beberapa yang menyewa. Namun, sebagian besar petani bergabung ke dalam kelompok tani.

Ia mengatakan pembentukan kelompok tani dibuat agar jadwal untuk penanaman padi dan cabai bisa seragam. Sebab, bila penanaman cabai berbeda satu bulan, tanaman yang terlambat tanam bisa gagal.

"Jadi harus ada pola tanamnya agar serentak dan semua petani bisa merasakan hasilnya. Jadwal tani didapat melalui musyawarah antar masyarakat. Kalau tidak ada pola tanam, akan jadi berantakan sistem panennya dan mempengaruhi hasil panen," ujarnya.

Harga cabai yang cukup tinggi juga membuat masyarakat Lubuk Ciuk tetap mempertahankan tanaman cabai ini. Menurut Salidi, Lubuk Cuik mampu memproduksi 15-18 ton cabai per harinya. Bila merujuk ke harga cabai paling tinggi yang pernah mereka dapatkan yaitu Rp 50.000/kg, Desa Lubuk Cuik pernah meraup omzet sebesar Rp 900.000.000 untuk sekali panen.

“Penjualan produksi sebagian besar ke lokal yaitu di Batubara, kemudian ke Medan, Pekanbaru, Riau, Padang, Dumai dan Batam," kata Salidi.

Sekretaris Desa Lubuk Cuik, Misno turut mengamini bahwa cabai merah bisa menaikkan taraf hidup masyarakat. "Karena dirasa bisa menaikkan taraf hidup masyarakat dan meningkatkan ekonomi desa, kami bergabunglah membuat kelompok tani dan jadilah luas lahan cabai merahnya sekitar 85 Ha," ujar Misno.

Tantangan utama petani cabai Lubuk Cuik berada pada harga cabai yang tidak selalu tinggi. Selain itu juga konsistensi dan jenis penanaman harus diperhatikan agar terus menjadi ciri khas. Pengembangan produk turunan cabai menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut.

Sejak tahun 2017 para petani cabai mulai tergerak untuk mengembangkan produk turunan cabai bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Anggota BUMN Holding Industri Pertambangan, MIND ID memberikan pembinaan dan pendampingan dalam pembuatan produk turunan cabai seperti saus, cabai bubuk, dan cabai kering. Upaya ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Desa Lubuk Cuik.

Selain peningkatan kapasitas, Inalum bersama masyarakat juga mengembangkan sistem irigasi utama yang pertama kali di Desa Lubuk Cuik pada tahun 2017. Sistem gotong royong mampu menyelesaikan pembangunan sistem pengairan lahan dan beberapa fasilitas lain seperti saung tani desa, pembangunan jalan dan pendampingan pembibitan. Kini pengembangan kapasitas petani dapat berjalan lebih baik dengan adanya infrastruktur pendukung pertanian.

Selengkapnya >>
...

September 24, 2021

Jaga Keberlanjutan, MIND ID Kembangkan SDM Masa Depan

BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) mendapatkan tiga mandat penting dari pemerintah untuk memajukan dunia pertambangan Indonesia. Kedepan, MIND ID ingin menjadi pemain di kancah global dalam dunia pertambangan.

Untuk bisa menjadi pemain global, sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu aspek strategis. Talenta Grup MIND ID harus cakap menjawab kebutuhan dan tantangan global. Insan Grup MIND ID harus memastikan keberlanjutan dari sumber daya mineral yang dikelola agar memberikan kontribusi maksimal dalam jangka panjang bagi Indonesia.

Direktur Layanan Strategis MIND ID Ogi Prastomiyono menjelaskan tiga mandat utama dari pemerintah ke MIND ID, pertama adalah mengelola cadangan mineral strategis dan batubara yang ada di Indonesia. Indonesia punya banyak cadangan mineral dan batubara yang masih berumur panjang. "Tapi apakah kita mampu mengelola cadangan tersebut atau tidak? Itu yang harus dijawab dan dilakukan MIND ID kedepan," ujar Ogi.

Namun, mengelola saja tidak cukup saat ini. Dulu Indonesia hanya menambang saja. Lalu mengekspor material mentah tersebut ke pasar luar negeri. Sayangnya, setelah diolah di luar negeri, nilainya makin tinggi kemudian masuk lagi ke Indonesia.

"Pemerintah ingin MIND ID agresif melakukan hilirisasi dari sumber daya mineral yang dimiliki, untuk meningkatkan nilai tambah bagi negara" ujar Ogi.

Ogi menjelaskan jika merujuk GDP, angka kontribusi galian hanya tujuh sampai delapan persen saja. Padahal, jika di dalam negeri kita bisa melakukan prosesing minimal barang setengah jadi atau sampai pada end user maka nilainya bisa naik empat sampai lima kali lipat. Untuk itu MIND ID diberikan mandat yang kedua yakni mendorong hilirisasi.

Mandat ketiga, dalam melakukan operasional harus bisa efisien dan efektif. Poin ketiga ini menjadi pilar penting dalam industri pertambangan agar hasil dari pengolahan yang dilakukan bisa memiliki nilai ekonomi yang bersaing di dunia internasional.

"Untuk bisa menjawab tiga mandat tersebut, perlu kapabilitas organisasi dan kompetensi individual yang cakap" ujar Ogi.

Ogi pun menjelaskan perlu upaya internal untuk bisa mempersiapkan individu yang terampil yang cakap menjawab tiga mandat tersebut.

"Sejak 2019 kami menyelenggarakan dua program pengembangan SDM. Senior Leader Development Program (SLDP) dan Emerging Leaders Development Program (ELDP)," ujar Ogi.

SLDP sendiri kata Ogi adalah mempersiapkan individu yang berada di posisi satu tingkat di bawah direksi di semua Anggota MIND ID agar menjadi pemimpin yang cakap. Ada banyak tenaga ahli di dalam MIND ID misalnya ahli dalam bidang smleter, ahli dalam bidang penjualan ataupun operasional pertambangan.

"Namun sebagai direksi, ahli dalam satu bidang saja tidak cukup. Untuk kelak bisa menjadi direksi di anak usaha ataupun cucu usaha MIND ID, individu harus terampil dalam menjalankan sebuah bisnis," ujar Ogi.

Maka, MIND ID pun sejak 2019 lalu membuka kelas SLDP ini yang berdurasi selama sembilan bulan. Para individu yang masuk program SLDP ini akan mengikuti kelas dan sekaligus melakukan action learning project. "Sebelum pandemi, peserta selama dua pekan ditempatkan ke perusahaan multinasional di luar negeri untuk belajar bagaimana menjalankan sebuah perusahaan besar," ujar Ogi.

Ogi pun menceritakan SDM bertalenta ini tak jarang mulanya kurang percaya diri atas potensinya. Namun, setelah melalui program ini kepercayaan diri mereka meningkat karena wawasan dan pengalamannya bertambah setelah melakukan studi banding dan pengasahan talenta.

Program ini kata Ogi sudah berjalan dan sudah menghasilkan individu yang mumpuni untuk menjadi calon pemimpin masa depan MIND ID.

"Hasilnya cukup terbukti. Dari SLDP, ada yang sudah jadi direksi di ANTAM dan TIMAH. Beberapa lulusan program SLDP sekarang sedang menjalankan anak usaha dan cucu usaha di Grup MIND ID. Mereka wawasannya sudah lengkap. Aspek teknikal, manajerial dan juga soft skill" ujar Ogi.

Sedangkan program lainnya adalah Emerging Leader Development Program (ELDP). Program ini dikhususkan bagi individu yang berada di posisi dua tingkat di bawah direksi. Dalam satu periode, MIND ID memberikan kesempatan bagi 25 karyawan yang bisa ditingkatkan kemampuannya untuk menjadi direksi di masa depan.

"ELDP lebih banyak ditujukan kepada milenial. Tak hanya bagi mereka yang bekerja di kantor saja, tetapi juga para operator dan penanggung jawab di wilayah operasional pertambangan" ujar Ogi.

Program ELDP ini berdurasi selama satu tahun. Sembari melakukan pekerjaan sesuai job description mereka saat ini, peserta ELDP wajib mengikuti kelas secara online untuk program pengayaan kemampuan. Nantinya, setelah kelas peningkatan soft skill, peserta akan ditempatkan di perusahaan multinasional selama tiga bulan.

"Tidak hanya dikelas tapi ada action learning project. Para peserta ELDP, selama tiga bulan di perusahaan global akan belajar bagimana menjalankan perusahaan," ujar Ogi.

Peserta yang berada di wilayah remote sekalipun memiliki kesempatan yang sama. Mereka wajib mengikuti kelas secara online dan belajar melalui model yang ada di dalam sebuah platform pengembangan SDM bernama EMS.

Ogi berharap melalui dua program internal development ini MIND ID kedepan punya talenta yang siap untuk membawa perusahaan lebih maju kedepannya. Tak hanya cakap dalam satu bidang namun individu yang mengikuti dua program akselerasi ini bisa menjadi talenta yang menguasai banyak bidang. Dua program ini akan terus dilaksanakan oleh MIND ID.

Selengkapnya >>
...

September 22, 2021

Employee Volunteering Cara Jitu Ajak Karyawan Peduli Sosial

Sebagai bentuk fasilitas kepada karyawan untuk melakukan kegiatan sosial, kini banyak Perusahaan menjalankan program karyawan relawan atau dikenal dengan Employee Volunteering.

Employee Volunteering merupakan suatu wadah agar karyawan suatu perusahaan dapat turut terlibat di kegiatan sosial dan sesuai dengan nilai-nilai perusahaan. Di BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID), program ini disebut Senyawa.

Baru-baru ini Grup MIND ID yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk melaksanakan dua program employee volunteering yakni Penjualan t-shirt yang hasilnya didonasikan kepada penerima manfaat dan Pengumpulan buku yang didistribusikan kepada anak-anak disekitar wilayah operasi.

“Program employee volunteering merupakan salah satu implementasi gerakan budaya (Culture movement) di Grup MIND ID yang merepresentasikan Noble Purpose dalam keseharian pegawai Grup MIND ID” ujar CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak

Program Senyawa - Penjualan Kaos Kemerdekaan, memiliki aspek yang unik karena setiap karyawan Grup MIND ID yang secara sukarela membeli t-shirt yang disediakan, MIND ID akan menggandakan jumlah pembelian tersebut.

Sebanyak 1087 t-shirt telah dibeli oleh Insan Grup MIND ID. Dari jumlah tersebut MIND ID menggandakan nilai pembelian karyawan sehingga total dana menjadi Rp746 juta. Nilai tersebut kemudian dikonversi menjadi 1493 paket donasi. Bantuan disalurkan kepada Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang berada disekitar wilayah operasional Grup MIND ID.

Sedangkan program kedua yakni pengumpulan buku bernama 1 Buku 1 Kebaikan. Insan Grup MIND ID mendonasikan buku-buku jenis cerita bergambar, kamus bergambar, keterampilan, dasar calistung, biografi, ensiklopedia, wirausaha, fiksi/novel, dan motivasi. Tidak hanya sekedar donasi, pegawai juga memberikan pesan-pesan kebaikan dan motivasi di setiap satu buku yang didonasikan, sehingga diharapkan lebih menginspirasi ratusan anak di sekitar Taman Baca di sekitar wilayah operasional. Sebanyak total 4.160 buku berhasil dikumpulkan dan didistribusikan ke 22 Taman Baca

“Buku-buku yang didonasikan diharapkan dapat meningkatkan inspirasi dan pengetahuan kepada anak-anak dimasa depan”. Kata Orias.

Menurut Orias, transformasi budaya yang juga dilakukan MIND ID merupakan salah satu bentuk upaya saling gotong royong untuk menghadapi pandemi. “Langkah yang dilakukan Insan Grup MIND ID merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian untuk keadaan bangsa saat ini" ujar Orias.

Selengkapnya >>
...

September 20, 2021

Inalum Dorong UMKM Gunakan Pasar Digital Untuk Tingkatkan Bisnis

Dalam rangka memudahkan UMKM terlibat aktif dalam penyerapan APBN, Kementerian BUMN telah meluncurkan Pasar Digital (PaDi) UMKM. Turut mendukung rencana Pemerintah tersebut, PT Inalum (Persero) mendorong pengusaha lokal untuk menggunakan PaDi.

PaDi bermanfaat untuk memberi ruang dan peluang bagi UMKM untuk mendapatkan transaksi dari BUMN dan meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa. Pada periode Januari-September 2021, 44 mitra telah terdaftar di PaDi UMKM dan total belanja Inalum sebesar Rp 1,5 miliar.

Direktur Pelaksana Inalum Operating, Sophia Wattimena mengatakan Inalum terus berkomitmen untuk mendukung peran UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian bangsa. Sophia menilai, dengan adanya PaDi, maka UMKM di Indonesia kedepan berpotensi untuk tumbuh positif.

“Inalum Operating terus mendorong vendor lokal untuk berinovasi dan meningkatkan kapasitas organisasi agar bisnisnya berkembang. Platform PaDi memberi kemudahan dan transparansi baik bagi UMKM maupun Perusahaan sehingga masing-masing pihak tercipta kerjasama yang saling menguntungkan,” ujar Sophia.

Salah satu mitra Inalum, Koperasi Pemasaran Berkah Sejahtera Gemilang juga ikut bergabung dalam PaDi. Koperasi yang berada di Kabupaten Batu Bara ini menjual berbagai jenis hasil masyarakat daerah.

"Kami koperasi yang bergerak di bidang pemasaran. Kami memberdayakan anggota dan masyarakat sekitar untuk menjualkan barang yang mereka produksi. Seperti Pupuk, alat kebutuhan kebersihan sampai makanan dan minuman," ujar Yosep Rizal, Sekretaris Koperasi Berkah Sejahtera Gemilang.

Rizal menjelaskan Koperasi ini sudah lama bermitra dengan Inalum. Koperasi biasa memasok kebutuhan Inalum dari sisi makanan dan minuman siap saji. Namun, tak hanya itu, Rizal mengatakan Koperasi menyediakan kebutuhan catering dan kue-kue kering untuk Inalum.

"Kami sudah lama bermitra dengan Inalum. Kami memasok kebutuhan Inalum seperti kebutuhan pokok karyawan. Selain itu, kami juga biasanya menyediakan catering dan kue-kue jika Inalum ada acara atau tamu," ujar Rizal.

Rizal tergerak untuk mengikutsertakan Koperasi untuk bergabung ke PaDi. Selama ini, kata Rizal hal yang awam bagi UMKM untuk bisa bekerjasama dengan BUMN. Padahal, dengan kerjasama ini UMKM bisa terdorong untuk ikut serta dalam memenuhi kebutuhan BUMN.

"Mulanya kita liat dari websitenya PaDi. Kita tertarik di bawah BUMN. Prosesnya nggak sulit. Kita coba masuk, dan beberapa kali transaksi itu nggak ada kendala, pemesanan, pengiriman dan pembayarannya juga lebih jelas. Alhamdulillah saat ini keterlibatan kami menunjukan hasil positif," cerita Rizal.

Ia juga menjelaskan ketika ikut PaDi ini, transaksi jadi lebih jelas. Apalagi ada tender yang dibuka secara transparan oleh BUMN. Hal ini menjadi peluang bagi UMKM untuk ikut serta.

"Disitu juga ada tendernya. Kita bisa ikut dari apa bidang yang kita geluti. Disatu sisi, BUMN sendiri bisa langsung melihat apa saja produk yang dijual oleh UMKM. Jadi, ini langsung memudahkan proses transaksi," ujar Rizal.

Yang utama bagi UMKM, dengan adanya PaDi ini proses transaksi semua dilakukan secara online. “Kami jual, barang dikirim, kita lakukan tagihan lalu langsung keluar kapan tanggal dibayarnya. Jadi ada kepastian," ujar Rizal.

Sejak Mei, bahkan Koperasi sudah membukukan pertumbuhan penjualan yang fantastis semenjak ikut PaDi. Rizal membandingkan sebelum ikut PaDi omzet koperasi per bulan hanya Rp 25 juta. Namun dengan ikut PaDi, saat ini omzet koperasi bisa mencapai Rp 100 juta.

"Kami senang dengan adanya PaDi. Sehingga BUMN bisa melihat langsung produksi UMKM. Kami juga bisa menyediakan kebutuhan BUMN se-Indonesia. Tender juga langsung tidak terbatas di satu provinsi dan satu pengusaha saja. Ini bisa menjadi wadah yang baik untuk UMKM," ujar Rizal. Selengkapnya >>

...

August 31, 2021

MIND ID Catat Laba Bersih Rp4,7 Triliun di Semester Satu Tahun 2021

Jakarta, 31 Agustus 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan di antaranya PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, merealisasikan kinerja produksi dan keuangan yang positif di sepanjang semester pertama tahun 2021. Perusahaan mencatat Laba Bersih sebesar Rp4,7 triliun, naik signifikan dibandingkan posisi Rugi Bersih Rp1,8 triliun pada periode semester yang sama di 2020.

Hal ini ditopang oleh kinerja produksi dan penjualan Grup MIND ID yang optimal, implementasi strategi keuangan khususnya dalam menjaga tingkat likuiditas, dan membaiknya harga komoditas global.

CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan: “Pada semester 1 tahun 2021 Grup MIND ID mencatat kinerja operasional dan keuangan yang jauh lebih baik dibandingkan tahun 2020. Sebagai strategic holding, kami menerapkan strategi keuangan khususnya dalam menjaga tingkat likuiditas, termasuk untuk memenuhi kewajiban finansial yang ada memonitor dan menjaga tingkat produksi dan penjualan, serta mendorong sinergi di antara Anggota MIND ID.”

Di semester pertama tahun 2021, Perusahaan memastikan kegiatan operasional Anggota MIND ID dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga aktivitas produksi dan penjualan dapat berjalan optimal dan aman. Seiring dengan adanya pemulihan perekonomian dunia serta didorong oleh permintaan komoditas yang cukup tinggi, Perusahaan mencatat Pendapatan Rp39,2 triliun atau meningkat 34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp29,3 triliun.

Grup MIND ID mencatat profitabilitas yang positif ditunjukkan dengan capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar Rp10,9 triliun atau naik 198% dibandingkan posisi Juni 2020 sebesar Rp3,6 triliun. Posisi EBITDA Margin mengalami perbaikan yakni sebesar 28%, lebih tinggi dibandingkan pencapaian Juni 2020 sebesar 12%. Net Profit Margin juga mengalami peningkatan menjadi 12% dibandingkan pencapaian Juni 2020 yang tercatat -6%.

MIND ID optimis dapat mencapai kinerja sesuai dengan target yang ditetapkan. Pada semester 2 tahun 2021, Perusahaan akan meneruskan program kerja yang telah ditetapkan dan berfokus pada mendorong tingkat produksi, optimalisasi sinergi Grup MIND ID, percepatan program investasi dan menjaga likuiditas Perusahaan.

Selengkapnya >>
...

August 27, 2021

Employee Volunteering ala Grup MIND ID: Karyawan Donasi Perusahaan Gandakan

Jakarta, 27 Agustus 2021 – Memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan RI, BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk mengadakan program Employee Volunteering - SENYAWA Kemerdekaan. Ribuan karyawan Grup MIND ID secara sukarela membeli t-shirt yang disediakan kemudian MIND ID menggandakan jumlah pembelian tersebut.

Total hasil penjualan t-shirt dan top-up Perusahaan tercatat senilai Rp746 juta yang dikonversi menjadi 1493 paket donasi serta 100 paket vaksinasi. Bantuan akan disalurkan kepada Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang berada disekitar wilayah operasional Grup MIND ID. Simbolis penyerahan bantuan dilakukan secara virtual pada 27 Agustus 2021 kepada Ketua Umum DPP LVRI Laksda TNI Purn Ir. Chaerul Huda, MM

Direktur Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul Ichdan mengatakan: “Employee volunteering MIND ID merupakan bagian dari gerakan budaya Grup MIND ID sebagai perwujudan Noble Purpose. Perusahaan mendukung kegiatan volunteering karyawan yang juga selaras dengan program tanggung jawab sosial Perusahaan. Keterlibatan ini menunjukkan kepedulian seluruh Insan Grup MIND ID khususnya di bidang sosial.”

Sebanyak 1087 t-shirt telah dibeli oleh Insan Grup MIND ID dengan total senilai Rp163 juta. Dari jumlah tersebut MIND ID menggandakan nilai pembelian karyawan sehingga total dana menjadi Rp746 juta yang didonasikan dalam bentuk paket SENYAWA Kemerdekaan. Donasi akan didistribusikan kepada LVRI Sumatera Utara, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Papua, dan DPP LVRI Jakarta serta dilengkapi dengan 100 paket vaksinasi COVID-19.

Ketua Umum DPP LVRI Laksda TNI Purn Ir. Chaerul Huda, MM menyampaikan: “LVRI mengapresiasi inisiasi Insan Grup MIND ID dalam pelaksanaan program SENYAWA Kemerdekaan sehingga dapat berdonasi kepada veteran pejuang khususnya yang terdampak COVID-19. Program ini dimaknai sebagai ungkapan empati dan semangat gotong royong yang membantu satu sama lain yang merupakan bagian dari kultur Bangsa Indonesia yang harus kita jaga bersama. LVRI juga bermaksud untuk memanfaatkan sebagian donasi ini untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 yang lebih membutuhkan sebagai bentuk upaya mendukung program Pemerintah dalam menekan pandemi COVID-19.”

Program Senyawa merupakan program volunteering yang melibatkan karyawan Grup MIND ID. Program Senyawa dilakukan sebanyak tiga kali dalam setahun. Senyawa satu buku satu kebaikan telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 dan berhasil mengumpulkan donasi lebih dari 4000 buku yang disumbangkan ke Taman Baca di semua wilayah operasional Grup MIND ID.

Selengkapnya >>
...

August 24, 2021

Tujuh Insan Grup MIND ID Raih Tanda Kehormatan Presiden dan Penghargaan KESDM

Jakarta, 24 Agustus 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk dengan bangga menyampaikan bahwa tujuh Insan Grup MIND ID menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, Satyalancana Pembangunan dari Pemerintah Republik Indonesia dan Penghargaan Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral KESDM.

