May 20, 2020

MIND ID Raih Kepercayaan Investor Global Dalam Penerbitan Obligasi
...

JAKARTA, 15 Mei 2020: Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), yang biasa disebut MIND ID (Mining Industry Indonesia), telah sukses melakukan pricing atas penerbitan obligasi global senilai total US$2,5 miliar atau setara dengan Rp 37,5 triliun (kurs Rp 15.000 per dollar AS) pada Selasa, 12 Mei 2020. Mengingat kondisi perekonomian dunia yang sedang dilanda krisis akibat pandemi virus Covid-19, keberhasilan ini membuktikan kepercayaan investor internasional kepada MIND ID dan kepada perekonomian Indonesia dalam jangka menengah dan jangka panjang.

Obligasi global tersebut terdiri dari tiga masa jatuh tempo sebagai berikut:
- Senilai US$1 miliar dengan tingkat kupon sebesar 4,750% dan tenor hingga 2025;
- Senilai US$1 miliar dengan tingkat kupon sebesar 5,450% dan tenor hingga 2030; dan
- Senilai US$500 juta dengan tingkat kupon sebesar 5,800% dan tenor hingga 2050.

Pendanaan yang diterima MIND ID dari obligasi tersebut akan digunakan antara lain untuk:
- Pembelian kembali sebagian dari total obligasi senilai US$4 miliar yang pernah diterbitkan Perusahaan pada tahun 2018 (senilai US$1 miliar dengan tingkat kupon sebesar 5,230% dan tenor hingga 2021 dan senilai US$1,25 miliar dengan tingkat kupon sebesar 5,710% dan tenor hingga 2023);
- Akuisisi strategis perusahaan-perusahaan yang dapat mendukung mandat MIND ID; dan
- Membantu pelunasan pembiayaan-pembiayaan yang ada di grup MIND ID.

Direktur Utama MIND ID, Orias Petrus Moedak, mengatakan bahwa keberhasilan penerbitan obligasi terbesar di antara perusahaan pertambangan di Asia ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap prospek jangka panjang MIND ID, yang memiliki fundamental kuat dalam menghadapi situasi ekonomi global yang sulit akibat dampak pandemi COVID-19.

“Dengan tercapainya besaran pendanaan yang dibutuhkan dan target tingkat kupon yang diinginkan, penerbitan obligasi ini memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kemampuan MIND ID dalam mengelola portofolio pembiayaan dan menjaga likuiditas. Perusahaan telah berhasil mengurangi risiko pendanaan kembali dengan memperpanjang rata-rata tenor portfolio pembiayaan dan merendahkan biaya rata-rata pendanaan, sehingga diperkirakan dapat berdampak efisiensi beban bunga,” ujar Orias.

Obligasi yang dipasarkan di Singapura, Hong Kong, London, dan New York ini menjadi salah satu indikasi kepercayaan dunia internasional terhadap MIND ID. Hal tersebut dapat terlihat dalam permintaan akan obligasi ini yang melebihi 6,4 kali dari penawaran yang diumumkan, serta profil investor yang berkualitas di mana lebih dari 75% pemegang obligasi tersebut adalah asset/fund managers.

Keberhasilan pricing atas penerbitan obligasi ini melanjutkan keberhasilan Pemerintah Indonesia dalam menerbitkan obligasi pada masa COVID-19 di bulan April lalu sebesar US$4,3 miliar dan menandakan kembalinya MIND ID pada pasar obligasi global sejak penerbitan obligasi pada tahun 2018.

Dalam penerbitan obligasi ini, MIND ID dibantu oleh BNP Paribas yang berbasis di Perancis, Citigroup Global Markets Inc. di Amerika Serikat dan HSBC Limited di Inggris yang bertindak sebagai Joint Global Coordinators, Joint Bookrunners dan Joint Lead Managers.

