September 24, 2021

Jaga Keberlanjutan, MIND ID Kembangkan SDM Masa Depan
...

BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) mendapatkan tiga mandat penting dari pemerintah untuk memajukan dunia pertambangan Indonesia. Kedepan, MIND ID ingin menjadi pemain di kancah global dalam dunia pertambangan.

Untuk bisa menjadi pemain global, sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu aspek strategis. Talenta Grup MIND ID harus cakap menjawab kebutuhan dan tantangan global. Insan Grup MIND ID harus memastikan keberlanjutan dari sumber daya mineral yang dikelola agar memberikan kontribusi maksimal dalam jangka panjang bagi Indonesia.

Direktur Layanan Strategis MIND ID Ogi Prastomiyono menjelaskan tiga mandat utama dari pemerintah ke MIND ID, pertama adalah mengelola cadangan mineral strategis dan batubara yang ada di Indonesia. Indonesia punya banyak cadangan mineral dan batubara yang masih berumur panjang. "Tapi apakah kita mampu mengelola cadangan tersebut atau tidak? Itu yang harus dijawab dan dilakukan MIND ID kedepan," ujar Ogi.

Namun, mengelola saja tidak cukup saat ini. Dulu Indonesia hanya menambang saja. Lalu mengekspor material mentah tersebut ke pasar luar negeri. Sayangnya, setelah diolah di luar negeri, nilainya makin tinggi kemudian masuk lagi ke Indonesia.

"Pemerintah ingin MIND ID agresif melakukan hilirisasi dari sumber daya mineral yang dimiliki, untuk meningkatkan nilai tambah bagi negara" ujar Ogi.

Ogi menjelaskan jika merujuk GDP, angka kontribusi galian hanya tujuh sampai delapan persen saja. Padahal, jika di dalam negeri kita bisa melakukan prosesing minimal barang setengah jadi atau sampai pada end user maka nilainya bisa naik empat sampai lima kali lipat. Untuk itu MIND ID diberikan mandat yang kedua yakni mendorong hilirisasi.

Mandat ketiga, dalam melakukan operasional harus bisa efisien dan efektif. Poin ketiga ini menjadi pilar penting dalam industri pertambangan agar hasil dari pengolahan yang dilakukan bisa memiliki nilai ekonomi yang bersaing di dunia internasional.

"Untuk bisa menjawab tiga mandat tersebut, perlu kapabilitas organisasi dan kompetensi individual yang cakap" ujar Ogi.

Ogi pun menjelaskan perlu upaya internal untuk bisa mempersiapkan individu yang terampil yang cakap menjawab tiga mandat tersebut.

"Sejak 2019 kami menyelenggarakan dua program pengembangan SDM. Senior Leader Development Program (SLDP) dan Emerging Leaders Development Program (ELDP)," ujar Ogi.

SLDP sendiri kata Ogi adalah mempersiapkan individu yang berada di posisi satu tingkat di bawah direksi di semua Anggota MIND ID agar menjadi pemimpin yang cakap. Ada banyak tenaga ahli di dalam MIND ID misalnya ahli dalam bidang smleter, ahli dalam bidang penjualan ataupun operasional pertambangan.

"Namun sebagai direksi, ahli dalam satu bidang saja tidak cukup. Untuk kelak bisa menjadi direksi di anak usaha ataupun cucu usaha MIND ID, individu harus terampil dalam menjalankan sebuah bisnis," ujar Ogi.

Maka, MIND ID pun sejak 2019 lalu membuka kelas SLDP ini yang berdurasi selama sembilan bulan. Para individu yang masuk program SLDP ini akan mengikuti kelas dan sekaligus melakukan action learning project. "Sebelum pandemi, peserta selama dua pekan ditempatkan ke perusahaan multinasional di luar negeri untuk belajar bagaimana menjalankan sebuah perusahaan besar," ujar Ogi.

Ogi pun menceritakan SDM bertalenta ini tak jarang mulanya kurang percaya diri atas potensinya. Namun, setelah melalui program ini kepercayaan diri mereka meningkat karena wawasan dan pengalamannya bertambah setelah melakukan studi banding dan pengasahan talenta.

Program ini kata Ogi sudah berjalan dan sudah menghasilkan individu yang mumpuni untuk menjadi calon pemimpin masa depan MIND ID.