CEO Group MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan: “Kami bangga kepada tujuh pegawai Anggota MIND ID - Bukit Asam dan Timah atas Penghargaan Tanda Kehormatan Presiden dan Penghargaan KESDM yang diraihnya. Ini merupakan refleksi dari implementasi Tujuan Mulia atau Noble Purpose Insan Grup MIND ID di kehidupan sehari-hari. Setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri dan berinovasi untuk kebaikan bersama, perusahaan dan bangsa Indonesia

Satyalancana Wira Karya diberikan karena mereka yang dinilai berjasa dalam memberikan dharma baktinya yang besar pada bangsa dan negara Indonesia dalam bidang tertentu, sehingga bermanfaat bagi lingkungannya dan dapat dijadikan teladan bagi orang lain.

Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya diterima oleh dua karyawan Bukit Asam dan satu karyawan TIMAH yakni: Satria Wirawan – Senior Manager Teknologi Informasi Bukit Asam, yang berhasil menerapkan teknologi terkini 4.0 untuk aktivitas produksi melalui aplikasi CISEA (Corporate Information System Application) sehingga efektivitas pekerjaan dan efisiensi biaya meningkat, keberhasilan tanam lahan revegetasi di sekitar tambang dan menjaga kualitas air.

Selain Satria terdapat Julismi – Direktur Utama PT Satria Bahana Sarana (PTBA Group) yang berhasil membangun dan mengimplementasikan konsep rancang bangun sistem penambangan dan peralatan produksi dari sistem konvensional menjadi electricty based sehingga berdampak pada efisiensi energi, penurunan CO2, mendorong tumbuhnya produksi suku cadang lokal dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Berikutnya Idrus Hermawanto – Kepala Bagian Pusat Pembelajaran TIMAH yang berhasil meningkatkan kompetensi SDM dengan membangun Sistem Aplikasi Timah Learning Management System sehingga meningkatkan kinerja TIMAH dan kualitas pendidikan di lingkungan MIND ID.

Sedangkan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang berjasa terhadap negara dan masyarakat dalam lapangan pembangunan Negara pada umumnya atau lapangan pembangunan suatu bidang tertentu pada khususnya. Karyawan TIMAH, Priyandi Pranata Kusumah – Manajer Unit Metalurgi Muntok menerima tanda kehormatan ini karena telah berhasil mengembangkan inovasi proses fuming furnace dengan memanfaatkan limbah B3 terak (slag) menjadi debu timah yang kemudian digunakan kembali sebagai feed proses peleburan menjadi logam timah. Program ini mampu mengurangi volume limbah, memberikan dampak ekonomi kepada perusahaan dan mendukung pencapaian PROPER Hijau melalui teknologi ramah lingkungan.

Selain Tanda Kehormatan Satyalencana Wirakarya dan Pembangunan dari Presiden Joko Widodo, terdapat pegawai Bukit Asam mendapatkan penghargaan Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral yang diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yakni: Slamet Widodo meraih Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral Madya dengan inovasi optimasi dan integrasi Coal Handling Facility System melalui penerapan Teknologi Industri 4.0 di PTBA.

Sedangkan Adhi Germana dan Satria Wirawan, mendapatkan Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral Muda untuk inovasi dan prestasi mereka. Satria Wirawan diakui prestasinya karena sukses melakukan inovasi pemanfaatan teknologi digital dalam optimalisasi produksi. Sementara, Adhi Germana berhasil menerapkan Green Mining System dan digitalisasi Maintenance Performance.

Penghargaan Satyalencana Wirakarya dan Satyalencana Pembangunan dari Presiden RI maupun Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral dari Kementerian ESDM merupakan bukti apresiasi pada perusahaan pengelola sumber daya alam milik negara dalam mewujudkan komitmennya dalam transformasi dan digitalisasi untuk kegiatan penambangan yang lebih optimal, efisien, dan berkelanjutan. Selain itu prestasi yang diraih Insan Grup MIND ID juga merupakan hasil dari implementasi budaya AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang dimiliki oleh Insan BUMN.

Selengkapnya >>
...

August 20, 2021

Kisah Sukses Pengusaha Pupuk Bokasi, Banjir Rezeki Sejak Pensiun PETI

Pintu taubat membuka rezeki yang lebih luas. Begitu kira-kira hikmah yang bisa dipetik dari kisah hidup Juardi, penambang ilegal asal Tanjung Enim yang kini sukses jadi pengusaha pupuk bokasi dengan omzet mencapai ratusan juta rupiah.

Titik balik hidup Juardi bermula pada 2013 lalu, ketika ia memutuskan berhenti menjadi penambang ilegal dan merintis usaha pupuk bokasi. Memang kelihatannya jauh sekali, dari yang mengolah batu bara jadi harus berjibaku dengan kotoran ternak.

Banyak pertimbangan Juardi untuk setop menambang ilegal, mulai dari risiko keselamatan serta faktor lainnya. Toh, kalau ada kesempatan untuk mendapat rezeki lebih baik dan lebih aman, kenapa tidak dijalani?

Juardi yang merupakan warga Talang Jawa Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, memulai usahanya dengan memanfaatkan bantuan modal kemitraan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Tak hanya mendapat suntikan modal, ia pun mendapatkan pelatihan pembuatan pupuk bokasi dari tim CSR PTBA yang ia ikuti dengan tekun. Dari pelatihan tersebut, dia bisa mengetahui prosedur dan tata cara yang benar pembuatan bokasi yang layak jual dan bernilai jual tinggi, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Bahkan, lanjutnya, untuk pemasaran pupuk bokasi pun dibantu CSR PTBA yang membantu pemasaran sebanyak 1000 ton pupuk bokasi yang dipasarkan ke beberapa perusahaan di sekitar Kabupaten Muara Enim.

Jerih payah Juardi terbayar, bertahun-tahun menekuni dan berjibaku dengan kotoran ternak, kini ia menjadi pengusaha yang memiliki 12 pegawai. Artinya, pupuk bokasi tak hanya mendatangkan rejeki bagi dirinya sendiri namun juga bisa membuka kesempatan lowongan kerja bagi warga sekitar.

Pupuk bokasi sendiri terdiri dari 60 % pupuk kandang, 25 % rumput, dan sekam bakar 15 % serta menggunakan E4 sebagai bakteri pengurainya.

Setelah itu difermentasikan dengan jangka waktu 7-14 hari di ruangan kedap udara. Pada saat fermentasi, dilakukan pengadukan berkala setiap 3 harinya agar komposisi pupuk menjadi rata dan halus.

"Alhamdulillah, sekarang perekonomian saya jauh lebih baik dan berkah. Saya juga bisa membantu lingkungan sekitar saya dengan usaha ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada PTBA yang peduli dan cepat tanggap terhadap masyarakat di ring 1. Semoga kedepan khususnya kami sebagai pengusaha pupuk bokasi terus dibimbing agar dapat mengembangkan dan memajukan usaha," ucap Juardi.

Sementara itu, Senior Manajer CSR PTBA melalui AM Bina Mitra CSR, Mustafa Kamal juga menginginkan kemandirian masyarakat terkhusus yang menetap di area sekitar perusahaan. Salah satu program yang dilakukan PTBA yaitu meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sesuai dengan regulasi dari Kementrian BUMN.

Dengan peningkatan pelaku UMKM juga memperluas lapangan pekerjaan di Kabupaten Muara Enim khususnya. "Terima kasih kepada Mitra CSR PTBA, yang sudah optimalkan bantuan yang ada,"ucap Mustafa.

Bukit Asam merupakan anggota dari Holding BUMN Pertambangan MIND ID, yang memiliki tujuan mulia yakni, pertambangan untuk peradaban, kesejahteraan masyarakat, dan masa depan yang lebih cerah.

Tujuan mulia ini diwujudkan dalam kegiatan sosial perusahaan, salah satunya melalui pembinaan warga sekitar untuk menambah dan meningkatkan keahlian mereka sehingga bisa memiliki mata pencaharian yang lebih baik.

Selengkapnya >>
...

August 20, 2021

MIND ID Rekrut Anak Muda Bangun Industri Pertambangan Indonesia

BUMN Holding industri pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID) membuka kesempatan seluas luasnya bagi anak muda untuk berkiprah dan berkontribusi membangun industri pertambangan di Indonesia. Pertambangan hari ini sudah jauh berbeda, majunya teknologi dan persaingan global menuntut Indonesia untuk lebih cakap dan terampil dalam membuat nilai tambah dari industri pertambangan.

Direktur Layanan Strategis MIND ID, Ogi Prastomiyono tak menampik jika berbicara anak muda saat ini maka gambaran pekerjaan yang banyak diincar adalah pekerjaan yang berbasis teknologi, startup, bankir juga telekomunikasi. Ketika berbicara pertambangan, tak sedikit juga anak muda yang masih merasa dunia pertambangan adalah dunia lama yang merubah bentangan alam dan lingkungan serta jauh dari kota besar.

"Padahal, dunia pertambangan hari ini sangat berbeda dengan 10 tahun 20 tahun silam. Sekarang bekerja di dunia pertambangan bukan hanya sekedar menggali namun juga banyak tantangan transformasi digital dan bisnis yang lebih menarik," ujar Ogi.

Apalagi saat ini dunia gencar berpindah dari energi fosil ke energi bersih. Lantas, bukan kemudian dunia pertambangan ditinggalkan begitu saja. Karena untuk menuju energi bersih pun masih perlu peran pertambangan. Industri pertambangan merupakan salah satu pilar untuk mencapai energi bersih.

Ogi menjelaskan saat ini Pemerintah punya rencana besar terkaithilirisasi dan digital teknologi untuk dapat mencapai cita cita energi bersih dan terbaharukan. Digital teknologi bukan lagi sesuatu yang tidak diterapkan di dunia pertambangan. Malah, digital teknologi sangat berperan penting dalam dunia pertambangan hari ini.

"Indonesia banyak sekali cadangan mineral dan batubaranya, dengan hilirisasi dan transformasi teknologi kita bisa memberikan nilai tambah bagi negara untuk merealisasikan Pasal 33 Ayat 3 UUD 45 terkait Sumber Daya Alam untuk kemakmuran rakyat Indonesia," ujar Ogi.

Ogi menjelaskan jika merujuk GDP, angka kontribusi hasil galian hanya 7 sampai delapan persen saja. Padahal, jika di dalam negeri kita bisa melakukan prosesing minimal barang setengah jadi atau sampai pada end user maka nilainya bisa naik 4 sampai lima kali lipat.

Sedangkan disatu sisi, untuk membuat harga jual dari produksi dalam negeri tersebut bisa bersaing dengan global maka perlu efisiensi dan efektifitas operasional. "Ini sangat erat kaitannya dengan digitalisasi. Disatu sisi kita melakukan hilirisasi, namun dengan digitalisasi maka proses tersebut bisa lebih efisien dan efektif," tambah Ogi.

Dari dua konsep besar tersebut, maka menurut Ogi keterlibatan kelompok muda sangat penting. Apalagi, umur industri pertambangan di Indonesia sangat panjang. "Kita perlu anak muda untuk bisa bekiprah dan memajukan industri pertambangan Indonesia agar kita bisa menjadi pemain global," papar Ogi.

Untuk itu, saat ini MIND ID sedang membuka program XPLORER. Program ini adalah rekrutmen yang memberikan kesempatan bagi kelompok muda di bawah usia 27 tahun yang memiliki minat untuk mengembangkan potensi dirinya.

"Kami ingin mengajak kamu untuk bersama-sama membangun masa depan Indonesia! Jika kamu individu mandiri yang selaras dengan nilai-nilai budaya kami dan menginginkan kesempatan pengembangan karir yang terakselerasi, maka XPLORER sebagai Management Acceleration Program adalah program yang tepat untuk kamu," ujar Ogi.

Nantinya, program ini akan merekrut para anak muda yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh MIND ID. Program pendidikan dan jenjang karir melalui XPLORER ini akan berdurasi 2 tahun dengan kesempatan berkarya tanpa batas. Nantinya para anak muda yang terpilih akan merasakan bekerja di lima perusahaan Grup MIND ID yaitu, ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, Timah dan INALUM.

Para anak muda baik dari latar belakang sarjana maupun master bisa meraih kesempatan yang sama untuk bisa berkarir di MIND ID. Ini juga memberikan kesempatan bagi anak muda melihat lebih luas bahwa dunia pertambangan hari ini bukan sekedar menggali tetapi juga menjadi pilar penting dalam era energi bersih.

"Kesempatan ini terbuka untuk segala bidang jurusan. Tak hanya terbatas bagi mereka yang alumni pertambangan. Karena MIND ID kedepan akan tumbuh menjadi perusahaan global yang membutuhkan anak muda dengan berbagai talenta," ujar Ogi.

Rekrutmen XPLORER program dibuka oleh MIND ID sejak 21 Juli hingga 20 Agustus mendatang. "Oktober kami targetkan sudah bisa menemukan maksimal 60 anak muda yang siap untuk melakukan transformasi di MIND ID," ujar Ogi.

Nantinya, anak muda terpilih ini akan lebih dulu masuk ke dalam program pengembangan selama dua tahun pertama. Program pengembangan ini bukan hanya sekedar materi tetapi juga langsung pada praktik kerja melalui rotasi. Nantinya, setelah dua tahun masa pendidikan, talenta terbaik yang lulusakan ditempatkan secara berkala dan rotasi untuk dapat berkontribusi dan menjadi bagian penggerak perubahan di Grup MIND ID.

Kepala Divisi Human Capital Strategy MIND ID, Ira Kamal menjelaskan hingga Agustus sudah ada 49.876 anak muda yang mendaftar program ini. Sedangkan dari angka tersebut 4.543 anak muda dinyatakan sudah lolos seleksi administrasi dan asesmen secara online.

"Awalnya kami hanya mencari 30 anak muda berbakat. Namun melihat antusias yang begitu tinggi. kami akhirnya membuka dua kelas dengan total maksimal 60 talenta terbaik yang akan kami masukan dalam program XPLORER ini," ujar Ira.

Ada empat tahap yang dilaksanakan MIND ID dalam program Xplorer ini. Pertama tahap pendaftaran administrasi dan sekaligus Situational Judgment Questions. "SJQs akan digunakan untuk menilai kemampuan kamu dalam memilih tindakan yang paling tepat di dalam situasi tempat kerja yang mencerminkan budaya MIND ID," kata Ira.

Tahap kedua, Tes Kognitif dan Kepribadian secara Online. Para talenta muda yang lolos seleksi awal akan mengikuti penilaian online yang berfokus pada aspek penilaian kognitif dan kepribadian. Ketiga, Presentasi dan Interview Studi Kasus. "Kamu akan melakukan presentasi dan wawancara studi kasus dengan Pimpinan Eksekutif MIND ID," ujar Ira.

Keempat, adalah medical chekup dan terakhir adalah wawancara akhir dengan Direksi Grup MIND ID. "Tahap akhir! Pimpinan MIND ID dan anggotanya ingin mengenal kamu lebih baik dan memberikan kamu kesempatan untuk mengajukan pertanyaan", tutur Ira.

Ogi berharap dengan adanya program XPLORER ini bisa memberikan cakrawala kepada anak muda Indonesia bahwa dunia pertambangan Indonesia saat ini sudah sangat berbeda dari konsep lama. Kedepan, Indonesia akan menjadi pemain utama global dalam kemajuan teknologi dan energi bersih. Mengingat cadangan mineral dan batubara di Indonesia yang masih banyak, maka kedepan Indonesia tidak bisa lagi hanya menjadi pasar dari hasil kekayaan sendiri.

“Kita perlu talenta muda berbakat di Indonesia untuk bisa menjadikan Indonesia sebagai pemain utama di kancah Global. Kita butuh anak muda yang mau memberikan kontribusi terbaiknya kepada negara,” ujar Ogi.

Selengkapnya >>
...

August 13, 2021

Bendungan dan Pembangkit Tertua Indonesia di Bukit Asahan

Masih ingatkah Anda dengan uang kertas 100 rupiah yang dirilis Bank Indonesia tahun 1984? Ada gambar burung Dara Mahkota dan bendungan Tangga yang dikelola oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Meskipun uang kertas itu sudah ditarik dari peredaran sejak 1995, Bendungan Tangga hingga kini berdiri kokoh sebagai bagian dari fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Bendungan dan PLTA Tangga merupakan salah satu fasilitas penting untuk memasok energi listrik bagi pabrik peleburan aluminium milik Inalum di Kabupaten Kuala Tanjung.

Stasiun Pembangkit Tangga memiliki 4 unit generator dengan total kapasitas sebesar 317 MW. Bendungan ini memiliki tinggi 82 meter dengan debit air normal sebesar 111,9 meter kubik per detik. Bangunan yang terbuat dari beton ini memiliki bentuk cekung yang disebut busur. Karenanya bendungan Tangga merupakan bendungan tipe busur pertama di Indonesia.

Selain Tangga, Inalum juga mengelola bendungan dan PLTA Sigura-gura serta satu bendungan pengatur.

Bendungan Sigura-gura berjarak sekitar 4,9 km dari Tangga. PLTA Sigura-gura dibangun sejak 1978 dan mulai beroperasi pada 1981. Bendungan ini memiliki tinggi sekitar 43 meter dengan kapasitas debit air normal hingga 105,4 meter kubik per detik.

Seperti Tangga, Bendungan Sigura-gura berfungsi memberikan sumber air untuk menggerakkan stasiun pembangkit. Bedanya, pembangkit Sigura-gura berada di kedalaman 200 m dan merupakan PLTA bawah tanah pertama di Indonesia.

Disana terdapat 4 lantai bawah tanah yang dilengkapi 4 unit generator dengan total kapasitas listrik tetap yang mampu dihasilkan sebesar 286 MW.

Sedangkan bendungan Pengatur berjarak 8,8 km dari bendungan Sigura-gura dan 14,5 km dari Danau Toba. Bendungan Pengatur berfungsi untuk mengatur permukaan air Danau Toba dan menjaga kestabilan air yang keluar menuju Sungai Asahan untuk mensuplai air ke stasiun pembangkit. Tipe bendungan ini adalah beton massa dengan ketinggian 39 meter.

Dari dua PLTA dan tiga bendungan tersebut, Inalum mampu menghasilkan kapasitas maksimum listrik sebesar 603 MW. Tenaga listrik yang dihasilkan PLTA disalurkan melalui 271 menara jaringan transmisi sepanjang 120 km dengan tegangan 275 KV ke pabrik peleburan aluminium di Kabupaten Kuala Tanjung.

Pada gardu induk Kuala Tanjung, tegangan listrik didistribusikan ke fasilitas tungku reduksi yang terdiri dari 3 jalur tungku reduksi dan fasilitas penunjang lainnya untuk mendukung total kapasitas produksi aluminium sebesar 250 ribu ton pertahun yang terdiri dari Aluminium Ingot, Billet dan Foundry Alloy.

Secara geografis, fasilitas pembangkit Inalum berada di daerah perbukitan dan pegunungan dengan ketinggian sekitar 500 mdpl. Berjarak sekitar 28 km dari Danau Toba, perjalanan menuju fasilitas PLTA Inalum di Paritohan, Kabupaten Asahan bisa ditempuh sekitar 90 menit menggunakan kendaraan roda empat.

Selama perjalanan, terlihat tutupan pohon sebagai bagian dari landskap keanekaragaman hayati di wilayah sekitar fasilitas pembangkit.

Inalum sebagai bagian dari BUMN Holding Industri Pertambangan - MIND ID berkomitmen terhadap kondisi keanekaragaman hayati disekitar wilayah operasional.

Sejak tahun 2015 hingga 2021 Inalum telah melakukan penghijauan sekitar 1.000 hektar lahan di sekitar Danau Toba. Terlebih Danau Toba merupakan destinasi wisata kelas satu dan masuk prioritas utama pembenahan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif nasional.

Direktur Pelaksana Inalum, Sophia I. Watimena mengatakan bahwa sebagai BUMN yang beroperasi di dekat Danau Toba, Inalum sangat peduli dengan kelestarian Danau Toba. Perusahaan berkontribusi dalam usaha untuk penghijauan di sekitar Danau Toba, khususnya di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau toba.

“Sudah dilakukan penghijauan terhadap sekitar 1.000 hektar lahan di sekitar Danau Toba dengan menanam sekitar 500.000 pohon di tujuh Kabupaten sekitar Danau Toba,” tutur Sophia.

Selengkapnya >>
...

August 10, 2021

4160 Buku Dari Insan Grup MIND ID Kepada Anak-anak Indonesia

Jakarta, 10 Agustus 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, bersama Anggota Grup PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk mendistribusikan 4.160 buku hasil kegiatan employee volunteering bertajuk SENYAWA – 1 Buku 1 Kebaikan. Penyerahan buku secara simbolis dilakukan oleh CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak secara virtual pada 6 Agustus 2021 kepada 22 Taman Baca di sekitar wilayah operasional Anggota MIND ID.

CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan: “Program ini merupakan salah satu implementasi gerakan budaya (Culture movement) di Grup MIND ID yang merepresentasikan Noble Purpose dalam keseharian pegawai Grup MIND ID. Buku-buku yang didonasikan diharapkan dapat meningkatkan inspirasi dan pengetahuan kepada anak-anak dimasa depan”.

Program donasi Satu Buku Satu Kebaikan tahun 2021 merupakan implementasi program SENYAWA periode kedua. Insan Grup MIND ID mendonasikan buku-buku jenis cerita bergambar, kamus bergambar, keterampilan, dasar calistung, biografi, ensiklopedia, wirausaha, fiksi/novel, dan motivasi. Tidak hanya sekedar donasi, pegawai Grup MIND ID juga memberikan pesan-pesan kebaikan dan motivasi di setiap satu buku yang didonasikan, sehingga diharapkan lebih menginspirasi ratusan anak di sekitar Taman Baca.