Selain itu, DBS Bank Ltd. yang berbasis di Singapura, Mandiri Securities Pte. Ltd. (bagian dari Mandiri Sekuritas) di Singapura, Malayan Banking Berhard (Maybank) di Malaysia, Mizuho Securities Asia Limited, MUFG Securities Asia Limited dan SMBC Nikko Capital Markets Limited yang berbasis di Jepang turut bertindak sebagai Joint Bookrunners dan Joint Lead Managers.

Untuk penerbitan ini, obligasi global MIND ID mendapatkan peringkat Baa2 dari Moody’s dan BBB- dari Fitch. Obligasi ini akan didaftarkan di Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST). Tidak ada aset maupun saham yang dijaminkan oleh Inalum dan anak usaha dalam penerbitan obligasi ini.

“MIND ID terus berkomitmen membangun kehidupan yang lebih sejahtera dan masa depan yang lebih baik bagi bangsa melalui aksi-aksi korporasi dalam pengelolaan sumber daya alam strategis,” ujar Orias.

Tentang MIND ID

Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk pada 27 November 2017 dengan menggunakan PT Indonesia Asahan Aluminimum (Persero) sebagai induk perusahaan yang menaungi empat perusahaan industri tambang terbesar di Indonesia yaitu PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia.

Pada 17 Agustus 2019, Holding Industri Pertambangan bertransformasi menjadi MIND ID (Mining Industry Indonesia). Sampai dengan Desember 2019, MIND ID membukukan Pendapatan Konsolidasi sebesar Rp. 80,6 triliun miliar dan EBITDA Konsolidasi mencapai Rp. 10,7 triliun


Artikel Serupa

...

October 28, 2021

MIND ID Catat Laba Bersih Konsolidasian Rp9,8 Triliun Pada Kuartal 3 Tahun 2021

Jakarta, 28 Oktober 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan di antaranya PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, merealisasikan kinerja keuangan yang positif pada kuartal ke-3 tahun 2021, sampai dengan 30 September 2021 (9M21) dengan mencatat Laba Bersih Konsolidasian sebesar Rp9,8 triliun, atau naik 799% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 di mana Perusahaan mencatat Rugi Bersih Rp1,4 triliun.

CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan: “Sejak awal tahun 2021, MIND ID menempatkan perhatian utama pada aspek operasional Anggota MIND ID. Inovasi operasional dilakukan untuk menghasilkan proses bisnis yang lebih efektif dan efisien dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.”

Perusahaan membukukan total pendapatan sebesar Rp63,8 triliun pada 9M21, lebih tinggi 35% dibandingkan 9M20. Tiga kontributor terbesar pendapatan berasal dari komoditas batubara, emas dan timah. Perusahaan mencatat Net Profit Margin sebesar 15,4%, meningkat dibandingkan capaian 9M20 sebesar -3,0%.

Profitabilitas MIND ID ditunjukkan dengan capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar Rp19,8 triliun pada 9M21, dengan EBITDA Margin sebesar 31,0%, lebih tinggi 179% dari capaian 9M20.

Pada kuartal 4 tahun 2021, Perusahaan akan fokus untuk mendorong tingkat produksi dan penjualan, optimalisasi sinergi Grup MIND ID, mencapai milestone proyek hilirisasi dan menjaga likuiditas Perusahaan.

Operasional Bertanggung jawab

Kinerja Lingkungan

Grup MIND ID telah mengembangkan dan menerapkan inisiatif-inisiatif dekarbonisasi sebagai upaya untuk mengurangi emisi berdasarkan pada proyeksi sampai dengan tahun 2030 Business as Usual dari kegiatan operasi dan produksi, inisiatif-inisiatif yang dikembangkan Grup MIND ID akan mengurangi emisi sebesar 7,2% yang berasal dari pengurangan emisi scope I sebesar 7,4% dan pengurangan emisi scope II sebesar 3,7%.

Grup MIND ID terus melakukan upaya untuk mengimplementasikan inisiatif-inisiatif baru sehingga dapat mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) sebesar 15,8% pada tahun 2030, serta mendukung aspirasi Pemerintah Republik Indonesia untuk mencapai Net Zero pada tahun 2060.