"Hasilnya cukup terbukti. Dari SLDP, ada yang sudah jadi direksi di ANTAM dan TIMAH. Beberapa lulusan program SLDP sekarang sedang menjalankan anak usaha dan cucu usaha di Grup MIND ID. Mereka wawasannya sudah lengkap. Aspek teknikal, manajerial dan juga soft skill" ujar Ogi.

Sedangkan program lainnya adalah Emerging Leader Development Program (ELDP). Program ini dikhususkan bagi individu yang berada di posisi dua tingkat di bawah direksi. Dalam satu periode, MIND ID memberikan kesempatan bagi 25 karyawan yang bisa ditingkatkan kemampuannya untuk menjadi direksi di masa depan.

"ELDP lebih banyak ditujukan kepada milenial. Tak hanya bagi mereka yang bekerja di kantor saja, tetapi juga para operator dan penanggung jawab di wilayah operasional pertambangan" ujar Ogi.

Program ELDP ini berdurasi selama satu tahun. Sembari melakukan pekerjaan sesuai job description mereka saat ini, peserta ELDP wajib mengikuti kelas secara online untuk program pengayaan kemampuan. Nantinya, setelah kelas peningkatan soft skill, peserta akan ditempatkan di perusahaan multinasional selama tiga bulan.

"Tidak hanya dikelas tapi ada action learning project. Para peserta ELDP, selama tiga bulan di perusahaan global akan belajar bagimana menjalankan perusahaan," ujar Ogi.

Peserta yang berada di wilayah remote sekalipun memiliki kesempatan yang sama. Mereka wajib mengikuti kelas secara online dan belajar melalui model yang ada di dalam sebuah platform pengembangan SDM bernama EMS.

Ogi berharap melalui dua program internal development ini MIND ID kedepan punya talenta yang siap untuk membawa perusahaan lebih maju kedepannya. Tak hanya cakap dalam satu bidang namun individu yang mengikuti dua program akselerasi ini bisa menjadi talenta yang menguasai banyak bidang. Dua program ini akan terus dilaksanakan oleh MIND ID.


Artikel Serupa

...

October 28, 2021

MIND ID Catat Laba Bersih Konsolidasian Rp9,8 Triliun Pada Kuartal 3 Tahun 2021

Jakarta, 28 Oktober 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan di antaranya PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, merealisasikan kinerja keuangan yang positif pada kuartal ke-3 tahun 2021, sampai dengan 30 September 2021 (9M21) dengan mencatat Laba Bersih Konsolidasian sebesar Rp9,8 triliun, atau naik 799% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 di mana Perusahaan mencatat Rugi Bersih Rp1,4 triliun.

CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan: “Sejak awal tahun 2021, MIND ID menempatkan perhatian utama pada aspek operasional Anggota MIND ID. Inovasi operasional dilakukan untuk menghasilkan proses bisnis yang lebih efektif dan efisien dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.”

Perusahaan membukukan total pendapatan sebesar Rp63,8 triliun pada 9M21, lebih tinggi 35% dibandingkan 9M20. Tiga kontributor terbesar pendapatan berasal dari komoditas batubara, emas dan timah. Perusahaan mencatat Net Profit Margin sebesar 15,4%, meningkat dibandingkan capaian 9M20 sebesar -3,0%.

Profitabilitas MIND ID ditunjukkan dengan capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar Rp19,8 triliun pada 9M21, dengan EBITDA Margin sebesar 31,0%, lebih tinggi 179% dari capaian 9M20.

Pada kuartal 4 tahun 2021, Perusahaan akan fokus untuk mendorong tingkat produksi dan penjualan, optimalisasi sinergi Grup MIND ID, mencapai milestone proyek hilirisasi dan menjaga likuiditas Perusahaan.

Operasional Bertanggung jawab

Kinerja Lingkungan

Grup MIND ID telah mengembangkan dan menerapkan inisiatif-inisiatif dekarbonisasi sebagai upaya untuk mengurangi emisi berdasarkan pada proyeksi sampai dengan tahun 2030 Business as Usual dari kegiatan operasi dan produksi, inisiatif-inisiatif yang dikembangkan Grup MIND ID akan mengurangi emisi sebesar 7,2% yang berasal dari pengurangan emisi scope I sebesar 7,4% dan pengurangan emisi scope II sebesar 3,7%.