Pengelola Taman Baca Pondok Peradaban di Tayan Kalimantan barat, Ely Sumantri mengatakan: “Buku-buku yang didonasikan akan sangat bermanfaat bagi Taman Baca dan anak-anak. Selain menambah koleksi buku, anak-anak juga akan mendapatkan pengalaman yang menarik karena ada pesan-pesan kebaikan yang diberikan oleh pendonor buku tersebut. Semoga buku-buku ini bisa menginspirasi bagi anak-anak agar makin rajin membaca dan giat menggapai impian mereka”

Terdapat 22 lokasi Taman Baca yang akan menerima donasi SENYAWA – Satu Buku Satu kebaikan sebagai berikut:
MIND ID ANTAM Bukit Asam
  • Taman Baca Ramah Anak Kutu Buku, Komunitas Cerdaskan Anak – Cilincing Jakarta Utara
  • Pondok Peradaban Tayan Sanggau - Kalimantan Barat
  • Taman Baca Masyarakat Pioneer ANTAM, Jatinegara Kaum - Jakarta
  • Taman Baca Masyarakat Pioneer ANTAM, Pomala - Sulawesi Tenggara
  • Taman Baca Masyarakat Pioneer ANTAM Buli – Maluku Utara
  • TBM PKBM Pesona Pulau Tegal Lampung
  • Rumah Baca Al-Ghazi - Banyuasin
  • Rumah Belajar Ceria - Palembang
  • Rumah Baca Umum - Muara Enim
  • Rumah Baca Pulau Panggung
  • Pondok Pesantren Al Barokah - Tanjung Enim
  • Saung Ilmu, Desa Plakat
  • Freeport Indonesia Inalum TIMAH
  • Sekolah Asrama Solis Populi - Timika
  • TBM Bina Keluarga Mandiri - Desa Tanah Kuning, Kab. Batu Bara
  • TBM Sundut Meat Nabisuk, Toba – Sumatera Utara
  • Rumah Baca Atap Langit - Pangkalpinang
  • Pondok Baca Ceria - Muntok
  • Taman Baca Rusip - Sungailiat
  • Rumah Baca Pena Ar-Rahman Toboali - Toboali
  • Rumah Qur'an Bentaian - Belitung Timur
  • Taman Baca Kubik - Kundur
  • TBM Mufakat – Batang Banyu,Kalbar
  • Selengkapnya >>
    ...

    August 09, 2021

    MIND ID Dorong Pengembangan Aplikasi Digital Pertambangan Karya Anak Bangsa

    Jakarta, 9 Agustus 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan diantaranya PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk memberikan dana pengembangan sampai dengan Rp 1,5 Milyar untuk tiga pengembang aplikasi digital terbaik dalam ajang MIND ID Goes Digital.

    Aplikasi digital yang dikembangkan berperan sebagai problem solver bagi kegiatan operasional Grup MIND ID sekaligus untuk kemajuan industri pertambangan Indonesia. Ceremony pengumuman pemenang dan apresiasi penghargaan dilakukan pada 6 Agustus 2021 secara virtual.

    MIND ID Goes Digital merupakan ajang kompetisi pengembangan aplikasi digital pertambangan pertama di Indonesia. Program ini diharapkan mendorong para pengembang aplikasi digital karya anak bangsa bisa memecahkan tantangan dunia pertambangan serta melahirkan inovasi pada aspek Sustainable Mining Development; Plant and processing; Asset Management; Exploration; Mining Optimization; dan Safety Technology.

    Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul Ichdan mengatakan: “Program ini merupakan upaya MIND ID dalam memberikan nilai tambah kepada dunia pertambangan dan pengolahan mineral di Indonesia khususnya terkait digitalisasi proses bisnis. Diharapkan, pengembangan aplikasi digital ini dapat menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi oleh industri pertambangan dalam mewujudkan salah satu mandatnya untuk menjadi perusahaan kelas dunia.”

    MIND ID Goes Digital berlangsung selama 7 bulan sejak Februari hingga Agustus 2021. Terdapat empat tahapan seleksi yakni Pendaftaran, Pitch deck proposal penelitian, Perkenalan fitur produk, dan Presentasi dengan prototype aplikasi serta hardware yang sudah dikembangkan peserta. MIND ID Goes Digital 2021 diikuti sebanyak 60 peserta/grup dari seluruh Indonesia.

    Tiga pengembang terpilih di ajang ini adalah sebagai berikut:
    Nama Tim Judul Penelitian/Produk Deskripsi Produk Kategori
    Safepedia-2 Geologging Digitalisasi identifikasi mineral dengan model AI, machine learning akan mengidentifikasi mineral melalui spektrum warna untuk keperluan eksplorasi. Exploration
    POWERxWIT Mastermine
    An Integrated Mining Wastewater Treatment, Monitoring, and Control Software Application
    Hardware dan software untuk water treatment di pertambangan, software akan secara otomatis mengeluarkan senyawa kimia untuk melakukan treatment jika ada suatu indikasi perlunya treatment. Sustainable Mining Development
    AMDE Mintegra
    Mining Integration
    Android-based management system software untuk melihat record aktivitas pertambangan yang diinput secara manual maupun automatisasi (OEM unit) untuk menghadirkan real time reporting. Mine Operation

    Dany Amrul Ichdan menambahkan, “Kegiatan ini sejalan dengan salah satu pilar strategis Perusahaan yakni Digitalisasi. MIND ID akan berupaya untuk terus mengoptimalkan dan mengintegrasikan program riset and development demi mewujudkan visi dan misi besar MIND ID yakni menjadi perusahaan bertaraf global yang mampu bersaing dengan korporasi pertambangan global.”

    Selengkapnya >>
    ...

    July 21, 2021

    Grup MIND ID Salurkan total 532 Sapi dan 123 Kambing Hewan Qurban

    Jakarta, 21 Juli 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, beserta anggota Grup MIND ID melaksanakan penyaluran hewan Qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1442 H. Grup MIND ID menyalurkan total 532 ekor sapi dan 123 ekor kambing.

    SVP Corporate Secretary MIND ID, Ratih Amri mengatakan “Penyaluran hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1442 H merupakan salah satu bentuk kepedulian dan toleransi antar sesama manusia sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Grup MIND ID. Grup MIND ID senantiasa berkomitmen melaksanakan program-program sosial masyarakat untuk mendukung peningkatan kesejahteraan”

    MIND ID, sebagai holding, menyalurkan sebanyak 40 ekor hewan qurban yang terdiri dari 9 ekor sapi dan 31 kambing yang didistribusikan dalam wilayah Jakarta. Penerima manfaat merupakan masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi COVID-19.

    Program CSR penyaluran hewan qurban juga dilaksanakan oleh masing-masing Anggota MIND ID. ANTAM menyalurkan total sebanyak 74 Sapi dan 73 kambing yang didistribusikan di wilayah operasi ANTAM seperti di Kolaka dan Konawe Utara, Sulawesi Tenggara; Halmahera Timur dan Ternate, Maluku Utara; Tayan dan Mempawah, Kalimantan Barat; Bogor, Jawa Barat; DKI Jakarta serta di beberapa wilayah eksplorasi ANTAM.

    Bukit Asam menyalurkan 149 sapi dan 12 kambing untuk wilayah Tanjung Enim, Muara Enim dan Palembang, Sumatera Selatan; Ombilin, Sumatera Barat; Tarahan, Lampung dan Jakarta. Freeport Indonesia melalui Yayasan Masyarakat Muslim Freeport Indonesia (YMMFI) menyalurkan 36 sapi dan 5 kambing yang didistribusikan kepada beberapa kelompok daerah yaitu di Kabupaten Mimika dan Kabupaten lain di daerah Papua dan wilayah Indonesia lainnya.

    Inalum Operating menyalurkan sebanyak 38 sapi dan 2 kambing ke wilayah Kabupaten Batu Bara dan Toba Samosir di sekitar pabrik peleburan aluminium dan PLTA. Sedangkan TIMAH menyalurkan total 226 ekor sapi yang didistribusikan di tiga provinsi yaitu Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan DKI Jakarta, dengan penyebaran: Kota Pangkalpinang; Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur, Karimun; dan Jakarta. Pelaksanaan penyaluran hewan qurban dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan dan ketentuan yang berlaku di wilayah operasi masing-masing Anggota MIND ID. Perusahaan berharap penyaluran program hewan qurban dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat akibat pandemi COVID-19 serta berkontribusi kepada pemenuhan bahan makanan pokok.

    Selengkapnya >>
    ...

    July 21, 2021

    Ditengah Pandemi MIND ID Inisiasi Program Rekrutmen Akselerasi Manajemen XPLORER

    Jakarta, 21 Juli 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan diantaranya PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, meluncurkan XPLORER, sebuah program akselerasi manajemen yang ditujukan bagi talenta muda Indonesia. Inisiasi ini merupakan komitmen MIND ID di bidang pengembangan sumber daya manusia.

    Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, “Indonesia memerlukan pemimpin muda untuk menggerakkan inovasi dan transformasi dengan tuntutan perubahan yang besar. Kita memerlukan talenta yang memiliki kapabilitas dan bekerja dengan AKHLAK yang merupakan core value BUMN. XPLORER program merupakan platform yang baik untuk menjaring talenta terbaik Indonesia dan mencetak pemimpin muda yang memiliki kapabilitas kepemimpinan kelas dunia.”

    Program XPLORER memiliki manfaat bagi pesertanya yakni: (1) Kesempatan untuk belajar, mengembangkan cara berpikir, meningkatkan kemampuan dan keahlian dengan terlibat dalam proyek strategis; (2) Dapat bertumbuh dan memiliki karir yang terakselerasi dengan cepat; dan (3) Berpartisipasi membangun Indonesia dengan berkontribusi secara aktif dan positif.

    CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan “XPLORER program secara sistematis akan membentuk sumber daya manusia yang unggul bagi MIND ID. Program ini akan menyiapkan pemimpin masa depan melalui peningkatan kapabilitas operasional dan pengenalan Grup MIND ID secara utuh serta melihat langsung budaya unggul yang diterapkan di perusahaan.”

    Direktur Layanan Strategis MIND ID, Ogi Prastomiyono menjelaskan “Sumber daya manusia Grup MIND ID merupakan salah satu aset strategis Perusahaan. Program ini akan meningkatkan kompetensi, membentuk nilai dan budaya serta menyediakan alternatif bidang untuk berkarya di Grup MIND ID. Perusahaan memastikan pengembangan human capital harus tetap berjalan meskipun ditengah pandemi COVID-19.”

    Pendaftaran XPLORER dibuka pada periode 21 Juli 2021 sampai dengan 20 Agustus 2021. Terdapat lima tahapan seleksi yang akan dilaksanakan selama dua bulan yakni Pendaftaran online & situational judgement questions; Tes kognitif dan kepribadian secara online; Presentasi dan interview studi kasus; Pemeriksaan kesehatan; dan Wawancara akhir dengan Direksi MIND ID.

    Setelah menjalani proses seleksi, talenta muda yang terpilih akan menjalani dua tahun masa pengembangan di program XPLORER. Pada 2 bulan pertama peserta akan melewati proses Onboarding & Activation yaitu pembekalan seputar proses bisnis MIND ID dan berbagai skill yang diperlukan. Lalu 17 bulan berikutnya peserta akan melaksanakan rotasi kerja ke 4 posisi yang berbeda, dan 4 hingga 5 bulan berikutnya peserta akan fokus mengerjakan proyek berbasis inovasi.

    Setelah dinyatakan lulus program XPLORER, peserta akan menjadi pegawai tetap Grup MIND ID. Selama mengikuti program ini peserta berkesempatan mengeksplorasi 6 organisasi yakni MIND ID, ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, Inalum dan TIMAH. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai program XPLORER, peserta dapat mengunjungi: https://xplorer.mind.id

    Selengkapnya >>
    ...

    July 12, 2021

    MIND ID Distribusi Ribuan Boks Vitamin Bagi Tenaga Kesehatan di Wisma Atlet

    Jakarta, 12 Juli 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, mendistribusikan vitamin, face shield dan hand sanitizer yang diperuntukkan bagi sekitar 2.500 tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet. Bantuan diserahkan secara simbolis melalui acara daring oleh Group CEO MIND ID, Orias Petrus Moedak kepada Panglima Komando Daerah Militer Jaya selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangko Gasgabpad) Mayor Jenderal Mulyo Aji, Jakarta dan disaksikan oleh Ibu Josephine Komara yang dikenal sebagai Bunda Obin, sebagai inisiator penyaluran bantuan pada 6 Juli 2021.

    Group CEO MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan “Distribusi vitamin dan alat kesehatan ini bertujuan untuk membantu para tenaga kesehatan yang bertugas di Wisma Atlet. Ribuan suplemen, masker dan faceshield ini diharapkan dapat membantu menjaga imunitas dan melindungi tenaga kesehatan”

    Vitamin yang distribusikan terdiri dari 774 boks vitamin C, 129 botol vitamin D3, 774 boks vitamin B Complex. “Program ini juga merupakan bentuk apresiasi dan terima kasih kepada para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19.” Tutur Orias.”

    Panglima Komando Daerah Militer Jaya, Bapak Mayor Jenderal Mulyo Aji menyatakan apresiasi atas program ini. “Dalam kondisi PPKM Darurat saat ini, sangat banyak jumlah pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet sehingga memerlukan tenaga kesehatan (Nakes) yang solid. Vitamin dan alat kesehatan yang diserahkan kepada kami akan membentengi para Nakes secara optimal” ujarnya.

    Sedangkan Ibu Josephine Komara atau yang dikenal Bunda Obin, inisiator kegiatan ini mengatakan bahwa RS Darurat Wisma Atlet merupakan tempat strategis bagi penanganan COVID-19 yang harus dijaga secara optimal. “Harapan saya vitamin yang didistribusikan ini dapat menjaga imunitas tenaga kesehatan maupun personil Komando Tugas Gabungan Terpadu Jakarta selama merawat pasien COVID-19 di Wisma Atlet” tuturnya.

    Program distribusi vitamin dan alat kesehatan bagi tenaga kesehatan ini sejalan dengan tujuan mulia (noble purpose) Perusahaan yakni We Explore….. natural resources for Civilization, Prosperity and a Brighter future. MIND ID dan Anggota MIND ID senantiasa mendukung upaya penanganan pandemi dan menekan laju penularan COVID-19 di Indonesia.

    MIND ID dan seluruh Anggota MIND ID pada tahun 2020 telah merealisasikan dana sebesar Rp57,49 miliar untuk melaksanakan program-program percepatan penanganan pandemi diberbagai bidang mulai dari distribusi bantuan alat kesehatan, donasi paket bahan makanan pokok, sosialisasi adaptasi kebiasaan baru, serta bersinergi dengan pemangku kepentingan menyediakan sarana dan prasarana fasilitas penunjang penanganan COVID-19 di Indonesia.

    Selengkapnya >>
    ...

    July 05, 2021

    Dukung Sektor Esensial, MIND ID Distribusi 500 Paket Obat untuk Jurnalis Saat PPKM Darurat

    Jakarta, 5 Juli 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, mendistribusikan 500 paket obat-obatan dan vitamin kepada jurnalis di wilayah DKI Jakarta yang terpapar Covid-19 pada Jumat, 2 Juli 2021. Upaya ini merupakan komitmen MIND ID dalam mendukung penguatan sektor esensial bidang komunikasi di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

    Direktur Hubungan Kelembagaan, Dany Amrul Ichdan mengatakan “Distribusi obat-obatan dan vitamin bagi rekan-rekan jurnalis diharapkan dapat membantu meringankan dampak COVID-19 sekaligus memperkuat sektor Komunikasi sebagai salah satu bidang yang Esensial selama PPKM Darurat, khususnya di DKI Jakarta. Kami berharap imunitas rekan jurnalis dapat meningkat sehingga dapat memperlancar pekerjaan liputan ditengah pandemi ini”.

    Dalam paket obat-obatan dan vitamin yang distribusikan berisi Doxycyclin 100, Oseltamivir, Prove D3 1000, Seloxy, Becefort, dan Paracetamol. “Hal ini juga merupakan bentuk apresiasi Perusahaan atas dukungan dan partisipasi aktif media sebagai garda terdepan dalam mengedukasi publik untuk penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.” Tutur Dany. “Kami berharap rekan-rekan jurnalis yang terkonfirmasi positif COVID-19 dapat segera sembuh dan pulih kembali dengan hasil PCR negatif.”

    Kegiatan ini merupakan inisiatif Kementerian BUMN menugaskan perusahaan BUMN untuk dapat berkontribusi dalam menangani pandemi dan menekan laju penularan COVID-19 di Indonesia. Sebelumnya KBUMN menugaskan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Operating dan PT ANTAM Tbk menjadi Koordinator Satuan Tugas Bencana Nasional BUMN wilayah Sumatera Utara dan Kalimantan Barat.

    MIND ID dan seluruh Anggota MIND ID pada tahun 2020 telah merealisasikan dana sebesar Rp57,49 miliar untuk melaksanakan program-program percepatan penanganan pandemi diberbagai bidang mulai dari distribusi bantuan alat Kesehatan, donasi paket bahan makanan pokok, sosialisasi adaptasi kebiasaan baru, serta bersinergi dengan pemangku kepentingan menyediakan sarana dan prasarana fasilitas penunjang penanganan COVID-19 di Indonesia.

    Selengkapnya >>
    ...

    May 06, 2021

    ANTAM Tingkatkan Kapasitas Produksi Tahun ini

    Jakarta, 6 Mei 2021 – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Anggota MIND ID, BUMN Holding Industri Pertambangan menandatangani Perjanjian Pendahuluan (Heads of Agreement) Pengembangan Bisnis Pemurnian Nikel bersama Alchemist Metal Industry Pte, Ltd. & PT Gunbuster Nickel Industry pada 6 Mei 2021. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Jamaluddin.

    Heads of Agreement (HoA) ini menandai inisiasi ekosistem bisnis pemurnian nikel baru bagi ANTAM di Konawe Utara dan Morowali Utara, Sulawesi Tenggara dan menjadi tonggak sejarah baru Grup MIND ID dalam memaksimalkan nilai tambah sumber daya nikel yang dimiliki Indonesia.

    Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan dukungan atas upaya meningkatkan nilai tambah komoditas nikel.

    “Dalam mewujudkan transformasi ekonomi Indonesia, orientasi hilirisasi menjadi aspek yang penting karena mampu mendatangkan investasi. Kerjasama ini merupakan hal positif bagi ANTAM sebagai perusahaan yang berpengalaman di bidang pertambangan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas nikel." ujar Bahlil.

    Senada dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan “Kementerian BUMN mendorong MIND ID untuk terus melakukan hilirisasi karena masa depan bagi Indonesia untuk mewujudkan transformasi ekonomi melalui pengelolaan sumber daya alam terletak pada hilirisasi”

    “Kerjasama antara ANTAM dan mitra merupakan kolaborasi win-win, sehingga penanaman modal yang masuk ke Indonesia menjadi kontributor pendorong transformasi ekonomi. Dalam empat tahun mendatang, BUMN industri tambang diharapkan menjadi salah satu anchor untuk mendatangkan investasi ke Indonesia.” tambah Pahala.

    Grup CEO MIND ID Orias Petrus Moedak menyebut kesepakatan ini merupakan implementasi salah satu mandat MIND ID yaitu hilirisasi. “Kerjasama antara ANTAM dengan mitra strategisnya akan meningkatkan nilai tambah komoditas mineral sehingga mengoptimalkan kontribusi Perusahaan bagi negara,” tutur Orias.

    Orias menjelaskan, ANTAM memiliki portofolio nikel yang solid dan berpengalaman lebih dari lima dekade dalam mengelola mineral nikel dari hulu ke hilir. Sementara, mitra yang bekerjasama dalam perjanjian ini memiliki teknologi pemrosesan dan pemurnian yang diperlukan sekaligus menyerap produk olahan nikel yang dihasilkan.

    “Ekosistem ini merupakan peluang bisnis baru bagi ANTAM mulai dari pengembangan proyek penambangan bijih nikel hingga proyek smelter yang menghasilkan feronikel atau nickel pig iron” jelasnya.

    Kerjasama dengan mitra strategis ini memungkinkan ANTAM untuk mendapatkan manfaat yang optimal karena para pihak akan berperan sesuai porsi kepemilikan saham baik di bisnis hulu (penambangan) dan di bisnis hilir (smelter). Di hulu, ANTAM akan bekerjasama dengan mitra untuk melakukan operasi penambangan. Hasil produksi bijih nikel akan di jual ke smelter sesuai dengan harga patokan mineral. Di hilir, ANTAM akan memiliki saham pada Proyek smelter ketika pabrik beroperasi secara komersial.

    Proyek pengembangan dan pengoperasian smelter terdiri dari tiga lines dengan masing-masing 45 MVA smelter nikel dan kapasitas pembangkit listrik 135 MW.

    MIND ID akan terus berfokus pada ekspansi pengolahan mineral ke hilir, perluasan basis cadangan dan sumber daya, dan menjalin kemitraan untuk mengembangkan produksi mineral olahan baru dari cadangan yang ada.

    Selengkapnya >>
    ...

    May 06, 2021

    MIND ID Mencatat Pertumbuhan Kinerja yang Positif di Tahun 2020

    Jakarta, 6 Mei 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, mencatatkan kinerja yang positif di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020. Pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan Perusahaan tahun 2020 merupakan refleksi atas kontribusi Industri Pertambangan sebagai salah satu sektor strategis yang dapat mendukung penguatan ekonomi dalam menghadapi pandemi.

    Pada tahun 2020, Perusahaan menjalankan kebijakan strategis tata kelola usaha industri pertambangan yang disesuaikan terhadap pandemi Covid-19 di seluruh Grup MIND ID. Perusahaan mendorong Grup MIND ID meningkatkan efektivitas kinerja produksi dan penjualan, melakukan inovasi operasional yang mendukung pengelolaan biaya yang efisien, melakukan eksekusi terhadap peluang pertumbuhan bisnis untuk mempertahankan daya saing, dan memastikan pelaksanaan protokol kesehatan diseluruh area kerja sehingga capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) tahun 2020 sebesar Rp11,3 triliun atau meningkat sebesar 33,8% dibandingkan tahun 2019 yang tercatat Rp8,4 triliun.

    MIND ID senantiasa memastikan efektivitas kinerja produksi dan penjualan di seluruh komoditas mineral yang dikelola mulai dari emas & jasa pemurnian logam mulia, batubara, logam timah dan tin solder, aluminium, feronikel, dan bijih nikel. Hal tersebut tercermin dari capaian laba kotor tahun 2020 sebesar Rp11,6 triliun dan laba usaha sebesar Rp5,1 triliun. Perusahaan juga senantiasa terus meningkatkan portofolio pengelolaan komoditas mineral melalui akuisisi untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.

    Atas rangkaian kebijakan strategis tata kelola usaha Industri Pertambangan tersebut, Perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,8 triliun atau meningkat 7.318% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp24,5 miliar.

    CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan: “Di tengah tantangan Pandemi Covid-19, Perusahan berhasil mencatat kinerja yang positif. Pencapaian ini merupakan refleksi atas kapabilitas Insan MIND ID dalam merespon perubahan dan dinamika akibat pandemi yang mengharuskan pelaksanaan kegiatan operasional berdasarkan kebiasaan baru.”