Kinerja Sosial

Grup MIND ID berfokus pada pembinaan UMK Mitra Binaan untuk dapat meningkatkan pendapatannya dan menyerap tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan kelas mitra binaan. Sampai dengan kuartal ke-3 tahun 2021, telah ada 251 mitra binaan dari Grup MIND ID yang naik kelas.

Kinerja Tata Kelola

Selain aspek pengelolaan lingkungan dan pengelolaan sosial, Grup MIND ID berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola Perusahaan dengan menerapkan kebijakan Anti Suap dan Anti Korupsi (ASAK) di seluruh rantai pasokan operasi. Sampai dengan kuartal ke-3 tahun 2021, 99% pegawai Grup MIND ID telah menyelesaikan pelatihan terkait ASAK serta pelatihan Fraud Awareness.

Selengkapnya >>
...

October 13, 2021

Komitmen MIND ID Perkuat Performa Sumber Daya Manusia Sektor Tambang

Jakarta, 13 Oktober 2021 - Untuk mewujudkan keberlanjutan, sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu aspek utama dalam Perusahaan. Talenta suatu organisasi harus cakap mengelola sumber daya yang dimiliki agar nilai tambah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk jangka panjang. Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kapasitas SDM, BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) telah meluluskan 25 peserta Emerging Leaders Development Program (ELDP) Cohort 2 pada Jumat, 8 Oktober 2021 lalu.

Direktur Layanan Strategis MIND ID, Ogi Prastomiyono mengatakan: “ELDP sebagai program pengembangan untuk level BOD-2 top talent Grup MIND ID merupakan wujud komitmen dalam pengembangan SDM Perusahaan. Program ini membentuk calon pemimpin yang selaras dengan budaya AKHLAK dan memiliki kapabilitas untuk menjalankan Noble Purpose MIND ID”.

Program ELDP dimulai sejak September 2019 yang meliputi modul-modul leadership diantaranya: Leading self, Leading strategy and innovation, Leading high performing teams, Strategic decision-making and financial acumen, dan Leading execution. ELDP diperuntukkan bagi Insan Grup MIND ID. Peserta wajib mengikuti kelas baik secara tatap muka maupun secara virtual dengan fasilitator global seperti Wharton School, Darden Business School dan Korn Ferry. Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Perusahaan dalam rangka mewujudkan mandat MIND ID.

MIND ID mendapatkan tiga mandat penting dari pemerintah untuk memajukan dunia pertambangan Indonesia yakni: Mengelola cadangan mineral strategis dan batubara di Indonesia, Agresif melakukan hilirisasi dari sumber daya mineral yang dimiliki, dan menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk itu top talent Grup MIND ID harus memiliki kapabilitas organisasi dan kompetensi individual yang tinggi dalam menjawab mandat tersebut.

Peserta ELDP diharapkan akan menjadi pemimpin yang berwawasan dan memiliki daya saing global, serta dapat memimpin eksekusi inisiatif strategis MIND ID secara efektif. Dalam program ini, peserta telah melalui pembelajaran dengan total durasi 284 jam di kelas, 24 jam sesi presentasi yang memaparkan hasil dari action learning project terkait 8 proyek inisiatif strategis dan di bimbing oleh 6 Executive Project Sponsor.

Untuk dapat menjawab kebutuhan dan tantangan global, peserta menjalani global apprenticeship program ke 5 negara di 15 perusahaan terkemuka selama 3 bulan. Dengan program ELDP, Insan Grup MIND ID tak hanya cakap dalam satu bidang namun dengan program akselerasi ini bisa menjadi talenta yang menguasai banyak bidang. Dengan demikian diharapkan Insan Grup MIND ID akan mampu memastikan keberlanjutan dari sumber daya mineral yang dikelola agar memberikan kontribusi maksimal dalam jangka panjang bagi Indonesia.

Selengkapnya >>