December 03, 2019

Dorong Kemajuan Inovasi Dunia Pertambangan Indonesia, INALUM Selenggarakan Research Award Competition Siapkan Rp 3 Miliar untuk Penelitian dan Inovasi dari Putra-Putri Terbaik Bangsa
...

Jakarta, 19 Juli 2019 – Institut Industri Tambang dan Mineral atau Mining and Minerals Industry Institute (MMII) yang digagas Holding Industri Pertambangan PT INALUM (persero) menggelar Research Award Competition 2019. Lomba ini bertujuan untuk mendorong minat penelitian dan inovasi dengan objek dunia industri pertambangan Indonesia.

Melalui Research Award Competition 2019, INALUM berusaha menyaring ide-ide inovatif terkait pengelolaan sumber daya alam dan cadangan nasional yang selaras dengan kebutuhan industri pertambangan yang efisien dan ramah lingkungan. Lomba ini bertujuan untuk mendorong para akademisi di Indonesia untuk meningkatkan kualitas penelitian di bidang eksplorasi, pertambangan dan hilirisasi minerba.

Budi Gunadi Sadikin Direktur Utama PT INALUM (persero), menyatakan bahwa INALUM memiliki tanggung jawab moral dalam hal pengembangan teknologi dan pengelolaan sumber daya Indonesia demi kemajuan dan manfaat yang berkelanjutan bagi negara. “Menuju kemajuan pertambangan Indonesia, penting bagi INALUM untuk terus mendorong penelitian dan inovasi karena itu merupakan hal utama perusahaan ini terus maju dan berkembang menuju perusahaan kelas dunia. Tanpa adanya riset dan inovasi, perusahaan tidak akan sustain. Hal ini sejalan dengan mandat ketiga yang diberikan pemerintah kepada kami yakni menjadi World Class Company ,” ujar Budi.

Ada empat kategori dalam Research Award Competition 2019 yaitu Eksplorasi Minerba, Pertambangan Minerba, Hilirisasi Minerba, dan Sisa Pengolahan dan Produk Samping. Keseluruhan tahapan dimulai dari tahap registrasi melalui website, tahap seleksi proposal penelitian, hingga  tahap monitoring, yang seluruh informasinya bisa diakses publik dengan masuk ke website kompetisi https://www.mmii-award.id/

Research Award Competition 2019 menyediakan total pendanaan hingga Rp 3 miliar untuk 3 proposal yang dianggap dapat memberikan inovasi dan penelitian terbaik sesuai penilaian Dewan Juri. Selain itu, PT INALUM juga akan memberikan pendampingan agar penelitian dan inovasi yang diajukan bisa dikembangkan sampai dengan skala industri.

Direktur Mining and Metals Industry Indonesia (MMII), Ratih Amri, menyatakan bahwa kompetisi ini  merupakan kesempatan emas bagi putra-putri terbaik bangsa yang memiliki minat dalam hal industri pertambangan untuk dapat mempresentasikan hasil inovasi dan penelitiannya di depan para pakar dunia pertambangan Indonesia.

“Research Award Competition akan memberikan hasil penelitian baru yang tentunya memberikan manfaat besar bagi industri pertambangan Indonesia ke depannya. Hal ini terlihat dari yang duduk sebagai Dewan Juri yang merupakan orang-orang terbaik dan kompeten di bidangnya,” Ratih menuturkan.

Para pakar industri pertambangan yang akan menjadi juri dalam Research Award Competition 2019 antara lain Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah, SE, M.Sc (PT INALUM Persero), Prof Dr. Ir. Irwandy Arif (Indonesian Mining Institute), Dr. Himawan Tri Bayu M.P, M.Eng (Universitas Gadjah Mada), Prof. Dr. Ir. Bambang Sunendar (Institut Teknologi Bandung), Prof. Dr. Ir. Bambang Suharno (Universitas Indonesia), Dr. Ir. R. Sukhyar (PERHAPI), Ir. Adi Maryono, M.Sc. (IAGI), dan Ir. Wahyu Sunyoto, M.Sc. (PT INALUM Persero).


Artikel Serupa

...

October 28, 2021

MIND ID Catat Laba Bersih Konsolidasian Rp9,8 Triliun Pada Kuartal 3 Tahun 2021

Jakarta, 28 Oktober 2021 - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan di antaranya PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, merealisasikan kinerja keuangan yang positif pada kuartal ke-3 tahun 2021, sampai dengan 30 September 2021 (9M21) dengan mencatat Laba Bersih Konsolidasian sebesar Rp9,8 triliun, atau naik 799% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 di mana Perusahaan mencatat Rugi Bersih Rp1,4 triliun.

CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan: “Sejak awal tahun 2021, MIND ID menempatkan perhatian utama pada aspek operasional Anggota MIND ID. Inovasi operasional dilakukan untuk menghasilkan proses bisnis yang lebih efektif dan efisien dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.”

Perusahaan membukukan total pendapatan sebesar Rp63,8 triliun pada 9M21, lebih tinggi 35% dibandingkan 9M20. Tiga kontributor terbesar pendapatan berasal dari komoditas batubara, emas dan timah. Perusahaan mencatat Net Profit Margin sebesar 15,4%, meningkat dibandingkan capaian 9M20 sebesar -3,0%.