    MIND ID mencatat total pendapatan sebesar Rp66,6 triliun pada tahun 2020. Tiga kontributor terbesar pendapatan perusahaan berasal dari komoditas emas sebesar 29,1%, batubara 25,9%, dan timah 21,5%. Sedangkan aluminium berkontribusi 9,8%, feronikel 7%, bijih nikel 2,9% dan lain-lain sebesar 3,7%.

    Produksi & Penjualan tahun 2020

    No Komoditas Satuan Produksi Penjualan
    1 Feronikel TNi 25.969,83 26.162,71
    2 Bijih nikel WMT 4,76 juta 3,30 juta
    3 Emas (penambangan dan perdagangan) Ton 1,67 (penambangan) 1,31 (penambangan)
    20,78 (perdagangan)
    4 Bijih bauksit WMT 1,55 juta 1,23 juta
    5 Batubara Ton 24,84 juta 26,12 juta
    6 Aluminium Ton 245.128,00 250.235,00
    7 Logam Timah Ton 45.698,00 50

    Orias mengatakan, “Ditahun 2021, Perusahaan akan tetap mempertimbangkan kesempatan-kesempatan baru yang berpotensi mendukung peluang pertumbuhan bisnis dengan tetap melakukan mitigasi risiko secara terukur.”

    Dalam upaya mendukung Perusahaan dalam mewujudkan mandate dan mencapai target, hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) MIND ID dan RUPST Anggota, memutuskan perubahan Kepengurusan dan Nomenklatur Jabatan menjadi:

    Direktur Utama Orias Petrus Moedak
    Direktur Layanan Strategis Ogi Prastomiyono
    Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha Normansyah Duliar
    Direktur Hubungan Antar Lembaga Dany Amrul Ichdan
    Direktur Pelaksana Sophia Isabella Wattimena

    Susunan organisasi yang baru didorong untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan melalui penerapan perilaku kunci yakni Agile, Going Extra Miles dan Accountable sehingga mencapai kinerja yang optimal di tahun 2021.

    Selengkapnya >>
    ...

    April 29, 2021

    Indonesia Mining & Minerals Research Institute, Institusi Riset BUMN Klaster Minerba

    Jakarta, 29 April 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, melakukan transformasi Mining & Minerals Industry Institute (MMII) menjadi Indonesia Mining & Minerals Research Institute (IMMRI). IMMRI diandalkan MIND ID sebagai penopang aktivitas riset dan pengembangan industri pertambangan.

    Inisiasi transformasi fungsi Learning Center, Research Center dan Innovation Center merupakan salah satu program prioritas KBUMN. MIND ID mewujudkan IMMRI sebagai backbone yang akan mendukung strategi jangka Panjang perusahaan untuk menghadapi perubahan-perubahan industri pertambangan di Indonesia.

    Orias Petrus Moedak, Grup CEO MIND ID mengatakan “MIND ID berkomitmen terhadap upaya riset dan inovasi di bidang industri pertambangan khususnya di grup MIND ID. Ini sesuai dengan semangat keberlanjutan Perusahaan, termasuk Environment, Social dan Governance (ESG). Yang kami hasilkan dan produksi saat ini harus dapat dinikmati oleh generasi sekarang dan mendatang, untuk itu riset dan pengembangan industri pertambangan memiliki peran penting.”

    Orias menambahkan bahwa Inovasi yang dilakukan selalu bertujuan untuk mendapatkan metode dan teknologi industri pertambangan yang paling efisien sehingga berdampak positif pada lingkungan dan sosial.

    IMMRI harus menjadi unggulan di klaster mineral dan batubara yang akan berfungsi Melakukan koordinasi dalam penyusunan Blueprint Institute; Mengawal proses transformasi dan changes management pembentukan & pelaksanaan institute; Melakukan koordinasi pengumpulan dan validasi atau konfirmasi atas data dan informasi BUMN anggota klasternya; Menjadi role model teknologi BUMN bagi anggota klasternya; dan Mendorong kolaborasi inovasi teknologi, baik di dalam klaster maupun antar klaster BUMN.

    Asisten Deputi Bidang Teknologi dan Informasi KBUMN Iman Bustomi mengatakan “BUMN didorong untuk dapat membangun competitiveness core bisnisnya pada kluster masing-masing. Khusus kepada kluster mineral dan batu bara diharapkan bisa meningkatkan daya saing di value chain core bisnisnya. Transformasi learning and research menjadi enabler yang penting dalam rangka memperbaiki keungulan BUMN”.

    Sedangkan Ketua Dewan Penasihat IMMRI Prof. DR. Soebroto M.A. mengatakan “BUMN ditugaskan oleh negara sebagai pelopor pendorong dan pendukung kemajuan ekonomi. Sedangkan majunya ekonomi tercermin dari kemampuan kita dalam bersaing. Salah satu cara untuk menjawab hal tersebut adalah meningkatkan kemampuan riset untuk mencari cara-cara baru dalam melakukan sesuatu dengan less cost dengan usaha yang maksimal. IMMRI harus mampu menjadi institute Lembaga penelitian dan inovasi untuk majunya penelitian dan pengembangan dari kluster minerba”.

    IMMRI sebagai entitas strategis MIND ID telah melewati milestone penting diantaranya pelaksanaan MMII Research Award 2019. Tiga peneliti Indonesia dengan karya paling inovatif terpilih sebagai pemenang dan mendapatkan pembiayaan untuk melanjutkan penelitian:
    1. DR. ENG. Januarti Jaya Eka Putri S.T, M.T dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Inovasi produk beton ramah lingkungan dengan kandungan mikroba terkapsulasi dalam limbah B3 yang memanfaatkan limbah hasil pembakaran batu bara (fly ash dan bottom ash) untuk digunakan Kembali sebagai bahan konstruksi pengganti semen.
    2. DR. IR. Sotya Astutiningsih M. Eng dari Universitas Indonesia. Pemanfaatan Terak Feronikel sebagai mortar cetak tiga dimensi untuk industri konstruksi, yang akan meningkatkan nilai tambah produk samping pengolahan nikel untuk bahan material konstruksi dikombinasikan dengan teknologi cetak konstruksi tiga dimensi.
    3. PROF. DR. Mohammad Zaki Mubarok S.T, M.T dari Institut Teknologi Bandung. Pengembangan teknologi sintesis nikel sulfat dan kobalt sulfat dari bijih nikel laterit untuk material katoda baterai lithium jenis Nickel-Manganese_Cobalt (NMC) Oxide untuk aplikasi kendaraan listrik.

    Selengkapnya >>
    ...

    April 26, 2021

    Grup MIND ID Menyalurkan Bantuan Penanganan Bencana Nusa Tenggara Timur

    Jakarta, 26 April 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, menurunkan 14 personil rescue dan tenaga medis, serta menyalurkan bantuan finansial, obat-obatan dan bahan makanan pokok kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) secara bertahap sejak 7 April 2021 hingga 23 April 2021.

    Pada tahap awal, bantuan didistribusikan melalui Posko Tanggap Darurat Bencana Provinsi NTT di Kupang kemudian didistribusikan ke sembilan Kecamatan yakni Wulla Waijelu, Kiritana, Mauliru, Kambaniru, Kadumbul, Kawangu, Kambera, Melolo dan Mangili dengan total 2000 paket bahan makanan pokok.

    Personil penyelamat dan tenaga medis Grup MIND ID terdiri dari 10 orang PT Bukit Asam Tbk dan 4 orang PT Inalum (Persero). Berkolaborasi dengan Satgas Bencana Provinsi NTT, Tim penyelamat dan tenaga medis Grup MIND ID bertugas di Kabupaten Kupang pada 9 sampai dengan 12 dan 15 April 2021.

    Dany Amrul Ichdan, Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID mengatakan “Bantuan penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di NTT merupakan salah satu wujud corporate citizenship Grup MIND ID dalam aspek kebencanaan di Indonesia. Upaya ini merupakan wujud implementasi BUMN untuk Indonesia serta sebagai social development agent

    Bantuan kemanusiaan terhadap warga terdampak bencana merupakan bagian dari implementasi kepedulian sosial Perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Personil rescue dan tenaga medis Grup MIND ID yang memiliki pengalaman dan kompetensi penanganan bencana, mendukung percepatan penanganan bencana dengan berkolaborasi bersama Kementerian dan Lembaga terkait serta Pemerintah Daerah.

    "Perusahaan juga mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan selama program penanganan Bencana sehingga mempercepat pemulihan provinsi NTT" tutup Dany.

    Selengkapnya >>
    ...

    April 22, 2021

    Kisah Kartini Pertambangan: “Jangan Katakan Tidak Dapat, Tapi Katakan Saya Mau”

    Jakarta, 22 April 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan - MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk peringati "Hari Kartini" dengan berbagi kisah inspiratif para wanita yang bekerja di sektor ekstraktif, mulai dari insinyur perempuan yang bekerja di lapangan hingga yang berkiprah di level eksekutif.

    Dalam acara ini, Perusahaan mengangkat tajuk "Kartini MIND ID: Melompat Lebih Tinggi" dengan memaknai salah satu pesan RA Kartini yakni "Jangan katakan saya tidak dapat, tapi katakan saya mau."

    Pesan RA Kartini ini dimaknai oleh pemimpin wanita Grup MIND ID secara mendalam diantaranya Direktur Pelaksana PT Inalum (Persero) Sopia Isabella Watimena, Direktur Sumber Daya Manusia PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Dwi Fatan Lilyana, dan SVP Corporate Secretary MIND ID Ratih Amri.

    Sophia mengaku terkejut saat mengetahui bahwa dirinya merupakan satu-satunya wanita di sebuah sesi perkenalan pegawai Inalum pada 1 April 2020 lalu. "Saya kaget, tapi sekaligus merasa honoured," jelasnya.

    Sophia, menjadi pemimpin wanita harus bisa menentukan prioritas dan fokus. Sekali mengatakan bersedia, harus dijalani dengan penuh komitmen. "Setelah kita bersedia, one thing leads to another. Jalan satu pasti membuka pintu yang lainnya." tambahnya.

    Direktur SDM PTBA Dwi Fatan Lilyana mengatakan RA Kartini merupakan tokoh nasional yang menginspirasi dirinya sejak dulu. Lily memiliki prinsip hidup urip itu urup yang artinya hidup itu harus menyala.

    "Seperti Kartini dengan lilinnya yang menyala, kita mau menjadi manusia yang bermanfaat. Mulanya dari mau, artinya datang dari dalam hati bahwa kita pasti bisa mewujudkannya," kata Lily.

    Kata "Mau", bagi Lily, adalah kunci dalam mengabdi dan bekerja. "Artinya itu dari lubuk hati terdalam, kalau ‘sekedar harus’ akan jadi seadanya dan terpaksa. Kartini mengatakan ‘mau’ karena dengan keinginan itu pasti bisa menjawab segala tantangan." tambah Lily.

    Senada, SVP Corporate Secretary MIND ID Ratih Amri memaknai kata ‘mau’ dengan bermimpi tanpa batas, dengan semangat serta keinginan yang tinggi dan bekerja sepenuh hati.

    "Pesan ini kelihatannya sederhana, tapi interpretasinya sangat dalam. Sebab kata ‘mau’ itu mencerminkan antusiasme kita untuk melompat lebih tinggi, bermimpi tanpa batas dan mencapai apa yang kita cita-citakan," jelasnya.

    Sementara itu, pengalaman unik dan menantang disampaikan oleh para praktisi dan geologist yang telah berkarya bertahun-tahun dalam pemanfaatan sumber daya alam Grup MIND ID.

    Sari Agustini, Geolog yang telah bergabung dengan PT ANTAM Tbk (ANTAM) sejak 1998, menceritakan salah satu momen tak terlupakan saat pertama kali bertugas. "Awal kerja langsung ditaruh di lapangan dan survey ke pegunungan selatan di daerah Pekalongan, Jawa Tengah, saat itu sempat bertemu macan. Saat itu sih dianggap lucu, tapi beberapa hari kemudian ada berita tentang korban yang diterkam macan tersebut, jadinya nggak lucu lagi," ujarnya, Jumat (22/4/2021).

    Sebagai geologist, menurut Sari bertugas ke lapangan dan melihat bebatuan sangat diperlukan untuk mengasah kemampuannya. Namun, seiring waktu dan kewajibannya yang bertambah, Perusahaan memberi kesempatan Sari untuk mempelajari hal baru dan menjalankan tugas lain yang lebih menantang.

    "Kesempatan ke lapangan berkurang, tapi ada tantangan lain saat diminta untuk mengembangkan laboratorium, dan Alhamdulillah berhasil." kata Sari.

    Cerita penuh inspirasi juga dituturkan oleh Agustina Ratnaningrum yang saat ini bekerja sebagai Underground Geotech Superintendant for Geoengineering Integrated Monitoring di PT Freeport Indonesia (PTFI).

    Agustina merupakan salah satu sosok penting dalam pengembangan tambang bawah tanah PTFI. Dengan keahliannya dan profesionalismenya, Agustina sempat mengikuti program rotasi dan bekerja langsung di kantor pusat Freeport McMoran di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat.

    "Saya merupakan karyawan perempuan pertama yang dapat kesempatan untuk bekerja di sana. Saat itu kami studi karakterisasi massa batuan untuk tambang di masa depan, khususnya tambang bawah tanah. Ini merupakan karakter vital pertambangan dan juga ground support yang akan dihadapi oleh PTFI nantinya," jelasnya.

    Pengalaman bekerja di Amerika membuka mata Agustina khususnya perbedaan gender. "Disana karyawan dinilai dari profesionalisme dan etos kerja, bagaimana performance bisa kita capai dengan komunikasi yang tepat," lanjut Agustina.

    Selain kisah geologist ANTAM dan PTFI, cerita Dyna Dwi Ratna Sari yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Eksplorasi PT Timah Tbk (TIMAH) juga menarik.

    Dyna menceritakan pengalaman saat bekerja di divisi eksplorasi TIMAH sebagai geologist junior tahun 2008. "Saat itu dibagi dua, eksplorasi darat dan laut. Saya bergabung di eksplorasi laut untuk melakukan penambangan timah dan mineral ikutannya dengan berada di kapal bor selama berminggu-minggu," ceritanya.

    Menurut Dyna, durasi setiap trip eksplorasi minimal 10 hari dan maksimal 25 hari dengan mayoritas pekerja di dalam kapal adalah laki-laki. "Tapi bukan gender atau pekerjaan yang saya takutkan, melainkan cuaca buruk karena saya tidak bisa berenang," ungkapnya sembari tertawa.

    Bagi Dyna penempatan pekerjaan maupun rekan kerja tidak menjadi pertimbangan khusus. Baik laki-laki maupun perempuan, faktor yang paling esensial adalah saling mendukung. "Kata ‘mau’ yang disampaikan Kartini menjadi kunci, saat kita mengatakan ‘mau’ artinya bisa melawan rasa takut untuk menerima tantangan yang ada." tutupnya.

    Selengkapnya >>
    ...

    April 13, 2021

    Grup MIND ID Melaksanakan Program Vaksinasi Bersama Covid-19

    Jakarta, 13 April 2021 – BUMN Holding Industri Pertambangan - MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, melaksanakan vaksinasi tahap awal kepada sekitar 2.222 karyawan sebagai wujud partisipasi aktif pada program vaksinasi nasional khususnya Vaksinasi Bersama Covid-19 yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN.

    Direktur Hubungan Kelembagaan, Dany Amrul Ichdan mengatakan "Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh Insan Grup MIND ID merupakan salah satu komitmen Perusahaan dalam mewujudkan physical well-being. Karyawan merupakan salah satu aset utama sehingga keamanan dan keselamatan merupakan aspek penting untuk menjaga keberlanjutan Perusahaan."

    Pelaksanaan vaksinasi Grup MIND ID dilakukan secara bertahap baik di Jakarta maupun disekitar wilayah operasional Anggota MIND ID disepanjang tahun 2021. Sejalan dengan pertambangan dan energi merupakan salah satu sektor strategis, program vaksinasi bagi Insan Grup MIND ID akan mendukung efektivitas kegiatan operasional secara jangka panjang.

    Selama pandemi Covid-19, Perusahaan berupaya untuk menciptakan area kerja yang aman dan berupaya memutus mata rantai penularan Covid-19 melalui pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Grup MIND ID terus berupaya memastikan jalannya operasional tambang dan pabrik sehingga turut mendukung Pemerintah untuk menekan dampak ekonomi akibat Covid-19 di sekitar wilayah operasi.

    Perusahaan juga berkomitmen kinerja produksi dan penjualan tetap berjalan optimal serta kesehatan kerja tetap terjaga, sehingga Perusahaan tetap dapat menjaga kontribusi bagi negara dan masyarakat.

    "Perusahaan berkomitmen akan menyelesaikan program vaksinasi di seluruh Anggota MIND ID dan memastikan seluruh pegawai mendapatkan vaksin." demikian disampaikan Dany.

    Selengkapnya >>
    ...

    March 03, 2021

    MIND ID Prihatin Atas Kondisi Industri Timah di Indonesia

    Jakarta, 3 Maret 2021 – BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia), yang beranggotakan antara lain PT Timah Tbk, menyatakan keprihatinan atas perkembangan situasi industri komoditas timah dan peran Competent Person di Indonesia.

    Dalam tata kelola niaga komoditas timah, merujuk pada Kepmen ESDM nomor 1806 K/30/MEM/2018 disebutkan bahwa salah satu persyaratan pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) adalah dengan adanya validasi neraca cadangan pada suatu Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) oleh Competent Person. Neraca cadangan hanya dapat dibuat jika perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) melakukan kegiatan eksplorasi. Competent Person memiliki peran yang strategis dalam validasi neraca cadangan sehingga diperlukan pengawasan yang ketat terhadap akuntabilitas dan profesionalisme atas jasa yang diberikan.

    CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak menyatakan bahwa "MIND ID prihatin dengan kondisi tata kelola niaga dan peranan serta pengawasan atas laporan Competent Person terkait validasi neraca cadangan. Jika terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Competent Person maka seharusnya ada sanksi yang dikenakan terhadap oknum tersebut".

    "Perusahaan meyakini dengan pembenahan tata kelola niaga timah di Provinsi Bangka Belitung, akan dapat meningkatkan kontribusi dan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat dan negara." tambah Orias.

    Di sepanjang tahun 2019, PT Timah Tbk mencatatkan kontribusi kepada negara melalui PNBP sebesar Rp1,1 triliun yang terdiri atas Royalti Rp556 miliar, Pajak Rp393 miliar, PBB Rp103 miliar, Bea Masuk Rp18 miliar dan Dividen Rp120 miliar. Disamping itu PT Timah Tbk menyerap cukup banyak tenaga kerja baik langsung maupun tidak langsung yang mayoritas merupakan masyarakat lokal Bangka Belitung. Saat ini diperkirakan sekitar 35.520 orang menggantungkan hidupnya dari PT Timah Tbk.

    Dalam melaksanakan kegiatan operasional, PT Timah Tbk senantiasa melaksanakan praktik penambangan yang baik dan berkomitmen terhadap pemenuhan kepatuhan peraturan yang berlaku, mulai dari kegiatan eksplorasi, produksi, pengolahan hingga reklamasi dan pasca tambang serta pasca operasi.

    "MIND ID dan PT Timah Tbk berkomitmen menjalankan mandat yang diberikan oleh Pemerintah yakni mengelola sumber daya mineral strategis. Untuk itu Perusahaan mendukung upaya penanganan penambang illegal bersama pemangku kepentingan dan mendorong tata kelola industri komoditas yang baik” tutur Orias. “Langkah awal yang dilakukan adalah segera berkoordinasi dengan Kementerian ESDM baik pusat maupun Provinsi dan aparat penegak hukum" tambahnya

    Selengkapnya >>
    ...

    December 01, 2020

    MIND ID Rayakan HUT ke-3 dengan Selenggarakan Charity Week

    Jakarta, 27 November 2020 – BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 pada Jumat, 27 November 2020. Perayaan ulang tahun ke-3 ini diramaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari kompetisi secara virtual hingga gelaran Charity Week.

    Charity Week merupakan kegiatan sosial yang berlangsung selama dua pekan jelang perayaan hari jadi MIND ID. Dilaksanakan serentak oleh MIND ID dan para anggotanya, kegiatan Charity Week tahun ini difokuskan pada kegiatan yang membantu pencegahan COVID-19 dan aspek-aspek terkait kesehatan masyarakat.

    Dua puluh tujuh kegiatan Charity Week dillakukan di sejumlah wilayah anggota MIND ID beroperasi, mulai dari Jakarta, Bogor – Jawa Barat, Muara Enim – Sumatera Selatan, Lampung, Batubara, Toba – Sumatera Utara, Bangka, Pangkal Pinang – KEPRI; Tayan – Kalimantan Barat, Kolaka – Sulawesi Utara, Halmahera hingga Tembagapura, Papua.

    Kegiatan dan bantuan yang diberikan beragam. PT ANTAM Tbk membagikan masker dan hand sanitizer massal, pembuatan fasilitas cuci tangan, hingga penyediaan perangkat wifi, penguat sinyal.

    Bantuan yang diberikan oleh PT Bukit Asam Tbk meliputi renovasi laboratorium PCR, pengadaan alat PCR berupa penyediaan mesin M2000 system, BSC II A, freezer, mikropipet 1000 UI 2 set, Vortec Boeco V2H, dan Reagen 1 kit 96 tes full. Lalu ada penyerahan beasiswa bagi 384 siswa SD, SMP dan SMA di Lampung serta pembagian sembako lebih dari 3.500 kepala keluarga di Muara Enim, Sumatera Selatan.

    PT Freeport Indonesia menyiapkan 170 tempat sampah hasil daur ulang yang diserahkan secara simbolis melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika.

    PT Inalum Persero (Inalum) mendistribusikan masker, membangun fasilitas cuci tangan, serta mengadakan kegiatan peningkatan imun bagi lebih dari 1.000 anak-anak di sekitar wilayah pabrik, serta mendistribusikan alat-alat kesehatan untuk POSKEDES di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

    PT Timah Tbk meramaikan dengan memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni di Bangka Selatan dan pembuatan sumur air bersih di Bangka Tengah.

    Sekretaris Perusahaan MIND ID Rendi Witular mengatakan, "Kegiatan Charity Week kami lakukan rutin setiap tahun. Khusus tahun ini bantuan kami arahkan untuk membantu penanganan pencegahan COVID-19 di wilayah operasional seluruh anggota MIND ID. Ini salah satu upaya kami dalam memberikan kebaikan dan manfaat bagi masyarakat luas.”