Grup MIND ID terus melakukan upaya untuk mengimplementasikan inisiatif-inisiatif baru sehingga dapat mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) sebesar 15,8% pada tahun 2030, serta mendukung aspirasi Pemerintah Republik Indonesia untuk mencapai Net Zero pada tahun 2060.

Kinerja Sosial

Grup MIND ID berfokus pada pembinaan UMK Mitra Binaan untuk dapat meningkatkan pendapatannya dan menyerap tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan kelas mitra binaan. Sampai dengan kuartal ke-3 tahun 2021, telah ada 251 mitra binaan dari Grup MIND ID yang naik kelas.

Kinerja Tata Kelola

Selain aspek pengelolaan lingkungan dan pengelolaan sosial, Grup MIND ID berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola Perusahaan dengan menerapkan kebijakan Anti Suap dan Anti Korupsi (ASAK) di seluruh rantai pasokan operasi. Sampai dengan kuartal ke-3 tahun 2021, 99% pegawai Grup MIND ID telah menyelesaikan pelatihan terkait ASAK serta pelatihan Fraud Awareness.

Selengkapnya >>
...

October 13, 2021

Komitmen MIND ID Perkuat Performa Sumber Daya Manusia Sektor Tambang

Jakarta, 13 Oktober 2021 - Untuk mewujudkan keberlanjutan, sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu aspek utama dalam Perusahaan. Talenta suatu organisasi harus cakap mengelola sumber daya yang dimiliki agar nilai tambah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk jangka panjang. Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kapasitas SDM, BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) telah meluluskan 25 peserta Emerging Leaders Development Program (ELDP) Cohort 2 pada Jumat, 8 Oktober 2021 lalu.

Direktur Layanan Strategis MIND ID, Ogi Prastomiyono mengatakan: “ELDP sebagai program pengembangan untuk level BOD-2 top talent Grup MIND ID merupakan wujud komitmen dalam pengembangan SDM Perusahaan. Program ini membentuk calon pemimpin yang selaras dengan budaya AKHLAK dan memiliki kapabilitas untuk menjalankan Noble Purpose MIND ID”.

Program ELDP dimulai sejak September 2019 yang meliputi modul-modul leadership diantaranya: Leading self, Leading strategy and innovation, Leading high performing teams, Strategic decision-making and financial acumen, dan Leading execution. ELDP diperuntukkan bagi Insan Grup MIND ID. Peserta wajib mengikuti kelas baik secara tatap muka maupun secara virtual dengan fasilitator global seperti Wharton School, Darden Business School dan Korn Ferry. Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Perusahaan dalam rangka mewujudkan mandat MIND ID.

MIND ID mendapatkan tiga mandat penting dari pemerintah untuk memajukan dunia pertambangan Indonesia yakni: Mengelola cadangan mineral strategis dan batubara di Indonesia, Agresif melakukan hilirisasi dari sumber daya mineral yang dimiliki, dan menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk itu top talent Grup MIND ID harus memiliki kapabilitas organisasi dan kompetensi individual yang tinggi dalam menjawab mandat tersebut.

Peserta ELDP diharapkan akan menjadi pemimpin yang berwawasan dan memiliki daya saing global, serta dapat memimpin eksekusi inisiatif strategis MIND ID secara efektif. Dalam program ini, peserta telah melalui pembelajaran dengan total durasi 284 jam di kelas, 24 jam sesi presentasi yang memaparkan hasil dari action learning project terkait 8 proyek inisiatif strategis dan di bimbing oleh 6 Executive Project Sponsor.

Untuk dapat menjawab kebutuhan dan tantangan global, peserta menjalani global apprenticeship program ke 5 negara di 15 perusahaan terkemuka selama 3 bulan. Dengan program ELDP, Insan Grup MIND ID tak hanya cakap dalam satu bidang namun dengan program akselerasi ini bisa menjadi talenta yang menguasai banyak bidang. Dengan demikian diharapkan Insan Grup MIND ID akan mampu memastikan keberlanjutan dari sumber daya mineral yang dikelola agar memberikan kontribusi maksimal dalam jangka panjang bagi Indonesia.

Selengkapnya >>