Profitabilitas MIND ID ditunjukkan dengan capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar Rp19,8 triliun pada 9M21, dengan EBITDA Margin sebesar 31,0%, lebih tinggi 179% dari capaian 9M20.

Pada kuartal 4 tahun 2021, Perusahaan akan fokus untuk mendorong tingkat produksi dan penjualan, optimalisasi sinergi Grup MIND ID, mencapai milestone proyek hilirisasi dan menjaga likuiditas Perusahaan.

Operasional Bertanggung jawab

Kinerja Lingkungan

Grup MIND ID telah mengembangkan dan menerapkan inisiatif-inisiatif dekarbonisasi sebagai upaya untuk mengurangi emisi berdasarkan pada proyeksi sampai dengan tahun 2030 Business as Usual dari kegiatan operasi dan produksi, inisiatif-inisiatif yang dikembangkan Grup MIND ID akan mengurangi emisi sebesar 7,2% yang berasal dari pengurangan emisi scope I sebesar 7,4% dan pengurangan emisi scope II sebesar 3,7%.

Grup MIND ID terus melakukan upaya untuk mengimplementasikan inisiatif-inisiatif baru sehingga dapat mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) sebesar 15,8% pada tahun 2030, serta mendukung aspirasi Pemerintah Republik Indonesia untuk mencapai Net Zero pada tahun 2060.

Kinerja Sosial

Grup MIND ID berfokus pada pembinaan UMK Mitra Binaan untuk dapat meningkatkan pendapatannya dan menyerap tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan kelas mitra binaan. Sampai dengan kuartal ke-3 tahun 2021, telah ada 251 mitra binaan dari Grup MIND ID yang naik kelas.

Kinerja Tata Kelola

Selain aspek pengelolaan lingkungan dan pengelolaan sosial, Grup MIND ID berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola Perusahaan dengan menerapkan kebijakan Anti Suap dan Anti Korupsi (ASAK) di seluruh rantai pasokan operasi. Sampai dengan kuartal ke-3 tahun 2021, 99% pegawai Grup MIND ID telah menyelesaikan pelatihan terkait ASAK serta pelatihan Fraud Awareness.

Selengkapnya >>
...

October 13, 2021

Komitmen MIND ID Perkuat Performa Sumber Daya Manusia Sektor Tambang

Jakarta, 13 Oktober 2021 - Untuk mewujudkan keberlanjutan, sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu aspek utama dalam Perusahaan. Talenta suatu organisasi harus cakap mengelola sumber daya yang dimiliki agar nilai tambah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk jangka panjang. Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kapasitas SDM, BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) telah meluluskan 25 peserta Emerging Leaders Development Program (ELDP) Cohort 2 pada Jumat, 8 Oktober 2021 lalu.

Direktur Layanan Strategis MIND ID, Ogi Prastomiyono mengatakan: “ELDP sebagai program pengembangan untuk level BOD-2 top talent Grup MIND ID merupakan wujud komitmen dalam pengembangan SDM Perusahaan. Program ini membentuk calon pemimpin yang selaras dengan budaya AKHLAK dan memiliki kapabilitas untuk menjalankan Noble Purpose MIND ID”.

Program ELDP dimulai sejak September 2019 yang meliputi modul-modul leadership diantaranya: Leading self, Leading strategy and innovation, Leading high performing teams, Strategic decision-making and financial acumen, dan Leading execution. ELDP diperuntukkan bagi Insan Grup MIND ID. Peserta wajib mengikuti kelas baik secara tatap muka maupun secara virtual dengan fasilitator global seperti Wharton School, Darden Business School dan Korn Ferry. Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Perusahaan dalam rangka mewujudkan mandat MIND ID.

MIND ID mendapatkan tiga mandat penting dari pemerintah untuk memajukan dunia pertambangan Indonesia yakni: Mengelola cadangan mineral strategis dan batubara di Indonesia, Agresif melakukan hilirisasi dari sumber daya mineral yang dimiliki, dan menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk itu top talent Grup MIND ID harus memiliki kapabilitas organisasi dan kompetensi individual yang tinggi dalam menjawab mandat tersebut.

Peserta ELDP diharapkan akan menjadi pemimpin yang berwawasan dan memiliki daya saing global, serta dapat memimpin eksekusi inisiatif strategis MIND ID secara efektif. Dalam program ini, peserta telah melalui pembelajaran dengan total durasi 284 jam di kelas, 24 jam sesi presentasi yang memaparkan hasil dari action learning project terkait 8 proyek inisiatif strategis dan di bimbing oleh 6 Executive Project Sponsor.

Untuk dapat menjawab kebutuhan dan tantangan global, peserta menjalani global apprenticeship program ke 5 negara di 15 perusahaan terkemuka selama 3 bulan. Dengan program ELDP, Insan Grup MIND ID tak hanya cakap dalam satu bidang namun dengan program akselerasi ini bisa menjadi talenta yang menguasai banyak bidang. Dengan demikian diharapkan Insan Grup MIND ID akan mampu memastikan keberlanjutan dari sumber daya mineral yang dikelola agar memberikan kontribusi maksimal dalam jangka panjang bagi Indonesia.

Selengkapnya >>