    Selengkapnya >>
    ...

    November 04, 2020

    Grup MIND ID Cetak Calon Pemimpin

    Jakarta, 4 November 2020 – BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, berhasil mengembangkan 50 calon pemimpin dalam Grup MIND ID yang berwawasan dan berdaya saing global melalui program pengembangan talenta.

    Para calon pemimpin tersebut telah ditempa dalam pelatihan di universitas ternama di Amerika Serikat dan juga melakukan kerja magang (Program Immersion dan Program Apprenticeship) di beberapa perusahaan kelas dunia serta pendampingan oleh mentor dari tokoh-tokoh ternama di dunia usaha nasional.

    Program pengembangan talenta ini terdiri dari Senior Leaders Development Program (SLDP) untuk peserta yang menduduki jabatan 1 level dibawah direksi dengan durasi program selama 9 bulan, dan Emerging Leaders Development Program (ELDP) untuk peserta yang menduduki jabatan 2 level dibawah direksi dengan durasi program selama 12 bulan.

    Program tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Korn Fery dan sejumlah universitas terkemuka, antara lain Wharton School (University of Pennsylvania); Darden School of Business (University of Virginia); dan Sloan School of Management (Massachusetts Institute of Technology).

    Peserta SLDP dan ELDP Cohort 1 beserta keluarga hadir dalam acara kelulusan baru-baru ini yang diselenggarakan secara virtual dan dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN 1 Budi Gunadi Sadikin, Deputi Bidang SDM dan TI KBUMN Alex Denni, Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak, jajaran komisaris dan direksi anggota MIND ID, Mitra Program, serta para Mentor Peserta program diantaranya Ery Riyana Hardjapamekas, Kuntoro Mangkusubroto, dan Noke Kiroyan.

    Direktur Layanan Strategis MIND ID Ogi Prastomiyono, selaku direktur program SLDP dan ELDP menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu upaya pengembangan pemimpin yang profesional, berintegritas, berkarakter, dan berkualitas serta bertujuan untuk mengembangkan kapabilitas Top Talent di Group MIND ID.

    “Program ini dirancang untuk menyiapkan dan memastikan lahirnya calon pemimpin yang unggul dan ber-AKHLAK (akronim dari nilai inti Kementerian BUMN yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) serta berwawasan dan berdaya saing global. Peserta yang lulus ini akan mengisi Talent Pool di Group MIND ID dan juga di Kementerian BUMN,” ujar Ogi Prastomiyono, Direktur Layanan Strategis MIND ID.

    “Melalui program ini kami berharap para peserta dapat memimpin eksekusi inisiatif-inisiatif strategis Grup MIND ID secara efektif dan siap menjadi pemimpin yang unggul dan berdaya saing global,” tutur Ogi.

    Program SLDP dan ELDP merupakan bagian dari rangkaian inisiatif strategis pengembangan talenta dalam mentransformasi kepemimpinan di manajemen Group MIND ID. Program ini selaras dengan program prioritas lima tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk membangun sumber daya manusia Indonesia dan juga Roadmap Kementerian BUMN untuk mengakselerasi perwujudan BUMN sebagai agen pencipta dan agen pembangunan.

    “Kami diberikan kesempatan untuk belajar di perusahaan global dan juga di universitas terkemuka untuk nantinya memberikan kontribusi kepada Grup MIND ID,” ungkap Endria Novyaningsih, salah satu peserta yang berasal dari PT Timah Tbk.

    Program ini juga mendapat dukungan dan kerjasama dari Rumah Mentor Indonesia (RUMI) sebagai lembaga yang menyiapkan mentor-mentor dalam negeri terkemuka untuk para peserta program.

    Selengkapnya >>
    ...

    October 22, 2020

    MIND ID Buka OpenMIND

    Jakarta, 21 Oktober 2020 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, telah membuka layanan pelaporan atau whistleblowing system yang dapat menerima pelaporan atas pelanggaran yang dilakukan oleh pihak internal MIND ID dan anggota perusahaannya.

    Layanan pelaporan yang dinamakan OpenMIND ditangani oleh pihak ketiga secara independen sehingga menjamin kerahasiaan pelaporan dan identitas pelapor.

    Kategori pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui OpenMIND termasuk indikasi tindak pidana, baik tindak pidana umum sebagaimana diatur dalam KUHP maupun tindak pidana khusus; kecurangan (fraud) seperti kecurangan dalam perekrutan karyawan, pengadaan, hubungan kemitraan dan segala bentuk korupsi, kolusi dan nepotisme serta suap dan gratifikasi.

    Pelanggaran lainnya yang dapat dilaporkan termasuk indikasi pemerasan, intimidasi, pelecehan seksual, bulliying, pencemaran nama baik, diskriminasi gender, dan SARA. Kemudian hal lain yang dapat dilaporkan adalah pelanggaran kerahasiaan, kode etik dan radikalisme.

    Kanal pelaporan OpenMIND ini dapat diakses melalui berbagai platform seperti:
    Website : openmind-wbs.com
    Email : openmind@kpmg.co.id
    WhatsApp : 0811 646 343 atau 0811 1464 632
    Surat : PT KPMG Siddharta Advisory
    Attn: KPMG Siddharta Advisory
    Wisma GKBI Lantai 35
    Jl. Jenderal Sudirman Kav. 28, Jakarta 10210

    Sekretaris Perusahaan MIND ID Rendi Witular mengatakan, "jika ada pegawai atau pihak eksternal ingin melaporkan indikasi pelanggaran di lingkungan kami tapi merasa takut identitasnya terungkap, mereka dapat menggunakan sistem ini. Pihak independen akan menjamin kerahasiaan identitas pelapor.

    Selengkapnya >>
    ...

    October 08, 2020

    MIND ID Tuntaskan Transaksi Akuisisi Saham Vale Indonesia

    JAKARTA, 07 Oktober 2020 – Mining Industry Indonesia (MIND ID) bersama dengan para pemegang saham mayoritas PT Vale Indonesia Tbk (PTVI), yaitu Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (SMM), telah menuntaskan transaksi pembelian 20% saham divestasi PTVI pada hari Rabu, tanggal 7 Oktober 2020.

    VCL telah melepas sahamnya sebesar 14.9% dan SMM sebesar 5.1% seharga Rp 2.780 per lembar saham atau senilai total Rp 5,52 triliun. Dengan selesainya transaksi ini, kepemilikan saham di PTVI berubah menjadi VCL 44.3%, MIND ID 20%, SMM 15%, dan publik 20.7%. 

    Tuntasnya transaksi ini menandai dimulainya kerja sama strategis jangka panjang antara MIND ID dan PTVI. Pemerintah menunjuk PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), yang sekarang lebih dikenal dengan MIND ID sebagai wakil Pemerintah dalam pelaksanaan divestasi saham ini. Divestasi 20% saham PTVI ini merupakan kewajiban dari amandemen Kontrak Karya (KK) di tahun 2014 antara PTVI dan Pemerintah Republik Indonesia.

    Partisipasi MIND ID di perusahaan tambang kelas dunia, seperti PTVI (Brazil/Kanada/Jepang) dan PT Freeport Indonesia (Amerika Serikat), merupakan bukti keberhasilan Indonesia dalam menjaga dan menarik investasi perusahaan global ke industri pertambangan nasional.

    “Kerjasama MIND ID dan PTVI akan menjadi sinergi yang saling menguntungkan dan saling melengkapi untuk memajukan industri pertambangan. Ini juga menjadi bukti kepercayaan perusahaan-perusahaan kelas dunia terhadap MIND ID,” ujar Group CEO MIND ID Orias Petrus Moedak.

    Partisipasi MIND ID di PTVI menjadi langkah strategis agar Indonesia dapat mengambil posisi yang kuat untuk mengamankan pasokan bahan baku industri hilir berbasis nikel. Komoditi ini adalah salah satu sumber daya strategis dan penting bagi dunia dimana nikel telah menjadi bahan baku utama baterai untuk kendaraan listrik dan juga untuk infrastruktur penyimpan listrik.

    Dalam pelaksanaan transaksi ini, MIND ID dibantu berbagai pihak pemangku kepentingan dan sejumlah konsultan diantaranya BNP Paribas, Shearman & Sterling dan Melli Darsa & Co., EY Indonesia, AMC Consultants dan Ruky, Safrudin & Rekan.

    Selengkapnya >>
    ...

    September 04, 2020

    Grup MIND ID Tingkatkan Transparansi Data Perpajakan

    Jakarta, 4 September 2020 - Sebagai komitmen dan dukungan terhadap peningkatan kualitas dan transparansi data perpajakan di Indonesia, Holding Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia) dan seluruh anggotanya secara bersama-sama menandatangani nota kesepahaman dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk integrasi data perpajakan. Acara ini menandakan sistem integrasi data perpajakan telah resmi berjalan di Grup MIND ID.

    Anggota MIND ID terdiri dari PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk.

    Dalam acara ini Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengatakan, “Kami mengapresiasi sinergi dan komitmen MIND ID dan seluruh anggotanya untuk membantu DJP mewujudkan sistem perpajakan yang bersih dan transparan. Implementasi program tersebut akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan penerimaan pajak.”

    Integrasi Data Perpajakan ini meliputi pertukaran, pengolahan, penelitian, dan pengujian data perpajakan melalui sarana berbasis teknologi informasi. Kedepannya, program tersebut dapat mengurangi beban-beban administratif MIND ID dan anggotanya.

    Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan, “MIND ID menjadi Holding BUMN pertama yang mengimplementasikan integrasi data perpajakan di seluruh entitas perusahaan yang berada dibawahnya. Pengintegrasian sistem perpajakan di dalam Grup MIND ID selaras dengan komitmen kami untuk bekerja secara transparan dan melakukan praktik bisnis yang sehat sehingga dapat berkontribusi untuk negara, dan meningkatkan kesejahteraan sesuai dengan tujuan mulia perusahaan.”

    Bagi MIND ID dan anggotanya, langkah ini akan mengurangi Cost of Compliance, yaitu beban administratif yang harus ditanggung untuk mematuhi ketentuan perpajakan. Selain itu MIND ID juga menikmati proses pengumpulan data yang lebih mudah serta potensi sengketa perpajakan bisa ditekan lebih rendah karena telah sepenuhnya terbuka kepada otoritas pajak.

    Sementara bagi DJP kerja sama ini memberikan akses real-time terhadap data keuangan MIND ID dan para anggota Holding Industri Pertambangan serta data transaksi yang dilakukannya dengan pihak ketiga, sehingga dapat melakukan penelitian dan pengujian kepatuhan secara elektronik tanpa harus melalui proses pemeriksaan yang panjang dan mahal. Dengan demikian kerja sama ini meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan penerimaan pajak.

    Penandatanganan ini dilakukan oleh para Direktur Utama dan Direktur Keuangan seluruh anggota MIND ID beserta Direktur Jenderal Pajak. Hadir dalam acara ini Direktur Utama PT ANTAM Tbk, Dana Amin; Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin; Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Jenpino Ngabdi; Direktur Pelaksana PT Inalum (Persero), Oggy Achmad Kosasih; dan Direktur Utama PT Timah Tbk, Riza Pahlevi.

    Dalam hal integrasi data perpajakan, PT ANTAM Tbk telah lebih dahulu melakukan implemetasi pada Maret 2019.

    Selengkapnya >>
    ...

    August 13, 2020

    MIND ID Peroleh Sertifikasi SNI ISO 37001, Terapkan Sistem Anti Suap

    Jakarta, 13 Agustus 2020 – Holding Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID)/PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM telah menerapkan standar manajemen anti-suap yang memberikan zero tolerance terhadap perilaku penyuapan dalam melakukan kegiatan usahanya setelah perseroan memperoleh sertifikasi SNI ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

    Group CEO MIND ID Orias Petrus Moedak menyatakan bahwa implementasi SNI ISO 37001 ini merupakan komitmen untuk mengembangkan dan menerapkan SMAP yang efektif dan sesuai sehingga dapat mencegah penyuapan dalam bentuk apapun, serta memastikan kebijakan ini dijalankan oleh setiap individu. Hal ini sejalan dengan nilai integritas yang dijunjung oleh MIND ID dan INALUM.

    “Penerapan SMAP merupakan bentuk konsistensi kami untuk mengedepankan tata kelola yang baik. Kami berkomitmen tinggi untuk menjalankan bisnis dengan transparan dan adil, dan menjalankan prinsip zero tolerance terhadap tindakan penyuapan dan korupsi baik oleh direksi, komisaris, karyawan, kontraktor, agen, maupun pihak-pihak terkait lainnya.” ujar Orias.

    SNI ISO 37001:2016 dirancang untuk membantu organisasi menetapkan, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan program anti-suap untuk memerangi penyuapan dan dampaknya.  Dengan Sertifikasi SNI ISO 37001:2016 ini, seluruh pegawai akan mematuhi kebijakan anti-penyuapan dan korupsi dengan mengikuti prinsip-prinsip seperti Proporsional, Komitmen dari Manajemen Puncak, Penilaian Risiko, Uji Kelayakan, Komunikasi, Pengawasan dan Review.

    Sebagai bagian dari monitoring terhadap konsistensi perusahaan untuk mencegah penyuapan, INALUM telah menyediakan wadah pelaporan (whistleblowing system). Siapapun dapat menyampaikan pelaporan apabila melihat praktik-praktik yang melanggar, termasuk terkait penyuapan. Saat ini saluran whistleblowing INALUM adalah melalui WhatsAapp - 0811 646 343 atau 0811 620 7888 dan e-mail wbs@inalum.id.

    Pada 1 September 2020, MIND ID sebagai Holding akan mengimplementasikan whistleblowing system yang dapat menerima pelaporan atas pelanggaran yang dilakukan oleh pihak internal dari Holding Industri Pertambangan secara keseluruhan. Proses penanganan pelaporanan akan ditangani oleh pihak ketiga secara independen untuk menjaga penanganan pelaporan yang bebas dari segala benturan kepentingan.

    Kanal whistleblowing system ini akan diluncurkan dengan nama “Open MIND” yang dapat diakses melalui website, pos, email atau whatsapp.

    Website     : openmind-wbs.com

    Email        : openmind@kpmg.co.id

    Whatsapp  : 0811 646 343 atau 0811 1464 632

    Surat        : PT KPMG Siddharta Advisory Attn: KPMG EthicsLine (MIND ID) Wisma GKBI Lantai 35 Jl Jenderal Sudirman Kav. 28, Jakarta 10210

    “Sebaik-baiknya sebuah sistem, kekuatannya terletak pada pelaku atau pelaksananya. Perlu dukungan semua stakeholder agar SMAP ini berjalan dengan baik, sesuai tujuannya. Bersama-sama kita saling bekerjasama menjadikan SMAP sebagai bagian dari budaya kita dalam melakukan kerjasama bisnis.” tutup Orias.

    Selengkapnya >>
    ...

    August 07, 2020

    Dorong Inovasi Sektor Tambang, MIND ID Menyelenggarakan Hackathon

    Jakarta, 7 Agustus 2020 - Perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 dalam 10 tahun terakhir ini memberikan dampak positif pada beberapa sektor industri strategis, termasuk industri pertambangan. Sisi efisiensi, efektivitas dan prinsip keberlanjutan dapat ditingkatkan secara masif dalam operasional dan bisnis. Hal ini yang mendorong Holding Industri Pertambangan MIND ID dan para anggotanya – PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk menggelar “MIND ID Hackathon 2020”.


    MIND ID Hackathon 2020 yang mengusung tema “Future of Indonesian Mining and Technology: Solution and Innovation” adalah ajang hackathon pertama di Indonesia yang mengusung tema industri pertambangan.

    Ajang ini bertujuan untuk mencari ide dan inovasi dalam mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Operasi Bisnis pertambangan MIND ID.

    Ratih Amri, SVP Mining and Minerals Industry Institute MIND ID mengatakan, “Salah satu mandat MIND ID adalah menjadi perusahaan kelas dunia. Salah salah satu cara yang kami lakukan adalah mencari dan mengembangkan inovasi di industri tambang dari teknologi 4.0.”


    MIND ID Hackathon 2020 ini terdiri dari enam subtema yaitu Exploration, Mining Operation, Plant and Processing, Asset Management, Sustainable Mining Development, dan Safety Technology.


    Para pemenang MIND ID Hackathon 2020 akan mendapatkan dukungan pendanaan sampai dengan Rp500 juta maksimal yang dapat digunakan untuk pengembangan ide atau inovasi hingga menghasilkan produk piranti lunak.


    Ajang ini dapat diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang pendidikan dengan ketentuan diantaranya jumlah anggota tim minimal 3 (tiga) orang, maksimal 5 (lima) orang, masing-masing tim terdiri dari Hustler (Konseptor), Hipster (Desainer), dan Hacker (Programmer), dan setiap peserta dapat mengajukan lebih dari 1 (satu) ide pada tahap administrasi dan registrasi.


    Pendaftaran dibuka pada 10 Agustus sampai 14 September 2020. Pengumuman seleksi akan diumumkan pada tanggal 13 Oktober 2020, serta seleksi kedua pada 14 Oktober-25 Oktober 2020 dan pengumuman seleksi kedua pada 11 November 2020. Lalu dilanjutkan dengan rangkaian terakhir lomba yaitu presentasi pada 24-27 November dan pengumuman pemenang pada 27 November 2020.

     

    MIND ID Hackathon 2020 merupakan ajang lomba hackathon yang berhubungan dengan industri pertambangan pada sektor hulu hingga hilir, yang diinisiasi oleh MIND ID dan berkolaborasi bersama Dunia Tambang (duniatambang.co.id).


    “Harapannya, ajang MIND ID Hackathon 2020 dapat melahirkan inovasi-inovasi di bidang Industri pertambangan yang belum terpikirkan sebelumnya” ujar Ratih.

    Selengkapnya >>
    ...

    August 04, 2020

    Pernyataan Anti-Penyuapan dan Korupsi

    Pernyataan ini adalah pernyataan kebijakan dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (“Inalum”) sehubungan dengan komitmen dari organisasi dalam rangka penerapan SNI ISO 37001 : 2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

    Kami berkomitmen untuk menjalankan bisnis dengan transparan dan adil, dan menjalankan prinsip zero tolerance terhadap tindak suap dan korupsi baik oleh Direksi, Komisioner, karyawan, kontraktor, agen, dan pihak-pihak terkait lainnya.

    Kami berkomitmen untuk bekerja sama hanya dengan organisasi dan/atau individu lain yang juga berkomitmen menjalankan bisnis tanpa penyuapan. Organisasi dan/atau individu yang ingin bekerja dengan kami harus mendemonstrasikan komitmen mereka dalam menjalankan bisnis tanpa tindak suap dan korupsi.

    Direksi Inalum telah menyetujui Kebijakan Anti-Penyuapan dan Korupsi yang melengkapi kebijakan dan prosedur lain untuk memastikan bahwa kami berada di posisi terbaik untuk mencapai dan mempertahankan standar yang tinggi dari Perusahaan dan tanggung jawab individu.

    Kami akan mematuhi kebijakan anti-penyuapan dan korupsi dengan mengikuti prinsip-prinsip di bawah ini:

    Proporsional

    Kebijakan dan prosedur anti-penyuapan sudah proporsional terhadap aktivitas Perusahaan, sektor di mana kami beroperasi dan risiko yang kami hadapi.

    Komitmen dari Manajemen Puncak

    Manajemen Puncak kami berkomitmen untuk menciptakan budaya kerja yang bersih dari penyuapan di dalam organisasi.

    Penilaian risiko

    Kami akan memahami risiko penyuapan yang kami hadapi dengan melakukan penilaian risiko secara berkala dan menyeluruh.

    Uji kelayakan

    Kami akan memastikan rekan bisnis kami juga mempunyai dan menjalankan kebijakan anti-penyuapan.

    Komunikasi

    Kami akan mengambil tindakan agar semua karyawan, direksi dan rekan bisnis mengetahui prosedur dan tindakan yang harus dilakukan jika berada dalam situasi yang terkait dengan penyuapan dan bahwa kebijakan anti-penyuapan kami tertanam dalam budaya kerja kami.

    Pengawasan dan reviu

    Kami akan melakukan pengawasan dan reviu terhadap prosedur yang didesain untuk mengelola risiko penyuapan dan korupsi, baik internal maupun eksternal.

    Selengkapnya >>
    ...

    June 22, 2020

    MIND ID Tandatangani Perjanjian Pembelian Saham Vale Indonesia

    JAKARTA - 20 Juni 2019. Mining Industry Indonesia (MIND ID) bersama dengan para pemegang saham mayoritas PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) yaitu Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (SMM), telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham (Shares Purchase Agreement) pada tanggal 19 Juni 2020 untuk membeli 20% saham divestasi PTVI. Penandatanganan perjanjian ini adalah langkah awal dimulainya kerja sama strategis jangka panjang antara MIND ID dan PTVI setelah Pemerintah menunjuk PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), sebagai Holding Industri Pertambangan yang saat ini telah memiliki identitas baru sebagai MIND ID, untuk membeli saham divestasi PTVI.
    Langkah ini sesuai dengan mandat MIND ID untuk mengelola cadangan mineral strategis Indonesia dan mendorong hilirisasi industri pertambangan nasional.
    Dalam penjualan 20% saham divestasi ini, VCL akan melepas sahamnya sebesar 14.9% dan SMM sebesar 5.1% seharga Rp 2.780 per lembar saham atau senilai total Rp 5,52 triliun. Transaksi penjualan ini ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2020.

    Setelah selesainya transaksi, kepemilikan saham di PTVI akan berubah menjadi VCL 44.3%, MIND ID 20%, SMM 15%, dan publik 20.7%.

    Divestasi 20% saham PTVI ini merupakan kewajiban dari amandemen Kontrak Karya (KK) di tahun 2014 antara PTVI dan Pemerintah Republik Indonesia. Partisipasi MIND ID di perusahaan tambang kelas dunia, seperti PTVI (Brazil/Kanada) dan PT Freeport Indonesia (Amerika Serikat), merupakan bukti keberhasilan Indonesia dalam menjaga dan menarik investasi perusahaan global ke industri pertambangan nasional.

    “Transaksi ini menegaskan kepercayaan perusahaan-perusahaan tambang dunia terhadap MIND ID dan Indonesia secara keseluruhan. Kerjasama MIND ID dan PTVI akan menjadi sinergi yang saling menguntungkan dan saling melengkapi untuk memajukan industri pertambangan,” ujar Group CEO MIND ID Orias Petrus Moedak.

    Melalui kepemilikan 20% saham di PT Vale Indonesia Tbk., dan 65% saham di PT Aneka Tambang Tbk., MIND ID akan memiliki akses terhadap salah satu cadangan dan sumberdaya nikel terbesar dan terbaik dunia.

    Ke depannya akses ini secara strategis akan mengamankan pasokan bahan baku untuk industri hilir berbasis nikel di Indonesia; baik hilirisasi industri nikel menjadi stainless steel, maupun hilirisasi industri nikel menjadi baterai kendaraan listrik. Akses ini juga akan mempercepat program hilirisasi industri nikel domestik, yang akan menghasilkan produk hilir dengan nilai ekonomis hingga 4-5 kali lipat lebih tinggi dari produk hulu.

    Penandatanganan ini adalah kelanjutan dari penandatangan Perjanjian Pendahuluan pada tanggal 11 Oktober 2019.

    Dalam transaksi ini, MIND ID dibantu oleh BNP Paribas sebagai konsultan keuangan, Shearman & Sterling dan Melli Darsa & Co sebagai konsultan hukum, EY Indonesia sebagai konsultan due diligence keuangan dan perpajakan, AMC Consultants Pty Ltd sebagai konsultan teknik, dan Ruky, Safrudin & Rekan dari Kantor Jasa Penilai Publik.

    Selengkapnya >>
    ...

    May 23, 2020

    Direksi dan Komisaris Grup MIND ID Berikan THR Untuk Masyarakat

    Jakarta, 23 Mei 2020 – Sebagai respons terhadap kondisi masyarakat yang semakin sulit akibat pandemi COVID-19, Direksi dan Dewan Komisaris Grup Holding Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia) melakukan aksi sosial kepada masyarakat yang berlokasi di beberapa daerah di Indonesia dengan menyalurkan paket bahan pokok dan Bantuan Lansung Tunai (BLT) dari Tunjangan Hari Raya (THR) Direksi dan Dewan Komisaris.

    Penyaluran bantuan tersebut menggunakan alokasi dana THR Direksi dan Dewan Komisaris sesuai arahan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar THR dipergunakan untuk kegiatan kemanusiaan terkait penanggulangan COVID-19.

    BLT dan bahan pokok sebanyak lebih dari 9.000 paket dari MIND ID disalurkan kepada buruh pabrik yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Jakarta dan sekitarnya.

    “Rasa kepedulian terhadap sesama di dalam lingkungan Grup MIND ID harus terus dibangun dan dipupuk. Bersama-sama kita melewati masa pandemi ini dan bersiap-siap menghadapi the New Normal, mari berjuang bersama,” ujar Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak.

    Hal serupa juga dilakukan oleh anggota MIND ID seperti PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Timah Tbk di daerah operasional perusahaan.

    THR Direksi dan Dewan Komisaris ANTAM telah direalokasikan dalam bentuk penyaluran 2.800 paket bahan pokok di Sulawesi Tenggara, dan paket alat kesehatan melalui Gugus Tugas Daerah.

    Sedangkan THR Direksi dan Dewan Komisaris Bukit Asam telah dialokasikan untuk penanggulangan wabah COVID-19 dalam bentuk alat kesehatan seperti 500 APD Hazmat, 200 Faceshield, 12.000 masker kain, beras, dan uang tunai melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 pemerintah daerah di Sumatera Selatan.

    THR Direksi dan Dewan Komisaris PT Timah dan anak perusahaan telah disalurkan dalam bentuk peralatan penanganan COVID-19 berupa 2 unit ventilator, 3 X-ray Portable, dan ruang isolasi dengan tekanan negatif di Bangka Belitung.

    Selain Direksi dan Dewan Komisaris, pegawai Grup MIND ID juga berkontribusi dalam penggalangan donasi melalui kitabisa.com yang disalurkan melalui Ikatan Alumni (ILUNI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Donasi sebesar Rp205 juta dibelikan peralatan kesehatan dan disumbangkan ke 12 rumah sakit di Sumatera hingga Papua.

    Selain itu seluruh pegawai juga melakukan penggalangan dana melalui penjualan kaos #senyawa. Dari hasil penjualan kaos ini terkumpul sebesar Rp170 juta dan disalurkan melalui Persatuan Perawat Nasional Indonesia. Dana ini diberikan kepada keluarga 21 perawat yang meninggal karena COVID-19.

    Selengkapnya >>
    ...

    May 20, 2020

    MIND ID Raih Kepercayaan Investor Global Dalam Penerbitan Obligasi

    JAKARTA, 15 Mei 2020: Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), yang biasa disebut MIND ID (Mining Industry Indonesia), telah sukses melakukan pricing atas penerbitan obligasi global senilai total US$2,5 miliar atau setara dengan Rp 37,5 triliun (kurs Rp 15.000 per dollar AS) pada Selasa, 12 Mei 2020. Mengingat kondisi perekonomian dunia yang sedang dilanda krisis akibat pandemi virus Covid-19, keberhasilan ini membuktikan kepercayaan investor internasional kepada MIND ID dan kepada perekonomian Indonesia dalam jangka menengah dan jangka panjang.

    Obligasi global tersebut terdiri dari tiga masa jatuh tempo sebagai berikut:
    - Senilai US$1 miliar dengan tingkat kupon sebesar 4,750% dan tenor hingga 2025;
    - Senilai US$1 miliar dengan tingkat kupon sebesar 5,450% dan tenor hingga 2030; dan
    - Senilai US$500 juta dengan tingkat kupon sebesar 5,800% dan tenor hingga 2050.

    Pendanaan yang diterima MIND ID dari obligasi tersebut akan digunakan antara lain untuk:
    - Pembelian kembali sebagian dari total obligasi senilai US$4 miliar yang pernah diterbitkan Perusahaan pada tahun 2018 (senilai US$1 miliar dengan tingkat kupon sebesar 5,230% dan tenor hingga 2021 dan senilai US$1,25 miliar dengan tingkat kupon sebesar 5,710% dan tenor hingga 2023);
    - Akuisisi strategis perusahaan-perusahaan yang dapat mendukung mandat MIND ID; dan
    - Membantu pelunasan pembiayaan-pembiayaan yang ada di grup MIND ID.

    Direktur Utama MIND ID, Orias Petrus Moedak, mengatakan bahwa keberhasilan penerbitan obligasi terbesar di antara perusahaan pertambangan di Asia ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap prospek jangka panjang MIND ID, yang memiliki fundamental kuat dalam menghadapi situasi ekonomi global yang sulit akibat dampak pandemi COVID-19.

    “Dengan tercapainya besaran pendanaan yang dibutuhkan dan target tingkat kupon yang diinginkan, penerbitan obligasi ini memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kemampuan MIND ID dalam mengelola portofolio pembiayaan dan menjaga likuiditas. Perusahaan telah berhasil mengurangi risiko pendanaan kembali dengan memperpanjang rata-rata tenor portfolio pembiayaan dan merendahkan biaya rata-rata pendanaan, sehingga diperkirakan dapat berdampak efisiensi beban bunga,” ujar Orias.

    Obligasi yang dipasarkan di Singapura, Hong Kong, London, dan New York ini menjadi salah satu indikasi kepercayaan dunia internasional terhadap MIND ID. Hal tersebut dapat terlihat dalam permintaan akan obligasi ini yang melebihi 6,4 kali dari penawaran yang diumumkan, serta profil investor yang berkualitas di mana lebih dari 75% pemegang obligasi tersebut adalah asset/fund managers.

    Keberhasilan pricing atas penerbitan obligasi ini melanjutkan keberhasilan Pemerintah Indonesia dalam menerbitkan obligasi pada masa COVID-19 di bulan April lalu sebesar US$4,3 miliar dan menandakan kembalinya MIND ID pada pasar obligasi global sejak penerbitan obligasi pada tahun 2018.

    Dalam penerbitan obligasi ini, MIND ID dibantu oleh BNP Paribas yang berbasis di Perancis, Citigroup Global Markets Inc. di Amerika Serikat dan HSBC Limited di Inggris yang bertindak sebagai Joint Global Coordinators, Joint Bookrunners dan Joint Lead Managers.

    Selain itu, DBS Bank Ltd. yang berbasis di Singapura, Mandiri Securities Pte. Ltd. (bagian dari Mandiri Sekuritas) di Singapura, Malayan Banking Berhard (Maybank) di Malaysia, Mizuho Securities Asia Limited, MUFG Securities Asia Limited dan SMBC Nikko Capital Markets Limited yang berbasis di Jepang turut bertindak sebagai Joint Bookrunners dan Joint Lead Managers.

    Untuk penerbitan ini, obligasi global MIND ID mendapatkan peringkat Baa2 dari Moody’s dan BBB- dari Fitch. Obligasi ini akan didaftarkan di Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST). Tidak ada aset maupun saham yang dijaminkan oleh Inalum dan anak usaha dalam penerbitan obligasi ini.

    “MIND ID terus berkomitmen membangun kehidupan yang lebih sejahtera dan masa depan yang lebih baik bagi bangsa melalui aksi-aksi korporasi dalam pengelolaan sumber daya alam strategis,” ujar Orias.

    Tentang MIND ID

    Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk pada 27 November 2017 dengan menggunakan PT Indonesia Asahan Aluminimum (Persero) sebagai induk perusahaan yang menaungi empat perusahaan industri tambang terbesar di Indonesia yaitu PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia.

    Pada 17 Agustus 2019, Holding Industri Pertambangan bertransformasi menjadi MIND ID (Mining Industry Indonesia). Sampai dengan Desember 2019, MIND ID membukukan Pendapatan Konsolidasi sebesar Rp. 80,6 triliun miliar dan EBITDA Konsolidasi mencapai Rp. 10,7 triliun

    Selengkapnya >>
    ...

    May 18, 2020

    Grup MIND ID Bekerja dengan 'New Normal' Setelah Idul Fitri

    JAKARTA, 18 Mei 2020: Sesuai dengan surat edaran Menteri BUMN No.336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara, Grup Holding Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia) akan sepenuhnya kembali bekerja menggunakan Protokol Penanganan COVID-19 yang ketat.

    Mengacu pada surat edaran tersebut, pegawai berusia di bawah 45 tahun di Grup MIND ID yang terdiri dari PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT INALUM (Persero), dan PT Timah Tbk, akan kembali bekerja penuh setelah Idul Fitri. Keputusan ini diambil sebagai langkah penyesuaian diri dengan ekosistem bisnis sekaligus menggerakkan kembali ekonomi nasional dan mendukung langkah-langkah strategis Pemerintah.

    "Grup MIND ID dan anggota Holding akan sepenuhnya kembali bekerja di kantor setelah selama ini bekerja dari rumah (WFH). Kami juga berharap bisa terus menggerakkan ekonomi nasional karena mitra-mitra bisnis MIND ID dan anggota Holding juga akan ikut beroperasi. Hal ini sesuai dengan semangat kami untuk membangun kehidupan yang sejahtera dan masa depan Indonesia yang lebih baik," ujar CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak.

    Pembukaan kembali kantor seluruh grup MIND ID akan mengikuti Protokol Penanganan COVID19 yang ketat di lingkungan kerja dan operasional pertambangan. Seluruh pegawai diminta mematuhi beberapa protokol seperti melakukan izin perjalanan ke lokasi pertambangan apabila kebutuhan mendesak dan darurat dengan melaksanakan Rapid Test COVID-19 dengan hasil nonreaktif. Bagi yang reaktif akan dilakukan karantina.

    Saat memasuki daerah tambang dan semua area kerja diwajibkan mematuhi protokol kesehatan COVID-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mengikuti jam kerja yang diatur oleh manajemen. Bagi pegawai yang baru tiba dari dearah Zona Merah COVID-19, wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di tempat yang sudah disiapkan walaupun Rapid Test menunjukan hasil yang non-reaktif.

    "Skenario The New Normal merupakan langkah antisipasi secara lebih dini di perusahaan tambang. Cara kerja akan disesuaikan dengan Protokol Penanganan COVID-19," ujar Direktur Utama ANT AM, Dana Amin.

    Pelaksanaan skenario The New Normal berpedoman pada kebijakan Kementerian BUMN dan pihak-pihak terkait, khususnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Kementerian Kesehatan.

    "Skenario ini juga akan disesuaikan dengan keunikan yang dimiliki perusahaan, seperti lokasi usaha, jenis usaha dan lain-lain," Direktur Utama Bukit Asam, Arviyan Arifin, menambahkan.

    Akses ke Tembagapura dan dataran tinggi lainnya di Kabupaten Mimika, Papua, yang menjadi wilayah operasional PT Freeport Indonesia juga telah dibatasi sejak 25 Maret lalu. Seluruh sarana transportasi penumpang dihentikan sementara sampai waktu yang belum ditentukan. Setiap orang yang berada di dataran tinggi dengan alasan kondisi kesehatan (komorbiditas COVID-19) yang dikonfirmasi oleh dokter perusahaan atau alasan pribadi lainnya yang ingin meninggalkan area kerja menuju dataran rendah atau ke luar daerah Mimika, harus memahami kondisi penghentian akses sementara ke dataran tinggi ini.

    "PT Freeport Indonesia telah menerapkan berbagai upaya mitigasi dengan melipatgandakan protokol kesehatan di area kerja sejak Maret lalu. Skenario The New Normal dengan menerapkan protokol penanganan COVID-19 merupakan langkah strategis yang diambil agar roda perekonomian lokal dan nasional dapat terus bergerak, produktif, dan terjaga kestabilannya," ujar Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Clayton Allen Wenas.

    Selain itu PT Timah juga telah menyiapkan langkah-langkah untuk menyesuaikan operasional dengan skenario The New Normal.

    "PT Timah siap bekerja dengan mematuhi Protokol Penanganan COVID-19 yang telah disesuaikan dengan lokasi kerja masing-masing yaitu lokasi operasional pertambangan kami yang berada di darat dan laut, PT Timah siap untuk New Normal," jelas Direktur Utama PT Timah,

    Riza Pahlevi Tabrani.

    Tentang MIND ID

    Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk pada 27 November 2017 dengan menggunakan PT Indonesia Asahan Aluminimum (Persero) sebagai induk perusahaan yang menaungi empat perusahaan industri tambang terbesar di Indonesia yaitu PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia.

    Pada 17 Agustus 2019, Holding Industri Pertambangan bertransformasi menjadi MIND ID (Mining Industry Indonesia). Sampai dengan Desember 2019, MIND ID membukukan Pendapatan

    Konsolidasi sebesar Rp80,6 triliun dan EBITDA Konsolidasi mencapai Rp10,7 triliun.

    Selengkapnya >>
    ...

    February 04, 2020

    Holding Industri Pertambangan Tangani Dampak Bencana di Nanggung dan Sukajaya

    PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bersama Mining Industry Indonesia (MIND ID) menangani dampak bencana di sekitar Kecamatan Nanggung dan Sukajaya. Perusahaan telah menyelesaikan perbaikan dua dari sembilan titik pada jalan yang terputus karena dampak longsor di Kecamatan Nanggung.

    Sedangkan di Sukajaya, langkah cepat Perusahaan diantaranya memberikan bantuan kebutuhan hidup dasar seperti genset, sanitary kit dan bahan makanan.

    Direktur Operasi Antam, Hartono mengatakan Perusahannya di awal tahun 2020 ini, ikut menangani setidaknya tiga bencana baik banjir dan tanah longsor.

    “Antam dan MIND ID ikut penanganan banjir Jakarta Timur, banjir Lebak Banten, dan tanah longsor di Kecamatan Nanggung sekaligus membantu Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.”

    Menurut Hartono, perusahannya telah berpengalaman lebih dari 51 tahun melakukan kegiatan tanggap bencana.

    “Ini sebagai refleksi atas komitmen Perusahaan dalam memberikan nilai tambah dan membantu masyarakat” ujar Hartono.

    “Antam dan MIND ID menurukan 20 personil tanggap darurat, tim tenaga dokter dan paramedis dari seluruh unit bisnis untuk membantu mengurangi beban masyarakat atas bencana yang terjadi” tambahnya.

    Hartono menyatakan kecamatan Nanggung merupakan wilayah ring-1 ANTAM. Disana ada 9 titik longsor yang menyebabkan jalan terputus, bahkan berdampak kepada total 3.187 warga mengungsi yang tersebar di Desa Nanggung, Malasari, Cisarua, Bantarkaret, Pangkal jaya dan Curugbitung.

    Dalam penanganan ini, tercatat Antam telah menyelesaikan perbaikan di dua titik jalan di Kampung Ciketug dan Wates, Desa Pangkal Jaya untuk mempermudah akses masyarakat.

    Sedangkan Kecamatan Sukajaya merupakan wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Nanggung.

    Menurut Hartono fokus Perusahaan di wilayah ring 1, tidak menyurutkan komitmen Antam dan MIND ID untuk membantu daerah terdampak yang lain.

     

    “Kami lakukan penanganan di kampung urug, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya. Kebutuhan mendasar seperti listrik dan bahan makanan telah didistribusikan yakni genset, sanitary kit dan bantuan bahan makanan” katanya.

    Terkait dengan bencana di Kecamatan Nanggung, strategi jangka pendek holding tambang itu akan berfokus pada penanganan keadaan darurat. Selain menyalurkan bantuan logistik, perbaikan akses jalan, Perusahaan juga melakukan pelayanan kesehatan di Desa Malasari.

    “Untuk di Malasari, terdapat 1.508 warga kampung Nyuncung yang mengungsi ke kampung Cisangku. Daerah ini merupakan wilayah terdampak dengan jumlah pengungsi terbesar di Kecamatan Nanggung” ujar Hartono.

    Hartono menyatakan strategi jangka panjang penanganan bencana yakni berkoodinasi dengan pemangku kepentingan terkait penanganan akses jalan lain yang terputus.

    “Saat ini ada 7 titik longsor di akses Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung. Hal ini menyebabkan akses masyarakat menuju dan dari Desa Malasari menjadi tertutup.” Katanya.

    Dalam penanganan bencana, Antam dan MIND ID bersinergi dengan masyarakat, TNI dan Polri untuk meringankan masyarakat khususnya yang terdampak bencana.

    Tentang MIND ID

    Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk pada 27 November 2017 dengan PT Indonesia Asahan Aluminimum (Persero) sebagai induk perusahaan tambang terbesar di Indonesia yaitu PT Aneka Tambang Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Timah Tbk., dan PT Freeport Indonesia.

    Pada 17 Agustus 2019, Holding Industri Pertambangan bertransformasi menjadi MIND ID (Mining Industry Indonesia) yang memiliki 65% saham PT Aneka Tambang Tbk., 65,02% saham PT Bukit Asam Tbk., 65% saham, PT Timah Tbk., dan 51,2% saham PT Freeport Indonesia.

    Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

    Rendi Witular

    SVP Corporate Secretary

    PT Inalum (Persero) – Holding Industri Pertambangan

    HP: 081287436096 Email: rendiaw@inalum.id

    www.miningindustry.id

    Selengkapnya >>
    ...

    February 04, 2020

    RUPS Tunjuk Komisaris Utama dan Direktur Baru Holding Tambang

    Kamis, 26 Desember 2019 – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menetapkan Agus Tjahajana Wirakusumah sebagai Komisaris Utama serta Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Transformasi Bisnis.

    Agus Tjahajana Wirakusumah ditetapkan oleh RUPS sebagai Komisaris Utama menggantikan Fajar Harry Sampurno pada Senin, 23 Desember 2019.

    Sedangkan Suryo Eko Hadianto ditetapkan oleh RUPS pada Kamis, 26 Desember 2019 untuk menduduki posisi baru di perusahaan sebagai Direktur Transformasi Bisnis.

    “Penunjukan Saudara Suryo Eko diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek-proyek hilirisasi dan juga kegiatan eksplorasi perusahaan,” ujar Orias Petrus Moedak, Direktur Utama INALUM, Kamis (26/12).

    “Hilirisasi industri pertambangan dan eksplorasi untuk mendapatkan cadangan baru adalah bagian dari mandat utama didirikannya Holding Industri Pertambangan.”

    Suryo Eko merupakan sosok yang sudah berpengalaman di dunia pertambangan. Sebelum bergabung dengan INALUM, Suryo Eko menjabat sebagai Direktur Operasi dan Produksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

    Suryo Eko juga pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis, Direktur Niaga, dan Direktur Sumber Daya Manusia di PTBA.

    Sedangkan Agus tercatat pernah menjabat di berbagai Perusahaan BUMN sebagai Komisaris di PT Semen Baturaja (Persero), PT Pupuk Iskandar Muda (Persero), PT Krakatau Steel (Persero), Komisaris PT Pupuk Kujang (Persero), PT Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Boma Bisma Indra (Persero), PT Rekayasa Industri (Persero).

    Agus juga berpengalaman berkarier di Kementerian Perindustrian sejak 1983 hingga 2015 dengan menjabat sebagai Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Elektronika, dan Aneka; Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah; Sekretaris Jenderal; serta Direktur Jenderal Kerja Sama Industri Internasional.

     

    Tentang MIND ID

    Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk pada 27 November 2017 dengan PT Indonesia Asahan Aluminimum (Persero) sebagai induk perusahaan tambang terbesar di Indonesia yaitu PT Aneka Tambang Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Timah Tbk., dan PT Freeport Indonesia.

    Pada 17 Agustus 2019, Holding Industri Pertambangan bertransformasi menjadi MIND ID (Mining Industry Indonesia) yang memiliki 65% saham PT Aneka Tambang Tbk., 65,02% saham PT Bukit Asam Tbk., 65% saham, PT Timah Tbk., dan 51,2% saham PT Freeport Indonesia.

     

     

    Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

    Rendi Witular

    SVP Corporate Secretary

    PT Inalum (Persero) – Holding Industri Pertambangan

    HP: 081287436096 Email: rendiaw@inalum.id

    www.miningindustry.id

    Selengkapnya >>
    ...

    December 03, 2019

    Dorong Kemajuan Inovasi Dunia Pertambangan Indonesia, INALUM Selenggarakan Research Award Competition Siapkan Rp 3 Miliar untuk Penelitian

    Jakarta, 19 Juli 2019 – Institut Industri Tambang dan Mineral atau Mining and Minerals Industry Institute (MMII) yang digagas Holding Industri Pertambangan PT INALUM (persero) menggelar Research Award Competition 2019. Lomba ini bertujuan untuk mendorong minat penelitian dan inovasi dengan objek dunia industri pertambangan Indonesia.

    Melalui Research Award Competition 2019, INALUM berusaha menyaring ide-ide inovatif terkait pengelolaan sumber daya alam dan cadangan nasional yang selaras dengan kebutuhan industri pertambangan yang efisien dan ramah lingkungan. Lomba ini bertujuan untuk mendorong para akademisi di Indonesia untuk meningkatkan kualitas penelitian di bidang eksplorasi, pertambangan dan hilirisasi minerba.

    Budi Gunadi Sadikin Direktur Utama PT INALUM (persero), menyatakan bahwa INALUM memiliki tanggung jawab moral dalam hal pengembangan teknologi dan pengelolaan sumber daya Indonesia demi kemajuan dan manfaat yang berkelanjutan bagi negara. “Menuju kemajuan pertambangan Indonesia, penting bagi INALUM untuk terus mendorong penelitian dan inovasi karena itu merupakan hal utama perusahaan ini terus maju dan berkembang menuju perusahaan kelas dunia. Tanpa adanya riset dan inovasi, perusahaan tidak akan sustain. Hal ini sejalan dengan mandat ketiga yang diberikan pemerintah kepada kami yakni menjadi World Class Company ,” ujar Budi.

    Ada empat kategori dalam Research Award Competition 2019 yaitu Eksplorasi Minerba, Pertambangan Minerba, Hilirisasi Minerba, dan Sisa Pengolahan dan Produk Samping. Keseluruhan tahapan dimulai dari tahap registrasi melalui website, tahap seleksi proposal penelitian, hingga  tahap monitoring, yang seluruh informasinya bisa diakses publik dengan masuk ke website kompetisi https://www.mmii-award.id/

    Research Award Competition 2019 menyediakan total pendanaan hingga Rp 3 miliar untuk 3 proposal yang dianggap dapat memberikan inovasi dan penelitian terbaik sesuai penilaian Dewan Juri. Selain itu, PT INALUM juga akan memberikan pendampingan agar penelitian dan inovasi yang diajukan bisa dikembangkan sampai dengan skala industri.

    Direktur Mining and Metals Industry Indonesia (MMII), Ratih Amri, menyatakan bahwa kompetisi ini  merupakan kesempatan emas bagi putra-putri terbaik bangsa yang memiliki minat dalam hal industri pertambangan untuk dapat mempresentasikan hasil inovasi dan penelitiannya di depan para pakar dunia pertambangan Indonesia.

    “Research Award Competition akan memberikan hasil penelitian baru yang tentunya memberikan manfaat besar bagi industri pertambangan Indonesia ke depannya. Hal ini terlihat dari yang duduk sebagai Dewan Juri yang merupakan orang-orang terbaik dan kompeten di bidangnya,” Ratih menuturkan.

    Para pakar industri pertambangan yang akan menjadi juri dalam Research Award Competition 2019 antara lain Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah, SE, M.Sc (PT INALUM Persero), Prof Dr. Ir. Irwandy Arif (Indonesian Mining Institute), Dr. Himawan Tri Bayu M.P, M.Eng (Universitas Gadjah Mada), Prof. Dr. Ir. Bambang Sunendar (Institut Teknologi Bandung), Prof. Dr. Ir. Bambang Suharno (Universitas Indonesia), Dr. Ir. R. Sukhyar (PERHAPI), Ir. Adi Maryono, M.Sc. (IAGI), dan Ir. Wahyu Sunyoto, M.Sc. (PT INALUM Persero).

    Selengkapnya >>
    ...

    December 03, 2019

    MIND ID Berikan Beasiswa Kepada Mahasiswa Universitas Cendrawasih.

    Jayapura, 26 Agustus 2019 – Holding Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia) memberikan bantuan beasiswa dan pembinaan kepada 11 mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) sebagai bagian dari program “MIND ID Untuk Papua” yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

    MIND ID adalah BUMN yang menaungi PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum dan PT Timah.

    Bekerjasama sama dengan Yayasan Karya Salemba Empat, MIND ID memberikan beasiswa tidak hanya dalam bentuk tunjangan kuliah setiap bulannya, namun juga program-program pembinaan dan pendampingan. Program tersebut diperlukan untuk mengasah potensi diri mahasiswa menjadi pemimpin dan juga program bina desa untuk mengasah jiwa sosial serta membantu masyarakat dalam penerapan teknologi dan wirausaha.

    Beasiswa tersebut diserahkan oleh Ratih Amri, Kepala Divisi Mining and Minerals Industry Indonesia (MMII), kepada para penerima beasiswa pada acara Temu Nasional dan Workshop Mata Kuliah III Forum Komunikasi Program Studi Teknik Pertambangan se-Indonesia 2019, yang berlangsung di Kampus Uncen (23/8). MMII adalah lembaga riset yang dikelola MIND ID.

    Ratih Amri mengatakan, “Beasiswa ini adalah tahap pertama. Kita tidak hanya memberikan tunjangan bulanan, namun juga program pembinaan. Dengan program tersebut, para penerima beasiswa ini nantinya akan dibekali dengan keahlian-keahlian non-akademik seperti cara berkomunikasi yang efektif, kepemimpinan, tata cara presentasi dan materi-materi untuk memperluas wawasan. Ketika lulus nanti mereka diharapkan sudah mempunyai bekal yang cukup untuk terjun ke dunia kerja.”

    “MIND ID akan terus melaksanakan komitmennya untuk memajukan bangsa Indonesia salah satunya melalui pendidikan. Program beasiswa ini kami harapkan dapat mendorong kemajuan pendidikan yang berkualitas,” tutur Ratih.

    Rektor Uncen Apolo Safanpo turut menyatakan harapannya atas pemberian beasiswa kepada para mahasiswanya tersebut. Dengan adanya program ini diharapkan mampu memberikan motivasi lebih kepada penerima beasiswa untuk menjadi lulusan berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

    “Semoga mereka semakin termotivasi untuk terus maju, karena sudah mendapat bantuan ekonomi hingga lulus. Selain itu, mereka juga mendapat pelatihan dari MIND ID dan Yayasan Karya Salemba Empat sehingga kami berharap dapat mencetak lulusan yang berkualitas,” ujar Apolo Safanpo.

    Selengkapnya >>
    ...

    December 03, 2019

    Peningkatan Kompetensi SDM Sektor Tambang Menjadi Prioritas MIND ID

    Bali, 18 September 2019 – Holding Industri Pertambangan MIND ID menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia di Indonesia, khususnya sektor industri pertambangan. Pengembangan SDM tersebut merupakan perwujudan salah satu mandat yang diberikan kepada MIND ID  yakni menjadi perusahaan kelas dunia.

    MIND ID (Mining Industry Indonesia) merupakan sinergi 5 perusahaan yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), dan PT Timah Tbk.

    Direktur Layanan Strategis MIND ID, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan bahwa saat ini sudah melakukan pengembangan di bidang SDM yang berada di internal perusahaan dan anggota Holding serta masyarakat sekitar. Saat ini, MIND ID tengah mengembangkan tiga aspek untuk mewujudkan pembangunan SDM berkualitas dan berkelas dunia.

    “Bagi kami, baik Holding dan anggota Holding, SDM bukanlah tenaga kerja, melainkan aset. Kami sudah melakukan pengembangan sejak mereka menjadi bagian dari keluarga kami. Untuk membangun perusahaan kelas dunia maka dibutuhkan SDM-SDM yang berkelas dunia,” ujar Ogi pada acara Indonesia Human Resource Summit 2019 (IHRS 2019) yang diadakan di Nusa Dua, Bali, pada 18-19 September 2019.

    Lebih lanjut, Ogi menambahkan, “Ada 3 aspek terkait SDM yang tengah dikembangkan oleh MIND ID dan anggota Holding. Pertama adalah pengembangan kompetensi utama dalam bekerja di dunia pertambangan. Kedua, kami mengembangkan aspek kepemimpinan dan integritas. Ketiga, kami mengembangkan aspek kreativitas, karena kami memahami bahwa dunia semakin dinamis, dan Indonesia juga harus meningkatkan kualitas di kancah global.”

    Dalam pemaparan yang dilakukan di IHRS2019, Ogi juga menyatakan bahwa pengembangan SDM masyarakat sekitar juga dilakukan karena hal tersebut merupakan komitmen MIND ID dan seluruh anggota untuk bisa berperan aktif dalam kemajuan peradaban, peningkatan kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik.

    “Salah satu tujuan mulia holding adalah memberikan manfaat yang berkelanjutan kepada masyarakat dalam hal pengembangan SDM, seperti membangun sekolah terapung di Sulawesi Tenggara, membangun jaringan internet untuk edukasi, pembinaan UMKM, hingga perpustakaan keliling dan beasiswa. Itu semua merupakan komitmen kami untuk Indonesia dan akan terus kami lakukan,” tambah Ogi.

    Holding Industri Pertambangan MIND ID menjadi pendukung utama dalam acara tahunan Indonesian HR Summit 2019.

    Selengkapnya >>
    ...

    December 03, 2019

    Tiga Anggota MIND ID Raih IMA AWARDS 2019

    Tiga anggota MIND ID – PT Timah Tbk., PT Freeport Indonesia dan PT Bukit Asam Tbk.  berhasil meraih penghargaan untuk 6 kategori di IMA Awards 2019 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pertambangan Indonesia (Indonesia Mining Assosication/IMA) yang merupakan asosiasi perusahaan tambang tertua di Indonesia sejak 1975. 

    TIMAH sukses meraih tiga penghargaan sekaligus yakni “Perusahaan Belanja Terbesar di Dalam Negeri Terbaik Perusahaan Mineral”, “Perusahaan dengan Penerapan Konsevasi Mineral Ikutan Terbaik”, dan “Perusahaan Tambang yang Melaksanakan Hilirisasi Terintergrasi Terbaik Perusahaan Mineral”.

    Sedangkan PTFI mendapatkan dua penghargaan yakni “Perusahaan dengan Pembayaran PNBP Terbesar Perusahaan Mineral” serta “Perusahaan Pelaksana Pemberdayaan Masyarakat Terbaik Perusahaan Mineral”. Sementara Bukit Asam sukses mendapatkan penghargaan dalam hal “Perusahaan Pelaksana Pemberdayaan Masyarakat Terbaik BUMN”.

    Direktur Layanan Strategis Merangkap Pjs. Direktur Utama Holding Industri Pertambangan, MIND ID, Ogi Prastomiyono, menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan salah satu hasil dari kerja keras anggota Holding dalam menjalankan amanat negara kepada Holding Industri Pertambangan sekaligus merupakan penegasan atas visi holding industri pertambangan di Indonesia.

    “Kami mengucapkan selamat kepada PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT TIMAH Tbk atas penghargaan yang didapat dari Indonesia Mining Asociation Awards 2019,” ujar Ogi Prastomiyono. Lebih lanjut, Ogi menyatakan bahwa seluruh anggota Holding akan terus memberikan kontribusi lebih kepada Indonesia dan masyarakat Indonesia. Terutama menjalankan tiga mandat utama yakni mengelola sumber daya strategis, membangun hilirisasi industri, dan menjadi perusahaan kelas dunia.

    Anggota Holding Industri Pertambangan menjadi bagian dari Asosiasi Pertambangan Indonesia yang beranggotakan perusahaan pemegang Kontrak Karya (KK), pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), dan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang telah berkontribusi sebesar 60% dari PDB (Produk Domestik Bruto) sektor pertambangan.

    Selengkapnya >>
    ...

    December 03, 2019

    MIND ID Fosters Work Culture Through Sports and Fun Competition Event To Celebrate Its Anniversary

    Jakarta, 10 November 2019 - Holding Industri Pertambangan MIND ID  merayakan HUT yang kedua dengan menggelar kompetisi beberapa cabang olahraga di wilayah operasional anggota Holding, yakni PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT INALUM, dan PT TIMAH Tbk. Pjs. Grup CEO MIND ID, Ogi Prastomiyono, membuka kick off rangkaian kegiatan, diawali dengan pertandingan basket.

    Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan, merupakan bagian dari upaya MIND ID membangun budaya kerja perusahaan yang berlandaskan nilai-nilai perusahaan yakni Integrity, Professionalism, Synergy, dan Sustainability. Sekaligus bentuk sinergi para anggota Holding untuk dapat membantu mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih cerah.

    Selengkapnya >>
    ...

    October 14, 2019

    MIND ID Mengambil Alih Saham Divestasi Vale Indonesia

    JAKARTA - 14 Oktober 2019. Mining Industry Indonesia (MIND ID) dan PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) bersama dengan para pemegang sahamnya, Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (SMM) pada tanggal 11 Oktober 2019 telah menandatangani Perjanjian Pendahuluan untuk mengambil alih 20% saham divestasi PTVI kepada peserta Indonesia.

    Penandatanganan perjanjian ini adalah langkah awal dimulainya kerja sama strategis jangka panjang antara MIND ID dan PTVI. Perjanjian Pendahuluan ini selanjutnya akan diikuti beberapa perjanjian definitif utama.

    Divestasi 20% saham PTVI merupakan kewajiban dari amandemen Kontrak Karya (KK) di tahun 2014 antara PTVI dan pemerintah yang harus dilaksanakan lima tahun setelah amandemen tersebut. KK PTVI akan berakhir di akhir 2025 dan dapat diubah atau diperpanjang menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sesuai peraturan perundang-undangan.

    Pemegang saham PTVI saat ini antara lain VCL sebesar 58,73%, SMM sebesar 20,09% dan publik sebesar 20,49%.

    Pemerintah telah menunjuk PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), sebagai Holding Industri Pertambangan yang saat ini telah memiliki identitas baru sebagai MIND ID, untuk mengambil saham divestasi PTVI. Langkah ini sesuai dengan mandat MIND ID untuk mengelola cadangan mineral strategis Indonesia dan mendorong hilirisasi industri pertambangan nasional.

    “Partisipasi MIND ID di perusahaan tambang kelas dunia, seperti Vale Indonesia (Brazil) dan Freeport Indonesia (Amerika), merupakan bukti keberhasilan Indonesia dalam menjaga dan menarik investasi perusahaan global ke industri pertambangan nasional,” ujar Group CEO MIND ID Budi G. Sadikin.

    Melalui kepemilikan 20% saham di PT Vale Indonesia Tbk., dan 65% saham di PT Aneka Tambang Tbk., MIND ID memiliki akses terhadap salah satu cadangan dan sumberdaya nikel terbesar dan terbaik dunia.

    Ke depannya akses ini secara strategis akan mengamankan pasokan bahan baku untuk industri hilir berbasis nikel di Indonesia; baik hilirisasi industri nikel menjadi stainless steel, maupun hilirisasi industri nikel menjadi baterai kendaraan listrik. Akses ini juga akan mempercepat program hilirisasi industri nikel domestik, yang akan menghasilkan produk hilir dengan nilai ekonomis hingga 4-5 kali lipat lebih tinggi dari produk hulu.

    Selengkapnya >>
    ...

    October 11, 2019

    Hasil Karya PT Bukit Asam Tbk untuk Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto

    Hasil Karya PT Bukit Asam Tbk untuk Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto Sawahlunto, yang merupakan salah satu kota tambang dan lokasi pertambangan PT Bukit Asam Tbk, masuk ke dalam daftar warisan budaya dunia UNESCO dengan nama Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto, Sabtu (6/7) di Baku, Azerbaijan. Perjuangan panjang yang selama ini ditempuh PT Bukit Asam Tbk bersama Pemerintah dan Dirjen Kebudayaan telah berbuah manis untuk Sawahlunto.

    Lebih dari seabad lalu, pertambangan batu bara di Ombilin telah dimulai oleh pemerintah kolonial hingga akhirnya dikelola oleh PT Bukit Asam Tbk. Unit Penambangan Ombilin (UPO) di Sawahlunto menjadi satu-satunya tambang batu bara bawah tanah di Indonesia.

    Meski kini tak ada lagi kegiatan operasional pertambangan batubara di Unit Penambangan Ombilin, PT Bukit Asam Tbk terus memberikan kontribusinya untuk Sawahlunto hingga menjadi Warisan Budaya Dunia. Lubang tambang batu bara yang dulu menjadi lokasi penambangan batu bara bawah tanah kini diubah menjadi Lubang Pendidikan, yaitu pada Lubang Tambang Sawahluwung.

    Di Lubang Pendidikan ini, masyarakat dapat melihat dan mempelajari proses penambangan batu bara bawah tanah. Beberapa universitas juga kerap mengunjungi Lubang Pendidikan ini untuk mempelajari proses penambangan batubara bawah tanah.

    PT Bukit Asam Tbk juga membuka Museum Tambang Batu Bara Ombilin yang berada di sebelah kantor Unit Pernambangan Ombilin di Sawahlunto. Di museum ini, PT Bukit Asam Tbk memamerkan beberapa peralatan yang digunakan untuk menambang batu bara di Ombilin sejak ratusan tahun lalu beserta dengan diorama proses pertambangan batubara. Tak hanya itu, informasi mengenai sejarah perusahaan juga tersedia di museum ini.

    Peran aktif PT Bukit Asam Tbk dalam mendorong Sawahlunto menjadi Warisan Budaya Dunia juga terlihat dari upaya PT Bukit Asam tbk mengubah lahan pasca tambang menjadi area wisata. Kini, lahan pasca tambang PT Bukit Asam Tbk telah diubah menjadi Kebun Binatang Kandi, Danau, arena pacuan kuda, arena olahraga dan fasilitas umum lainnya untuk masyarakat Sawahlunto.

    Tak hanya itu, aset PT Bukit Asam Tbk lainnya juga telah dipersiapkan untuk mendukung Sawahlunto sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO antara lain Kantor Unit Penambangan Ombilin, lokasi Saringan, dan Silo yang merupakan tempat menyimpan batubara pada jamannya.

    PT Bukit asam Tbk sangat bersyukur atas pencapaian Sawahlunto sebagai Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto Warisan Budaya Dunia UNESCO. Atas pencapaian ini, PT Bukit Asam Tbk mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat, Walikota Sawahlunto, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, para Pemuka Adat & Masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung PT Bukit Asam Tbk dalam mempersiapkan dan menjadikan Sawahlunto menjadi kota tujuan wisata. Atas hal tersebut, PT Bukit Asam Tbk akan segera menggelar syukuran di Sawahlunto.

    Atas pencapaian ini, PT Bukit Asam Tbk bangga dan optimis bahwa tidak selamanya lokasi bekas tambang akan menjadi kota mati setelah operasional penambangan selesai. Hal ini terbukti dengan pencapaian Sawahlunto, di mana lahan bekas tambang PT Bukit Asam Tbk kini telah mampu berubah menjadi lokasi wisata hingga mampu masuk menjadi Warisan Budaya Dunia UNESCO.

    Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:
    Suherman
    Corporate Secretary PT Bukit Asam Tbk
    suherman@bukitasam.co.id
    www.ptba.co.id

    Selengkapnya >>
    ...

    October 11, 2019

    Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, INALUM dan Kalimantan Utara Jalin Kesepakatan Bangun Klaster Industri Aluminium

    Jakarta, 15 Juli 2019 – Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menandatangani nota kesepakatan tentang Proyek Pembangunan Klaster Industri Aluminium di Provinsi Kalimantan Utara. Penandatanganan kesepakatan tersebut diadakan di Gedung Energy, SCBD, Jakarta, dan dihadiri Direktur Pelaksana INALUM Oggy A. Kosasih dan Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie.

    Kerja sama ini merupakan wujud sinergi yang kuat antara PT INALUM sebagai BUMN dan Pemerintan Provinsi Kalimantan Utara dalam rangka mengoptimalkan potensi sumber daya di daerah. Kalimantan Utara memiliki potensi sumber daya air yang melimpah yang sangat baik bagi pembangunan pembangkit listrik tenaga air. PLTA merupakan sumber energi terbarukan yang didorong Pemerintah. PT INALUM disisi lain sangat memerlukan pasokan listrik yang besar untuk melakukan ekspansi pengembangan Klaster Industri Aluminium.

    Pembangunan Klaster Industri Aluminium Kalimantan Utara akan memberikan multiplier ekonomi bagi masyarakat baik berupa tumbuhnya industri ikutan ataupun industri pendukungnya yang sekaligus terbukanya lapangan pekerjaan sehingga perputaran ekonomi cepat berkembangnya. Bagi Indonesia dengan bertambahnya kapasitas Smelter Aluminium secara langsung dapat memenuhi kebutuhan domestik yang berdampak pada penghematan devisa karena merupakan substitusi impor, sedangkan kelebihannya dapat diekspor sehingga menghasilkan devisa bagi Negara.

    “INALUM mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang sudah bersinergi mendukung rencana ekspansi pabrik peleburan aluminium dan industri hilirnya. Kami memiliki target pengembangan produk Aluminium sampai dengan 2 juta ton yang dilakukan secara bertahap. Smelter kami di Kuala Tanjung hanya dapat menghasilkan 300.000 ton Aluminium pertahun dengan maksimum hingga 500.000 ton. Dengan potensi di Kaltara kami optimis dapat menambah kapasitas sampai 1.500.000 ton. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan permintaan Aluminium dalam negeri dan pasar ekspor yang selalu meningkat,” ujar Direktur Pelaksana INALUM Oggy A. Kosasih

    Sementara Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Irianto Lambrie berharap bahwa investasi INALUM sebagai Holding Pertambangan Indonesia bisa memberikan kebaikan terhadap masyarakat Kalimantan Utara sekaligus sebagai usaha pemerataan pembangunan di Indonesia.

    “Kami berharap investasi ini akan mendorong pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi, terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatkan perputaran ekonomi yang positif yang berujung pada kemakmuran Kalimantan Utara,” ungkap Irianto Lambrie.

    Dalam nota kesepakatan tersebut Pemerintah Daerah Kalimantan Utara akan menyediakan izin pembangunan Klaster Industri Aluminium sekaligus pembangunan sarana dan prasarana pendukung operasional yang diperlukan baik infrastruktur maupun ketersediaan SDM-nya. Adapun ruang lingkup kesepakatan mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan.

    Gubernur Kalimantan Utara selaku pemerintah setempat menyatakan akan mempersiapkan kebutuhan infrastruktur vital terutama listrik dan pelabuhan dalam Proyek Pembangunan Klaster Industri Aluminium dengan menggunakan skema investasi sesuai dengan Nota Kesepakatan yang sudah ditanda-tangani

    “Selain berharap bahwa pembangunan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, kami juga akan mengusahakan pembangunan fasilitas yang diperlukan untuk pembangunan proyek Klaster Industri Aluminium ini terutama ketersediaan listrik, lahan dan pelabuhan. Oleh karena itu, kami akan membuka networking dan keran investasi di Kalimantan Utara untuk proyek ini tentu dengan prinsip keterbukaan yang diatur dalam undang-undang”

    INALUM memastikan bahwa proyek tersebut dijalankan setelah INALUM dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melakukan kajian yang mendalam dan komprehensif baik dari aspek bisnis hingga aspek pembangunan seperti studi kelayakan.

    “INALUM secara detail tengah melakukan kajian potensi bisnis serta pembangunan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk proyek Klaster Industri Aluminium ini. Dengan serangkaian kajian diharapkan potensi bisnis akan semakin tergali. Dan INALUM selalu mengedepankan aspek lingkungan dalam membangun Klaster ini,” ujar Oggy A. Kosasih.

    Selengkapnya >>
    ...

    October 11, 2019

    Holding Industri Pertambangan dan Bank BUMN Jalin Kerja Sama Transaksi Valas dan Dukungan Fasilitas Ekspor dan Impor

    Timika, Papua, 28 Juli 2019 – Holding Industri Pertambangan (HIP), yang beranggotakan PT INALUM (Persero), PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia (PTFI), menandatangani kesepakatan kerja sama dalam sektor keuangan dengan Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

    Penandatanganan kesepakatan kerja sama ini merupakan salah satu wujud rangkaian komitmen sinergi BUMN untuk mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi nasional serta meningkatkan daya saing Indonesia secara global.

    Penandatanganan kesepakatan dilakukan di Hotel Rimba Papua, Timika, Papua, bersamaan dengan kunjungan kerja Menteri BUMN Rini Soemarno ke wilayah kerja PTFI di Timika, Papua.

    Kerja sama antara HIP dengan ketiga bank tersebut menyepakati dua hal, yakni kerja sama transaksi valuta asing (valas) dan dukungan fasilitas ekspor dan impor untuk HIP.

    Terkait dengan kerja sama valas, seluruh anggota HIP akan memperoleh kemudahan dalam transaksi jual dan beli valas dengan ketiga bank BUMN tersebut.

    Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan “Kerja sama ini merupakan komitmen dan serangkaian strategi untuk membangun BUMN yang kuat, efisien, dan kompetitif di pasar global. Ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ekspor.”

    CEO HIP Budi Gunadi Sadikin, mengatakan “Kerja sama ini adalah salah satu program sinergi dalam penyaluran valas dari anggota HIP yang memiliki kelebihan likuiditas valas kepada anggota HIP lainnya yang membutuhkan dengan difasilitasi oleh ketiga bank tersebut. Selain itu diharapkan dengan adanya kerja sama ini dapat turut serta membantu stabilitas nilai tukar”.

    HIP, diluar PTFI, adalah BUMN dengan nilai ekspor terbesar tahun lalu. HIP mengekspor aluminium, bauksit, nikel, ferronikel, emas, batubara dan timah senilai lebih dari US$2.5 miliar (Rp.35 triliun).

    Dengan nilai ekspor sebesar itu ketiga bank BUMN tersebut telah sepakat untuk membantu HIP dalam memberikan dukungan dan fasilitas perbankan berupa trade services dan atau trade financing yang memadai dengan tarif yang kompetitif.

    Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo mengatakan “Selain kerja sama ini, Bank BUMN diharapkan dapat mendukung program-program hilirisasi Holding Industri Pertambangan.”

    Turut hadir menyaksikan penandatanganan kerjasama tersebut antara lain Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno, Direktur Utama Antam Arie Ariotedjo, Direktur Utama Bukit Asam Arviyan Arifin, Direktur Utama Timah Riza Pahlevi Tabrani dan Direktur Utama PTFI Tony Wenas.

    Sementara dari pihak bank BUMN dihadiri oleh Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto, Wakil Direktur Utama BNI Herry Sudharta dan Wakil Direktur Utama BRI Sunarso.

    Kerja sama tersebut ditandangani oleh SEVP Finance INALUM Anton Herdianto, Direktur Antam Hartono, Direktur Keuangan Bukit Asam Mega Satria, Direktur Keuangan Timah Emil Erminda, Direktur PTFI Jenpino Ngabdi, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Alexandra Askandar, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati, dan Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo.

    Kerja sama tersebut merupakan rangkaian dari upaya sinergi antara HIP dengan BUMN lainnya. Sebelumnya, HIP juga melakukan sinergi dengan Pertamina untuk pembelian bahan bakar dengan acuan harga yang sama diseluruh wilayah operasional HIP.

    Tentang Holding Industri Pertambangan Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk pada 27 November 2017 dimana INALUM menjadi Induk Usaha Holding dan PT Aneka Tambang Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Timah Tbk., dan PT Freeport Indonesia sebagai anggota Holding. INALUM memegang 65% saham PT Aneka Tambang Tbk., 65.02% saham PT Bukit Asam Tbk., 65% saham, PT Timah Tbk., dan 51,2% saham PT Freeport Indonesia.

    Sampai dengan Desember 2018, HIP membukukan Pendapatan Konsolidasi sebesar Rp 65.2 triliun, tumbuh 38% dari tahun lalu. EBITDA Konsolidasi mencapai Rp 18.5 triliun, tumbuh 50% dari tahun lalu. Laba Bersih Konsolidasi mencapai Rp 10.5 triliun tumbuh 54% dari tahun 2017.

    ###

    Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
    Rendi A. Witular
    SVP Corporate Secretary
    PT Inalum (Persero) – Holding Industri Pertambangan
    Email: rendiaw@inalum.id

    Selengkapnya >>
    ...

    October 11, 2019

    HOLDING INDUSTRI PERTAMBANGAN BERTRANSFORMASI MENJADI MIND ID

    Holding Industri Pertambangan (HIP), BUMN yang menaungi 5 (lima) perusahaan industri tambang di Indonesia, PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), dan PT Timah Tbk, secara resmi meluncurkan identitas baru pada 17 Agustus 2019.

    Identitas baru ini merupakan hadiah persembahan untuk Indonesia yang sedang merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. HIP kini bertransformasi menjadi MIND ID yang merupakan akronim dari Mining Industry Indonesia.

    Dilandasi semangat baru, MIND ID merupakan bentuk sinergi lima perusahaan tambang terbesar Indonesia yang akan mengeksplorasi dan mengelola potensi sumber daya mineral yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, untuk membangun peradaban, menyejahterakan bangsa, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

    Direktur Utama MIND ID, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan bahwa MIND ID merupakan hadiah yang diberikan kepada Indonesia yang sedang merayakan Hari Kemerdekaan ke-74.

    "Ini bukan hanya sekedar simbol baru, tapi ini merupakan semangat dan sinergi baru dari lima perusahaan tambang terbesar di Indonesia milik negara, yang Insya Allah bisa memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi bangsa dan negara. Hasil tambangnya tidak langsung dijual, tetapi diproses agar nilainya semakin tinggi dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara" ujar Budi Gunadi Sadikin (17/08).

    Identitas dan logo MIND ID memiliki filosofi arti kekayaan mineral Indonesia yang diwakili oleh bentuk lingkaran solid pada sisi kiri, dan pada sisi kanan adalah sinergi dari semua anggota holding pertambangan untuk membangun peradaban, menyejahterakan bangsa, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

    Peluncuran ini ditandai dengan topping off di kantor pusat INALUM di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (17/8).

    Identitas baru MIND ID sekaligus memperjelas fungsi INALUM sebagai Holding Industri Pertambangan dan INALUM sebagai pelaksana operasional peleburan aluminium.

    Tidak ada perubahan terhadap struktur badan hukum dan operasional dari INALUM terkait dengan logo dan nama baru ini. Seperti diketahui, INALUM memang ditunjuk menjadi Holding BUMN industri pertambangan pada 2017.

    Dalam kesempatan terpisah, Oggy Achmad Kosasih, Direktur Pelaksana INALUM, menuturkan sinergi MIND ID sebagai Holding bersama seluruh anggota Holding diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada rakyat Indonesia.

    “Perubahan ini mewakili semangat baru keluarga besar Holding Industri Pertambangan bersama seluruh anggota, yakni bersinergi untuk menjalankan tiga mandat; mengelola sumber daya strategis Indonesia, mendorong hilirisasi industri pertambangan, dan menjadi perusahaan kelas dunia,” kata Oggy Achmad Kosasih.

    Sebagai informasi, Holding Industri Pertambangan (HIP) didirikan pada tanggal 27 November 2017, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), atau INALUM, resmi menjadi Holding BUMN Industri Pertambangan dengan menguasai saham milik pemerintah Indonesia di Antam, PTBA, Timah dan PTFI. Holding tersebut merupakan salah satu hasil dari program pemerintah dalam melakukan langkah sinergi antar BUMN.

    Selengkapnya >>
    ...

    September 18, 2019

    Peningkatan Kompetensi SDM Sektor Tambang Menjadi Prioritas MIND ID

    Bali, 18 September 2019 – Holding Industri Pertambangan MIND ID menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia di Indonesia, khususnya sektor industri pertambangan. Pengembangan SDM tersebut merupakan perwujudan salah satu mandat yang diberikan kepada MIND ID yakni menjadi perusahaan kelas dunia.

    MIND ID (Mining Industry Indonesia) merupakan sinergi 5 perusahaan yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), dan PT Timah Tbk.

    Direktur Layanan Strategis MIND ID, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan bahwa saat ini sudah melakukan pengembangan di bidang SDM yang berada di internal perusahaan dan anggota Holding serta masyarakat sekitar. Saat ini, MIND ID tengah mengembangkan tiga aspek untuk mewujudkan pembangunan SDM berkualitas dan berkelas dunia.

    “Bagi kami, baik Holding dan anggota Holding, SDM bukanlah tenaga kerja, melainkan aset. Kami sudah melakukan pengembangan sejak mereka menjadi bagian dari keluarga kami. Untuk membangun perusahaan kelas dunia maka dibutuhkan SDM-SDM yang berkelas dunia,” ujar Ogi pada acara Indonesia Human Resource Summit 2019 (IHRS 2019) yang diadakan di Nusa Dua, Bali, pada 18-19 September 2019.

    Lebih lanjut, Ogi menambahkan, “Ada 3 aspek terkait SDM yang tengah dikembangkan oleh MIND ID dan anggota Holding. Pertama adalah pengembangan kompetensi utama dalam bekerja di dunia pertambangan. Kedua, kami mengembangkan aspek kepemimpinan dan integritas. Ketiga, kami mengembangkan aspek kreativitas, karena kami memahami bahwa dunia semakin dinamis, dan Indonesia juga harus meningkatkan kualitas di kancah global.”

    Dalam pemaparan yang dilakukan di IHRS2019, Ogi juga menyatakan bahwa pengembangan SDM masyarakat sekitar juga dilakukan karena hal tersebut merupakan komitmen MIND ID dan seluruh anggota untuk bisa berperan aktif dalam kemajuan peradaban, peningkatan kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik.

    “Salah satu tujuan mulia holding adalah memberikan manfaat yang berkelanjutan kepada masyarakat dalam hal pengembangan SDM, seperti membangun sekolah terapung di Sulawesi Tenggara, membangun jaringan internet untuk edukasi, pembinaan UMKM, hingga perpustakaan keliling dan beasiswa. Itu semua merupakan komitmen kami untuk Indonesia dan akan terus kami lakukan,” tambah Ogi.

    Holding Industri Pertambangan MIND ID menjadi pendukung utama dalam acara tahunan Indonesian HR Summit 2019.

    Selengkapnya >>
    ...

    April 04, 2019

    INALUM dan ANTAM Canangkan Proyek Hilirisasi Bauksit Menjadi Alumina di Mempawah, Kalimantan Barat

    Mempawah, 4 April 2019 – PT Indonesia Asahan Aluminum (Persero) bekerja sama dengan PT ANTAM Tbk., melalui anak usaha patungan mereka PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI), melakukan Pencanangan Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery di Desa Bukit Batu, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Pencanangan ini dilakukan oleh Ketua DPD RI Oesman Sapta Oedang, Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Anggota Komisi VII DPR RI Katherine A. Oendoen dan Maman Abdurahman, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM, MH, dan Bupati Mempawah Gusti Ramlana.

    Turut Hadir dalam pencanangan ini Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Budi G. Sadikin, Direktur Utama PT ANTAM Tbk Arie Ariotedjo, Plt. Direktur Utama PT BAI Bambang Wijanarko, serta pra pejabat daerah Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak.

    “Kehadiran pengembangan industri pengolahan bauksit menjadi alumina di Mempawah harus memiliki manfaat bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat daerah setempat. Sinergi BUMN sangat diperlukan untuk membangun mata rantai industri dari hulu ke hilir yang terintegrasi. Saya sangat menyambut baik pencanangan ini,” kata Rini M. Soemarno.

    “Kita patut berbangga karena proyek ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah untuk memperkuat basis industri pertambangan dalam negeri, hiliriasi produk bauksit menjadi alumina di Kalimantan Barat ini. Di masa yang lalu, kita masih harus mengirimkan bauksit kita ke negara-negara lain untuk diolah sebelum dikirim kembali ke Indonesia. Ke depan, kita bertekad untuk memaksimalkan nilai tambah bauksit dan juga bahan-bahan tambang lainnya di dalam negeri,” kata Rini.

    Indonesia memiliki cadangan bauksit terbesar keenam di dunia. Proyek ini akan mengurangi ekspor mineral mentah dan sekaligus ketergantungan impor untuk sumber bahan baku untuk produksi aluminium.

    “Pengembangan industri pengolahan bauksit menjadi alumina ini juga akan mendorong lahirnya potensi investasi lainnya di masa depan, misalnya dalam bentuk pengembangan industri-industri terkait alumina-aluminium based dan diversifikasinya, yang kesemuanya itu sepenuhnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan negara Indonesia secara umum, dan bagi masyarakat sekitar secara khusus.” tutur Oesman Sapta Oedang.

    “Pencanangan Pabrik Pemurnian Alumina ini merupakan bagian dari upaya melaksanakan salah satu mandat Holding Industri Pertambangan, yakni mendorong hilirisasi produk tambang. Nantinya Inalum, yang memiliki satu-satunya pabrik pemurnian aluminium di Indonesia, akan mendapatkan pasokan alumina dari dalam negeri. Penghematan yang dilakukan Inalum dapat mencapai 200 juta USD,” demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi G. Sadikin.

    “Selain akan mengurangi defisit transaksi berjalan dan memperkuat nilai tukar rupiah, proyek ini juga memiliki berbagai manfaat yang dapat dirasakan oleh semua pihak, khususnya masyarakat Kalimantan Barat,” kata Budi.

    Sementara itu Direktur Utama ANTAM, Arie Prabowo Ariotedjo mengemukakan bahwa proyek Smelter Grade Alumina Refinery merupakan proyek pengembangan strategis bagi Indonesia. Sebagai Perusahaan dengan sumber daya bauksit yang signifikan, ANTAM

    berupaya mewujudkan nilai tambah komoditas mineral yang dimiliki sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

    Proyek Pembangunan Pabrik Alumina yang akan dikelola oleh PT BAI akan dibangun diatas lahan seluas 288 Ha di tiga Desa di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek Pengolahan Smelter Grade Alumina ini akan memiliki kapasitas awal sebesar 1 Juta ton per tahun. Proyek ini juga akan dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara sebesar 3 x 25 MW.

    Investasi proyek ini diperkirakan akan mencapai USD 850 Juta (termasuk IDC dan Modal Kerja) dan ditargetkan mulai berproduksi di awal tahun 2022.

    Proyek ini akan memicu roda perekonomian di Provinsi Kalimantan Barat dan khususnya di Kabupaten Mempawah dengan adanya potensi penambahan pendapatan daerah, penyediaan lapangan kerja baik langsung maupun tidak langsung, serta program pemberdayaan masyarakat sekitar lokasi proyek.

    Selengkapnya >>
    ...

    February 01, 2019

    INALUM Bentuk Lembaga Riset untuk Dorong Hilirisasi Pertambangan

    Jakarta, 1 Februari 2019 – Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero) secara resmi membentuk lembaga riset dan inovasi, Institut Industri Tambang dan Mineral atau Mining and Minerals Industry Institute (MMII), sebagai salah satu upaya mempercepat pengembangan hilirisasi sektor pertambangan sehingga pengelolaan sumber daya alam Indonesia dapat menciptakan nilai tambah.

    MMII adalah lembaga yang berfungsi untuk mendukung INALUM dan seluruh pemangku kepentingan di industri pertambangan dan mineral untuk mengembangkan teknologi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, dan menyusun rekomendasi kebijakan pengelolaan pertambangan dan industri nasional yang berkelanjutan.

    MMII memiliki visi untuk menjadi lembaga penelitian dan pengembangan yang berpengaruh dan terdepan di dunia di bidang pertambangan, industri berbasis mineral dan energi. Untuk mencapai visi tersebut, MMII akan berperan dalam membantu pemerintah menyusun kebijakan pengelolaan pertambangan dan industri yang berkelanjutan; melakukan riset dan inovasi pertambangan dan industri dengan mengedepankan penggunaan energi bersih, efisien dan berbiaya murah; dan meningkatkan kapabilitas, pengetahuan dan keahlian SDM tambang dan industri.

    Peresmian lembaga ini dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Direktur Utama INALUM Budi G. Sadikin, dan Ketua Dewan Penasihat MMII Subroto. Peresmian MMII disertai dengan diadakannya diskusi publik bertema “Hilirisasi Sektor Pertambangan untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”.

    Budi G. Sadikin mengatakan, “MMII diharapkan dapat membantu mendorong dan mempercepat hilirisasi melalui sinergi dengan universitas dan lembaga riset baik di dalam maupun di luar negeri sehingga sektor tambang dan industri dapat memberikan nilai tambah dan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi. MMII juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di dunia pertambangan sehingga dapat mengelola industri tambang dengan lebih baik dan ramah lingkungan.”

    Pada tahun ini, INALUM akan fokus pada pengerjaan empat proyek hilirisasi yang terdiri dari pembangunan pengolahan bauksit menjadi alumina bersama PT Aneka Tambang Tbk di Kalimantan Barat, pembangunan pengolahan batubara menjadi gas dan produk turunan lainnya yang akan dilakukan oleh PT Bukit Asam Tbk di Riau, pembangunan smelter tembaga yang akan dilakukan oleh PT Freeport Indonesia dan penjajakan pengolahan nikel menjadi bahan utama yang dapat digunakan oleh industri baterai.

    Subroto mengatakan, “Saya senang saat diberitahu mengenai MMII dan merasa bangga saat diminta menjadi Advisory Board Chairman. Saya berharap pengalaman dan pengetahuan saya dapat bermanfaat bagi MMII untuk dapat mewujudkan masa depan pertambangan dan industri yang berkelanjutan, dan dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

    Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara INALUM melalu MMII dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian ESDM tentang Kerja Sama Penelitian, Pengembangan, dan Pemanfaatan Teknologi di Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral; dan antara MMII dengan Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Cendrawasih (Uncen) tentang Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan di Bidang Pertambangan, Industri, dan Energi.

    Saat ini MMII juga memiliki kerja sama dengan lembaga riset terkemuka dari Amerika Serikat, Massachusetts Institute of Technology Energy Initiatives (MITEI). Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan teknologi energi rendah karbon dan pertambangan yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan MITEI akan membantu INALUM mengembangkan proyek pertambangan dan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

    Selengkapnya >>
    ...

    January 01, 1970

    Employee Volunteering ala Grup MIND ID: Karyawan Donasi Perusahaan Gandakan

    Jakarta, 27 Agustus 2021 – Memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan RI, BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk mengadakan program Employee Volunteering - SENYAWA Kemerdekaan. Ribuan karyawan Grup MIND ID secara sukarela membeli t-shirt yang disediakan kemudian MIND ID menggandakan jumlah pembelian tersebut.

    Total hasil penjualan t-shirt dan top-up Perusahaan tercatat senilai Rp746 juta yang dikonversi menjadi 1493 paket donasi serta 100 paket vaksinasi. Bantuan akan disalurkan kepada Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang berada disekitar wilayah operasional Grup MIND ID. Simbolis penyerahan bantuan dilakukan secara virtual pada 27 Agustus 2021 kepada Ketua Umum DPP LVRI Laksda TNI Purn Ir. Chaerul Huda, MM

    Direktur Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul Ichdan mengatakan: “Employee volunteering MIND ID merupakan bagian dari gerakan budaya Grup MIND ID sebagai perwujudan Noble Purpose. Perusahaan mendukung kegiatan volunteering karyawan yang juga selaras dengan program tanggung jawab sosial Perusahaan. Keterlibatan ini menunjukkan kepedulian seluruh Insan Grup MIND ID khususnya di bidang sosial.”

    Sebanyak 1087 t-shirt telah dibeli oleh Insan Grup MIND ID dengan total senilai Rp163 juta. Dari jumlah tersebut MIND ID menggandakan nilai pembelian karyawan sehingga total dana menjadi Rp746 juta yang didonasikan dalam bentuk paket SENYAWA Kemerdekaan. Donasi akan didistribusikan kepada LVRI Sumatera Utara, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Papua, dan DPP LVRI Jakarta serta dilengkapi dengan 100 paket vaksinasi COVID-19.

    Ketua Umum DPP LVRI Laksda TNI Purn Ir. Chaerul Huda, MM menyampaikan: “LVRI mengapresiasi inisiasi Insan Grup MIND ID dalam pelaksanaan program SENYAWA Kemerdekaan sehingga dapat berdonasi kepada veteran pejuang khususnya yang terdampak COVID-19. Program ini dimaknai sebagai ungkapan empati dan semangat gotong royong yang membantu satu sama lain yang merupakan bagian dari kultur Bangsa Indonesia yang harus kita jaga bersama. LVRI juga bermaksud untuk memanfaatkan sebagian donasi ini untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 yang lebih membutuhkan sebagai bentuk upaya mendukung program Pemerintah dalam menekan pandemi COVID-19.”

    Program Senyawa merupakan program volunteering yang melibatkan karyawan Grup MIND ID. Program Senyawa dilakukan sebanyak tiga kali dalam setahun. Senyawa satu buku satu kebaikan telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 dan berhasil mengumpulkan donasi lebih dari 4000 buku yang disumbangkan ke Taman Baca di semua wilayah operasional Grup MIND ID.

    Selengkapnya >>